Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saudi Rilis Discover Makkah, Cek Lokasi Bersejarah di Makkah Jadi Lebih Mudah

Kompas.com, 29 April 2026, 15:03 WIB
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Upaya meningkatkan kenyamanan ibadah dan kunjungan ke Tanah Suci terus dilakukan pemerintah Arab Saudi.

Terbaru, Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci meluncurkan platform digital bernama Discover Makkah, sebuah panduan pintar yang dirancang untuk memudahkan jamaah haji dan pengunjung menjelajahi kota suci secara lebih terarah, informatif, dan modern.

Peluncuran ini menjadi bagian dari transformasi digital yang lebih luas dalam pengelolaan kota Makkah, sekaligus memperkuat layanan berbasis teknologi bagi jutaan jamaah yang datang setiap tahun.

Platform Terpadu untuk Pengalaman Ibadah yang Lebih Baik

Melansir dari Arab News, Platform Discover Makkah hadir sebagai pusat informasi resmi yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan pengunjung dalam satu kanal.

Tidak hanya menyediakan data dasar, platform ini dirancang untuk membantu pengguna sejak tahap perencanaan perjalanan hingga pelaksanaan ibadah di lapangan.

Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengakses:

  • Situs bersejarah Islam dan landmark budaya
  • Museum serta tempat edukasi keislaman
  • Peta interaktif dan navigasi pintar
  • Perencana perjalanan berbasis kebutuhan jamaah

Dengan pendekatan ini, jamaah tidak lagi bergantung pada berbagai sumber yang terpisah. Semua informasi telah dikurasi dalam satu sistem yang terverifikasi dan diperbarui secara berkala.

Baca juga: Jemaah Haji Mulai Kirim Oleh-oleh ke Indonesia via Kargo, Berapa Tarifnya?

Transformasi Digital dalam Pengelolaan Kota Suci

CEO Komisi Kerajaan, Saleh Al-Rasheed, menegaskan bahwa platform ini bukan sekadar aplikasi informasi, tetapi bagian dari strategi besar pengelolaan destinasi religius.
Menurutnya, Discover Makkah dirancang untuk:

  • Menyederhanakan akses informasi
  • Meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung
  • Mengintegrasikan konten sejarah, budaya, dan layanan publik
  • Menyediakan sistem yang ramah pengguna dan mudah diakses

Pendekatan ini menunjukkan bagaimana teknologi kini menjadi bagian penting dalam pengelolaan kota suci, tanpa menghilangkan nilai spiritual yang menjadi inti utama.

Mengangkat Warisan Sejarah dan Peradaban Islam

Salah satu keunggulan platform ini adalah kemampuannya menampilkan kekayaan sejarah Makkah secara digital.

Pengguna dapat menjelajahi berbagai situs yang memiliki kaitan langsung dengan perjalanan Nabi Muhammad dan perkembangan awal Islam.

Dalam kajian sejarah Islam, seperti dijelaskan dalam buku The Life of Muhammad karya Ibn Ishaq, Makkah bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga titik awal transformasi peradaban Islam.

Melalui digitalisasi ini, warisan tersebut tidak hanya dilestarikan, tetapi juga diperkenalkan kepada generasi modern dengan cara yang lebih interaktif.

Baca juga: 260 Jemaah dari Iran Mulai Tiba di Arab Saudi untuk Laksanakan Ibadah Haji

Menyasar Jamaah, Peneliti, hingga Kreator Konten

Menariknya, platform ini tidak hanya ditujukan bagi jamaah haji dan umrah. Discover Makkah juga menyasar:

  • Warga lokal dan penduduk
  • Peneliti dan akademisi
  • Pembuat konten dan edukator

Mereka dapat mengakses data, gambar, dan informasi yang telah diverifikasi untuk keperluan edukasi maupun produksi konten. Hal ini menjadikan platform tersebut sebagai sumber referensi yang kredibel dan multifungsi.

Sejalan dengan Visi Saudi 2030

Peluncuran Discover Makkah merupakan bagian dari implementasi Saudi Vision 2030, yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk dalam sektor keagamaan dan pariwisata religi.

Dalam dokumen resmi visi tersebut, pemerintah Saudi menargetkan peningkatan signifikan dalam pengalaman jamaah, baik dari sisi fasilitas, akses informasi, maupun kenyamanan selama beribadah.

Digitalisasi layanan seperti ini menjadi salah satu langkah konkret untuk mencapai tujuan tersebut.

Baca juga: Doa dan Cara Meraih Haji Mabrur yang diharapkan Seluruh Jemaah Serta Tanda-Tandanya Setelah Kepulangan

Era Baru Ibadah di Tengah Teknologi

Kehadiran platform digital di kota suci seperti Makkah menunjukkan perubahan zaman yang tidak bisa dihindari. Namun, yang menarik, perubahan ini tidak menggeser esensi ibadah, justru memperkuatnya.

Dengan informasi yang lebih mudah diakses, jamaah dapat lebih fokus pada tujuan utama mereka, yaitu beribadah dengan khusyuk dan memahami makna spiritual perjalanan yang dijalani.

Antara Tradisi dan Inovasi

Makkah selalu menjadi pusat spiritual umat Islam sejak berabad-abad lalu. Kini, dengan hadirnya teknologi seperti Discover Makkah, kota suci ini memasuki babak baru, menggabungkan tradisi yang sakral dengan inovasi modern.

Bagi jutaan umat Islam di seluruh dunia, ini bukan sekadar aplikasi. Ia adalah jembatan antara masa lalu dan masa depan, antara sejarah dan pengalaman, antara perjalanan fisik dan pencarian spiritual.

Dan mungkin, di tengah keramaian ibadah haji dan umrah, panduan digital ini menjadi penunjuk arah yang tidak hanya membawa langkah, tetapi juga memperdalam makna perjalanan itu sendiri.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Hukum Berjabat Tangan Setelah Shalat Berjamaah, Adakah Tuntunannya?
Hukum Berjabat Tangan Setelah Shalat Berjamaah, Adakah Tuntunannya?
Aktual
Kemenag Perpanjang Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 hingga 14 September, Cek Cara Daftarnya
Kemenag Perpanjang Pendaftaran Beasiswa Zakat 2026 hingga 14 September, Cek Cara Daftarnya
Aktual
Beasiswa Zakat Kemenag 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Bisa Daftar hingga 14 September
Beasiswa Zakat Kemenag 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Bisa Daftar hingga 14 September
Aktual
Tulisan Assalamualaikum yang Benar: Arab, Latin, Arti, dan Jawabannya
Tulisan Assalamualaikum yang Benar: Arab, Latin, Arti, dan Jawabannya
Doa Harian
Kemenag: Persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang Sudah 100 Persen
Kemenag: Persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang Sudah 100 Persen
Aktual
MTQ Nasional XXXI 2026 Jadi Momentum Kenalkan Al Quran Isyarat kepada Masyarakat
MTQ Nasional XXXI 2026 Jadi Momentum Kenalkan Al Quran Isyarat kepada Masyarakat
Aktual
Ijazah Kubro Dalailul Khairat: Menjaga Tradisi Tirakat dan Wirid di Kalangan Nahdliyin
Ijazah Kubro Dalailul Khairat: Menjaga Tradisi Tirakat dan Wirid di Kalangan Nahdliyin
Aktual
 5 Rukun Islam Secara Berurutan, Lengkap dengan Pengertian dan Maknanya
5 Rukun Islam Secara Berurutan, Lengkap dengan Pengertian dan Maknanya
Doa Harian
 Niat Mandi Junub Wanita: Arab, Latin, Penyebab, dan Tata Caranya
Niat Mandi Junub Wanita: Arab, Latin, Penyebab, dan Tata Caranya
Doa Harian
Doa Tahiyat Akhir: Arab, Latin, Arti, dan Urutan Bacaan yang Benar
Doa Tahiyat Akhir: Arab, Latin, Arti, dan Urutan Bacaan yang Benar
Doa Harian
Hoegeng dalam Islam: Ketika Kejujuran, Amanah, dan Kesederhanaan Menjadi Jalan Pengabdian
Hoegeng dalam Islam: Ketika Kejujuran, Amanah, dan Kesederhanaan Menjadi Jalan Pengabdian
Aktual
Doa Orang Meninggal Laki-Laki: Arab, Latin, Arti, dan Waktu Membacanya
Doa Orang Meninggal Laki-Laki: Arab, Latin, Arti, dan Waktu Membacanya
Doa Harian
Allahumma Yassir Wala Tu'assir Artinya Apa? Arab, Latin, dan Maknanya
Allahumma Yassir Wala Tu'assir Artinya Apa? Arab, Latin, dan Maknanya
Doa Harian
Niat Sholat Ashar di Waktu Maghrib: Hukum Qodho dan Tata Caranya
Niat Sholat Ashar di Waktu Maghrib: Hukum Qodho dan Tata Caranya
Doa Harian
Profil KH Ahmad Fudholi, Penceramah Kondang Meninggal Usai Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak
Profil KH Ahmad Fudholi, Penceramah Kondang Meninggal Usai Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar