Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Putra-putra Ali Khamenei Iringi Shalat Jenazah, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Masih Tak Muncul

Kompas.com, 6 Juli 2026, 10:36 WIB
Farid Assifa

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com – Tiga putra mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menghadiri salat jenazah ayah mereka di Teheran, Minggu (5/7/2026). Namun, Mojtaba Khamenei yang telah menggantikan posisi ayahnya sebagai pemimpin tertinggi Iran kembali tidak terlihat di hadapan publik.

Televisi pemerintah Iran menayangkan Mostafa, Meysam, dan Masoud Khamenei berdiri di belakang peti jenazah Ayatollah Ali Khamenei serta empat anggota keluarga lainnya di kompleks keagamaan Imam Khomeini Grand Mosalla, Teheran.

Ayatollah Ali Khamenei bersama sejumlah anggota keluarganya tewas dalam serangan udara pada 28 Februari 2026 ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap Iran. Konflik yang berlangsung selama beberapa bulan itu berakhir dengan gencatan senjata yang masih rapuh.

Baca juga: Perbedaan Ayat Al-Quran yang Diperdengarkan untuk Delegasi Asing di Pemakaman Ali Khamenei Picu Perdebatan

Prosesi pemakaman menjadi bagian dari rangkaian penghormatan nasional yang digelar selama sepekan. Pemerintah Iran juga berencana membawa jenazah Khamenei ke sejumlah kota suci Syiah di Irak sebelum dimakamkan di Iran.

Sehari sebelumnya, peti jenazah Khamenei dipamerkan di bawah pelindung kaca bersama peti jenazah putrinya, menantu laki-laki, menantu perempuan, dan cucunya yang masih berusia 14 bulan. Ribuan pejabat tinggi Iran dan tamu asing telah memberikan penghormatan terakhir.

Pada Minggu, puluhan ribu pelayat kembali memadati kompleks Mosalla. Mereka terdiri atas anggota militer, mahasiswa seminari, hingga masyarakat umum yang membawa bendera bertuliskan seruan balas dendam terhadap Amerika Serikat dan Israel. Massa juga mengikuti doa bersama di kompleks yang dinamai sesuai pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Meski menjadi perhatian utama publik, Mojtaba Khamenei belum juga muncul dalam seluruh rangkaian pemakaman. Menurut sejumlah sumber yang dekat dengan lingkaran dalam kepemimpinan Iran, Mojtaba mengalami luka serius dalam serangan yang menewaskan ayahnya.

Laporan menyebut wajah Mojtaba mengalami cedera dan ia mengalami luka berat pada satu atau kedua kakinya akibat serangan udara tersebut.

Ketiadaan Mojtaba mengecewakan sebagian pelayat yang berharap dapat melihat pemimpin tertinggi Iran yang baru.

"Sampai detik terakhir sebelum salat dimulai, saya terus mengatakan kepada orang-orang di sekitar saya bahwa saya berharap Mojtaba Khamenei datang. Itu satu-satunya harapan kami," kata seorang pelayat perempuan kepada kantor berita semi-resmi Tasnim.

Di tengah suasana duka, pemerintah Iran menyatakan gencatan senjata yang dicapai bersama Washington akan membuka jalan bagi pemulihan ekonomi melalui pencairan aset Iran di luar negeri dan pelonggaran sejumlah sanksi keuangan.

Selama konflik berlangsung, lebih dari 3.000 orang dilaporkan tewas, termasuk sejumlah pejabat tinggi sipil dan komandan militer Iran. Berbagai pangkalan militer serta infrastruktur strategis juga mengalami kerusakan besar.

Meski demikian, pemerintah Iran mengklaim berhasil menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dan mengendalikan Selat Hormuz, yang sempat memicu lonjakan harga energi dunia.

Baca juga: Ayat Al-Quran yang Tentang Perang Badar Diperdengarkan di Pemakaman Ali Khamenei

Rangkaian pemakaman akan berlanjut dengan prosesi besar di pusat Kota Teheran pada Senin (6/7/2026), sebelum jenazah dibawa ke Kota Qom pada Selasa. Selanjutnya, jenazah akan diterbangkan ke kota-kota suci Syiah di Irak, yakni Najaf dan Karbala, sebelum kembali ke Iran untuk prosesi terakhir di Mashhad.

Pemerintah Iran menargetkan jutaan warga mengikuti prosesi penghormatan tersebut dengan menyediakan transportasi, makanan, dan akomodasi bagi para pelayat.

Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, Teheran, Pemakaman Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, Timur Tengah, Amerika Serikat, Israel, Konflik Iran, Masoud Pezeshkian, Imam Khomeini Grand Mosalla, Najaf, Karbala, Reuters

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
1.344 Calon Petugas Haji Ikuti Tes CAT Serentak di 35 Titik BKN
1.344 Calon Petugas Haji Ikuti Tes CAT Serentak di 35 Titik BKN
Aktual
Haedar Nashir Ungkap Alasan Muhammadiyah Tidak Memiliki Dewan Syuro
Haedar Nashir Ungkap Alasan Muhammadiyah Tidak Memiliki Dewan Syuro
Aktual
Doa Menghadapi Bencana: Gempa, Banjir, hingga Gunung Meletus
Doa Menghadapi Bencana: Gempa, Banjir, hingga Gunung Meletus
Doa Harian
Aktivis Muda NU Hendriyanto Attan Raih Gelar Kehormatan dari Keraton Surakarta
Aktivis Muda NU Hendriyanto Attan Raih Gelar Kehormatan dari Keraton Surakarta
Aktual
Dua Patung Bunda Maria Bernuansa Nusantara yang Memikat Putri Mahkota Swedia
Dua Patung Bunda Maria Bernuansa Nusantara yang Memikat Putri Mahkota Swedia
Aktual
Muhammadiyah Tangani 3.702 Korban Gempa NTT, ISPA Jadi Keluhan Terbanyak
Muhammadiyah Tangani 3.702 Korban Gempa NTT, ISPA Jadi Keluhan Terbanyak
Aktual
Pendidikan 24 Jam ala Pesantren Dinilai Relevan dengan Kebutuhan Zaman, Mengapa?
Pendidikan 24 Jam ala Pesantren Dinilai Relevan dengan Kebutuhan Zaman, Mengapa?
Aktual
Apa Itu Fikih Sosial KH Ali Yafie? Memahami Agama dari Persoalan Masyarakat
Apa Itu Fikih Sosial KH Ali Yafie? Memahami Agama dari Persoalan Masyarakat
Aktual
Menjaga Bumi Bisa Dimulai dari Bangunan, Ini Pentingnya Konsep Bangunan Hijau
Menjaga Bumi Bisa Dimulai dari Bangunan, Ini Pentingnya Konsep Bangunan Hijau
Aktual
Mengenang 100 Tahun KH Ali Yafie dan Warisan Islam Moderat untuk Indonesia
Mengenang 100 Tahun KH Ali Yafie dan Warisan Islam Moderat untuk Indonesia
Aktual
5 Rukun Islam: Pengertian, Urutan, Makna, dan Penerapannya
5 Rukun Islam: Pengertian, Urutan, Makna, dan Penerapannya
Doa dan Niat
Doa Nabi Yunus: Arab, Latin, Arti, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Doa Nabi Yunus: Arab, Latin, Arti, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya
Doa dan Niat
Tak Hanya Bantuan Pangan, ZISWAF Didorong Lindungi Kelompok Rentan
Tak Hanya Bantuan Pangan, ZISWAF Didorong Lindungi Kelompok Rentan
Aktual
Menag Ajak Siswa Seminari Doakan Korban Gempa Flores
Menag Ajak Siswa Seminari Doakan Korban Gempa Flores
Aktual
Solidaritas untuk Korban Gempa Flores, 20 Ton Beras hingga Ribuan Selimut Disalurkan
Solidaritas untuk Korban Gempa Flores, 20 Ton Beras hingga Ribuan Selimut Disalurkan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar