KOMPAS.com - Husnul Khatimah adalah salah satu terminologi kata dalam Islam. Husnul Khatimah artinya penutup atau akhir yang baik. Maksudnya adalah akhir kehidupan seseorang yang baik saat meninggal dunia.
Husnul khatimah menjadi dambaan setiap muslim. Meninggal secara husnul khatimah menjadi pertanda baik bahwa ia akan selamat di alam kubur hingga sampai ke akhirat.
Baca juga: Bacaan Doa Agar Husnul Khatimah Saat Meninggal Lengkap dengan Artinya
Orang yang meninggal dengan husnul khatimah mempunyai tanda-tanda tertentu. Hal ini telah disampaikan dalam hadits-hadits Nabi Muhammad SAW.
Berikut ini beberapa tanda seseorang meninggal dengan husnul khatimah seperti dilansir dari Hukum dan Tata Cara Mengurus Jenazah Menurut Al Quran dan As Sunnah karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani.
Tanda pertama seseorang meninggal dengan husnul khatimah mengucapkan kalimat syahadat atau kalimat tauhid di akhir hidupnya. Hal ini sebagaimana disampaikan Rasulullah SAW dalam haditsnya.
مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّةَ
Artinya: "Barang siapa yang akhir perkataannya adalah Laa illaaha Illallaah, maka dia akan masuk surga." (HR Abu Dawud).
Baca juga: 7 Amalan yang Pahalanya Mengalir untuk Orang yang Sudah Meninggal
Buraidah Khusaib pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut:
اَلْمُؤْمِنُ يَمُوتُ بِعَرَقِ الْجَبِينِ
Artinya: “Seorang mukmin itu wafatnya dalam keadaan berkeringat keningnya.“ (H.R. Ahmad).
Hari Jumat adalah sayyidul ayyam atau penghulunya hari, yaitu hari paling mulia diantara hari-hari lainnya. Orang yang meninggal pada malam atau hari Jumat menjadi pertanda bahwa ia mati dalam keadaan husnul khatimah.
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلَّا وَقَاهُ اللَّهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ
Artinya: “Tidaklah seorang muslim meninggal pada Hari Jumat atau malam Jumat melainkan Allah akan menjaganya dari fitnah kubur." (H.R. Ahmad).
Baca juga: Bertemu dengan Orang yang Sudah Meninggal dalam Mimpi, Nyata atau Ilusi?
Seseorang yang berjihad dan syahid di jalan Allah, ia mendapatkan mati husnul khatimah.
لِلشَّهِيدِ عِنْدَ اللَّهِ سِتُّ خِصَالٍ يُغْفَرُ لَهُ فِي أَوَّلِ دَفْعَةٍ وَيَرَى مَقْعَدَهُ مِنْ الْجَنَّةِ وَيُجَارُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَيَأْمَنُ مِنْ الْفَزَعِ الْأَكْبَرِ وَيُوضَعُ عَلَى رَأْسِهِ تَاجُ الْوَقَارِ الْيَاقُوتَةُ مِنْهَا خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا وَيُزَوَّجُ اثْنَتَيْنِ وَسَبْعِينَ زَوْجَةً مِنْ الْحُورِ الْعِينِ وَيُشَفَّعُ فِي سَبْعِينَ مِنْ أَقَارِبِهِ
Artinya: “Orang yang mati syahid akan mendapatkan enam hal: Akan diampuni dosanya di saat menetes darahnya yang pertama. Dapat menyaksikan tempatnya di surga. Terhindar dari siksa kubur. Aman dari ketakutan yang dahsyat. Dihiasi dengan perhiasan iman. Dinikahkan dengan bidadari dan diberi izin untuk memberi syafaat pada tujuh puluh orang dari kerabatnya.“ (H.R. At Tirmidzi).
Baca juga: Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal Dunia Lengkap dengan Terjemahannya
Selain 4 tanda di atas, ada beberapa tanda lain orang yang meninggal husnul khatimah, yaitu:
1. Meninggal karena penyakit tha'un (wabah yang mematikan), sakit perut, dan sakit TBC;
2. Mati tenggelam atau terbakar;
3. Mati karena melahirkan;
4. Mati karena mempertahankan harta dan jiwa yang akan dirampas;
5. Mati ketika beramal sholeh.
Itulah beberapa tanda seseorang meninggal dengan husnul khatimah. Semoga bermanfaat.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang