Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Puasa Rajab? Pengertian, Jadwal, dan Kalender Rajab 1447 H

Kompas.com, 20 Desember 2025, 10:17 WIB
Khairina

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com-Puasa Rajab merupakan salah satu amalan sunnah yang kerap dikerjakan umat Islam ketika memasuki bulan Rajab, salah satu dari empat bulan mulia dalam kalender Hijriah.

Ibadah ini tidak bersifat wajib, tetapi diyakini memiliki keutamaan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menjelang datangnya bulan Rajab pada akhir Desember 2025, pencarian informasi mengenai puasa Rajab, dasar anjurannya, serta jadwal pelaksanaannya kembali meningkat.

Baca juga: Kapan Puasa Rajab 1447 H? Ini Jadwal Resmi Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU

Informasi tersebut penting agar umat Islam dapat menjalankan ibadah secara terencana dan khusyuk sesuai tuntunan para ulama.

Pengertian Puasa Rajab

Dilansir dari Antara, bulan Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram atau bulan suci yang dimuliakan dalam ajaran Islam.

Umat Islam sering memanfaatkan kehadiran bulan ini sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, termasuk dengan menjalankan puasa sunnah.

Baca juga: Bulan Rajab dalam Islam: Makna, Puasa Sunnah, dan Amalan yang Dianjurkan

Rajab datang setelah bulan Jumadil Akhir dan kerap dipandang sebagai fase awal menuju bulan Ramadhan.

Sebagian ulama menggambarkan Rajab sebagai masa menanam kebaikan, Syaban sebagai masa merawatnya, dan Ramadhan sebagai waktu memanen pahala.

Pandangan tersebut mendorong banyak Muslim memperbanyak amal sejak Rajab sebagai persiapan spiritual.

Puasa menjadi salah satu amalan yang dianjurkan selama bulan Rajab karena dilakukan pada waktu yang memiliki kemuliaan tersendiri.

Ketentuan Puasa Rajab Menurut Ulama

Puasa Rajab berstatus sunnah dan tidak memiliki ketentuan wajib seperti puasa Ramadhan.

Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa anjuran berpuasa lebih ditekankan pada waktu-waktu yang memiliki keistimewaan tertentu.

Keistimewaan tersebut dapat hadir dalam rentang tahunan, bulanan, maupun mingguan.

Dalam kategori tahunan, bulan yang dimuliakan antara lain Dzulhijjah, Muharram, Rajab, dan Syaban sebagaimana dijelaskan dalam Ihyâ’ ‘Ulumiddîn.

Apakah Puasa Rajab Boleh Sebulan Penuh?

Para ulama tidak menganjurkan puasa Rajab dilakukan secara penuh selama satu bulan.

Beberapa sahabat Nabi memakruhkan puasa Rajab sebulan penuh karena dikhawatirkan menyerupai puasa Ramadhan.

Imam al-Ghazali menganjurkan puasa Rajab dilakukan pada hari-hari utama agar keutamaannya lebih besar.

Hari-hari tersebut meliputi ayyâmul bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 Hijriah, serta hari Senin, Kamis, dan Jumat.

Baca juga: Perintah Puasa Rajab Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya

Perkiraan Awal Bulan Rajab 1447 H

Berdasarkan kalender Hijriah yang digunakan di Indonesia, akhir bulan Jumadil Akhir 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan Desember 2025.

Awal bulan Rajab 1447 H diprediksi jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025, atau Senin, 22 Desember 2025, bergantung pada hasil rukyatul hilal dan penetapan resmi pemerintah.

Awal Rajab tahun ini bertepatan dengan masa libur akhir tahun.

Momentum tersebut dapat dimanfaatkan keluarga Muslim untuk memperbanyak kegiatan ibadah, termasuk puasa sunnah dan pembiasaan ibadah bagi anak-anak.

Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Rajab 1447 H

Tidak ada kewajiban menjalankan puasa selama sebulan penuh pada bulan Rajab.

Umat Islam dapat memilih beberapa puasa sunnah yang dianjurkan selama bulan ini.

Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ayyâmul bidh dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah.

Pada Rajab 1447 H, puasa ayyâmul bidh jatuh pada Jumat (2/1/2026), Sabtu (3/1/2026), dan Minggu (4/1/2026).

Puasa Senin dan Kamis

Puasa Senin dan Kamis dapat dilakukan secara rutin sepanjang bulan Rajab.

Pada Desember 2025, puasa Senin dan Kamis jatuh pada 22, 25, dan 29 Desember.

Pada Januari 2026, puasa tersebut jatuh pada 1, 5, 8, 12, 15, dan 19 Januari hingga akhir Rajab.

Puasa Sunnah di Awal Rajab

Sebagian ulama menganjurkan puasa sunnah mutlak pada hari-hari awal bulan Rajab.

Anjuran tersebut umumnya dilakukan pada tanggal 1 hingga 10 Rajab sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan haram.

Ulama tetap mengingatkan agar tidak meyakini adanya pengkhususan pahala tertentu tanpa dasar dalil yang jelas.

Kalender Bulan Rajab 1447 H

Bulan Rajab 1447 H diperkirakan berlangsung dari akhir Desember 2025 hingga pertengahan Januari 2026.

Tanggal 1 Rajab 1447 H diperkirakan jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.

Tanggal 15 Rajab 1447 H bertepatan dengan Minggu, 4 Januari 2026.

Akhir bulan Rajab 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin, 19 Januari 2026.

Kalender ini bersifat perkiraan dan dapat berubah sesuai hasil rukyatul hilal resmi.

Puasa Rajab dapat menjadi sarana melatih konsistensi ibadah sekaligus persiapan spiritual menuju bulan Ramadhan.

Pemahaman yang tepat mengenai pengertian, ketentuan, dan jadwal puasa Rajab membantu umat Islam menjalankan ibadah secara proporsional dan sesuai tuntun

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Doa Meminta Hujan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Mohon Hujan yang Membawa Berkah
Doa Meminta Hujan Lengkap Arab, Latin, dan Artinya, Mohon Hujan yang Membawa Berkah
Doa dan Niat
Simulasi Biaya Haji 2027 untuk 2 Orang, Segini yang Harus Disiapkan
Simulasi Biaya Haji 2027 untuk 2 Orang, Segini yang Harus Disiapkan
Aktual
Doa Buka Puasa Senin Kamis: Niat, Bacaan Arab Latin, dan Keutamaannya
Doa Buka Puasa Senin Kamis: Niat, Bacaan Arab Latin, dan Keutamaannya
Doa Harian
Biaya Haji 2027 Terbaru untuk 2 Orang, Berapa yang Harus Disiapkan?
Biaya Haji 2027 Terbaru untuk 2 Orang, Berapa yang Harus Disiapkan?
Aktual
MUI Dorong Pendataan Manuskrip Kuno Pesantren untuk Selamatkan Warisan Intelektual Islam Nusantara
MUI Dorong Pendataan Manuskrip Kuno Pesantren untuk Selamatkan Warisan Intelektual Islam Nusantara
Aktual
BPKH Siapkan Rp8,83 Triliun Nilai Manfaat untuk Haji 2027
BPKH Siapkan Rp8,83 Triliun Nilai Manfaat untuk Haji 2027
Aktual
Lulusan Pesantren Bisa Berkarier di Len, Ini Kompetensi yang Dibutuhkan
Lulusan Pesantren Bisa Berkarier di Len, Ini Kompetensi yang Dibutuhkan
Aktual
Doa Meminta Hujan dari Rasulullah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Meminta Hujan dari Rasulullah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Angelina Jolie Soroti Kehancuran Gaza, Serukan Bantuan Hunian Sebelum Musim Dingin
Angelina Jolie Soroti Kehancuran Gaza, Serukan Bantuan Hunian Sebelum Musim Dingin
Aktual
Biaya Haji 2027 Turun Rp 3,18 Juta, DPR: Kabar Baik bagi Jemaah di Tengah Ketidakpastian Global
Biaya Haji 2027 Turun Rp 3,18 Juta, DPR: Kabar Baik bagi Jemaah di Tengah Ketidakpastian Global
Aktual
Tak Hanya Madrasah, 2.380 Siswa Sekolah Umum Ikuti OMI Sains 2026
Tak Hanya Madrasah, 2.380 Siswa Sekolah Umum Ikuti OMI Sains 2026
Aktual
Cara Cek Porsi Haji, Estimasi Keberangkatan, dan Amalan Selama Masa Tunggu
Cara Cek Porsi Haji, Estimasi Keberangkatan, dan Amalan Selama Masa Tunggu
Aktual
Berapa Biaya Haji 2027 Reguler Per Orang? Ini Rinciannya
Berapa Biaya Haji 2027 Reguler Per Orang? Ini Rinciannya
Aktual
Biaya Haji 2027 Terbaru: BPIH Rp 98,4 Juta, Pelunasan Jemaah Rp 23 Juta
Biaya Haji 2027 Terbaru: BPIH Rp 98,4 Juta, Pelunasan Jemaah Rp 23 Juta
Aktual
Zina dan Keberkahan Rezeki, Jangan Terkecoh Harta Melimpah
Zina dan Keberkahan Rezeki, Jangan Terkecoh Harta Melimpah
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar