Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah untuk Berbagai Kota di Indonesia

Kompas.com, 7 Februari 2026, 10:30 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Muhammadiyah resmi menerbitkan jadwal imsakiyah sebagai pedoman waktu ibadah puasa.

Jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M ini disiapkan untuk membantu umat Islam menjalankan ibadah secara tepat waktu, baik warga Muhammadiyah maupun masyarakat Muslim secara umum.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Baca juga: Jadwal Imsak dan Sholat di Kota Yogyakarta Hari Ini Februari 2026

Penetapan ini didasarkan pada perhitungan hisab hakiki wujudul hilal dan diumumkan melalui maklumat resmi Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

“Menurut hisab hakiki wujudul hilal, posisi bulan sudah memenuhi syarat sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026,” demikian isi maklumat PP Muhammadiyah.

Mengacu pada ketetapan tersebut, jadwal imsakiyah Ramadhan kemudian disusun sebagai panduan harian selama bulan puasa.

Jadwal ini mencakup waktu imsak, subuh, hingga berbuka puasa di berbagai daerah Indonesia.

Baca juga: Jadwal Imsak dan Sholat di Kota Semarang Hari Ini Februari 2026

Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M

Dilansir dari Suara Muhammadiyah, jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M tersedia untuk puluhan kota besar di Indonesia, termasuk wilayah hasil pemekaran di Papua.

Bagi umat Islam yang ingin memperoleh jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M versi Muhammadiyah, dokumen dapat diunduh sesuai kota masing-masing melalui daftar berikut:

Pulau Sumatera

Pulau Jawa

Bali dan Nusa Tenggara

Pulau Kalimantan

Pulau Sulawesi

Maluku dan Papua

Kriteria Waktu Imsak dan Subuh Versi Muhammadiyah

Penentuan waktu imsak dan subuh dalam jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H mengacu pada hasil Munas Tarjih Muhammadiyah ke-31 tahun 2020.

Dalam ketentuan tersebut, awal waktu subuh ditetapkan saat posisi matahari berada pada ketinggian minus 18 derajat di bawah ufuk.

Kriteria ini menjadi dasar perhitungan astronomis yang digunakan Muhammadiyah dalam menyusun jadwal waktu ibadah selama bulan Ramadhan.

Penyusun Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H Versi Muhammadiyah

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M ini disusun oleh Ketua Bidang Hisab dan Iptek Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dr Oman Fathurohman SW, MAg.

Penyusunan dilakukan dengan memperhatikan data astronomi dan karakteristik geografis masing-masing wilayah.

Jadwal tersebut mencakup kota-kota besar di seluruh Indonesia, termasuk daerah pemekaran terbaru di Papua seperti Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

Pada tahun ini, Muhammadiyah juga menambahkan tiga kota baru dalam daftar, yakni Tasikmalaya, Cirebon, dan Cilacap.

Dengan dirilisnya jadwal imsakiyah ini, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan ibadah Ramadhan 2026 dengan lebih teratur dan sesuai tuntunan waktu yang telah ditetapkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com