Editor
KOMPAS.com – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan pernyataan resmi terkait eskalasi konflik di Timur Tengah.
Dalam surat bernomor 16/PER/I.0/B/2026 tertanggal 2 Maret 2026 (13 Ramadan 1447 H), Muhammadiyah menyampaikan sikap tegas atas rangkaian serangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Dalam pernyataan tersebut, Muhammadiyah menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta korban lain akibat serangan yang ditujukan ke Republik Islam Iran.
Baca juga: Arab Saudi Bantah Lobi Donald Trump untuk Serang Iran
Belasungkawa juga disampaikan kepada korban serangan balasan Iran di sejumlah negara Arab.
Muhammadiyah mengecam keras serangan tersebut dan menilai tindakan itu sebagai pelanggaran hak asasi manusia, hukum internasional, serta pengabaian terhadap keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia itu mendesak PBB untuk menjatuhkan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel serta mengambil langkah nyata untuk menegakkan hukum internasional.
Selain itu, Muhammadiyah juga mendorong Organisasi Kerja Sama Islam bersama PBB agar segera mengambil langkah konkret menghentikan genosida terhadap bangsa Palestina dan segala bentuk kekerasan yang memperparah ketegangan di kawasan.
Muhammadiyah menyerukan agar Iran dan negara-negara Arab menahan diri serta mengedepankan dialog, guna mencegah konflik lebih luas di antara sesama anggota OKI.
Dalam pernyataan yang ditandatangani Ketua Prof Dr H Syafiq A Mughni dan Sekretaris Muhammad Sayuti itu, Muhammadiyah juga mengajak seluruh negara, lembaga multilateral dan bilateral, tokoh agama, serta masyarakat global untuk bersama-sama menciptakan kedamaian dan keadilan internasional.
Baca juga: Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Iran, Simbol Balas Dendam dan Makna Spiritual di Baliknya
Muhammadiyah menegaskan bahwa segala bentuk tindakan semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan kehancuran peradaban harus dihentikan.
Pernyataan resmi ini menambah daftar sikap tegas organisasi masyarakat sipil Indonesia dalam merespons konflik geopolitik yang berpotensi memperluas ketegangan di Timur Tengah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang