Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wamenag: Jangan Buru-buru Kaitkan Ledakan MAN 3 Padang dengan Radikalisme

Kompas.com, 16 Juli 2026, 11:17 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru mengaitkan peristiwa ledakan yang melibatkan seorang siswa di MAN 3 Padang dengan paham radikalisme.

Permintaan ini disampaikan di Jakarta pada Kamis (16/7/2026), mengingat penyebab kejadian harus ditelusuri secara menyeluruh.

Wamenag Romo Syafi'i menjelaskan bahwa pengalaman pada sejumlah kasus sebelumnya menunjukkan dugaan awal tidak selalu sesuai dengan hasil penyelidikan.

Ia mencontohkan ledakan di Jakarta yang sempat dikaitkan dengan radikalisme, namun kemudian diketahui dipicu oleh persoalan psikologis pelaku.

Baca juga: Wamenag Bongkar 1.070 Kasus Mahasiswa RI di Mesir, Tata Kelola Pengiriman Bakal Dirombak

Oleh karena itu, ia meminta seluruh pihak menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum dan tidak membangun opini berdasarkan dugaan atau informasi yang belum terverifikasi.

Penelusuran Menyeluruh

“Peristiwa seperti yang terjadi di MAN 3 Padang harus ditelusuri secara utuh. Jangan terburu-buru menyimpulkan apa yang menjadi pemicu hingga peristiwa itu terjadi,” ujar Wamenag Romo M Syafi'i.

Di sisi lain, Wamenag menilai peristiwa tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan terhadap anak, termasuk mencegah praktik perundungan di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, penanganan isu perundungan telah menjadi perhatian serius pemerintah melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga di bawah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Pemerintah juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Perundungan yang melibatkan berbagai Kementerian dan Lembaga (K/L).

“Penanganan perundungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu pemerintah membangun sinergi lintas sektor melalui Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (Gernas RANA) agar setiap anak terlindungi dari segala bentuk kekerasan dan perundungan,” kata Wamenag Romo Syafi'i.

Ia mengatakan Satgas dan Gernas RANA difokuskan untuk mewujudkan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak, baik di lingkungan rumah, satuan pendidikan, ruang publik, maupun ruang digital.

Lingkungan Sekolah Aman

Wamenag menegaskan sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi seluruh peserta didik.

Baca juga: Wamenag Ungkap Mimpi Besar Prabowo: Jemaah Haji Harus Dapat Pelayanan Prima

Selain penegakan aturan, pencegahan perundungan juga memerlukan penguatan pendidikan karakter, kepedulian orang tua, guru, dan masyarakat, serta layanan pendampingan bagi anak.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama agar sekolah benar-benar menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang siswa dalam mempersiapkan masa depannya,” kata Wamenag Romo M Syafi'i.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Mengenal Bulan Safar dalam Kalender Hijriyah, Bulan Dimulainya Hijrah Rasulullah SAW Membangun Peradaban Islam
Mengenal Bulan Safar dalam Kalender Hijriyah, Bulan Dimulainya Hijrah Rasulullah SAW Membangun Peradaban Islam
Aktual
Wamenag: Jangan Buru-buru Kaitkan Ledakan MAN 3 Padang dengan Radikalisme
Wamenag: Jangan Buru-buru Kaitkan Ledakan MAN 3 Padang dengan Radikalisme
Aktual
Doa Setelah Membaca Surat Yasin Lengkap (Arab, Latin & Arti)
Doa Setelah Membaca Surat Yasin Lengkap (Arab, Latin & Arti)
Doa Harian
Ikhfa Syafawi: Pengertian, Cara Membaca & Contoh di Al-Qur'an
Ikhfa Syafawi: Pengertian, Cara Membaca & Contoh di Al-Qur'an
Doa Harian
Bacaan Sholat Subuh Sendiri & Berjamaah Lengkap (Niat-Salam)
Bacaan Sholat Subuh Sendiri & Berjamaah Lengkap (Niat-Salam)
Doa Harian
Bismillahi Tawakkaltu Alallah: Tulisan Arab, Arti & Keutamaan
Bismillahi Tawakkaltu Alallah: Tulisan Arab, Arti & Keutamaan
Doa Harian
15+ Contoh Pembukaan Pidato Islami [Mukadimah Arab & Arti]
15+ Contoh Pembukaan Pidato Islami [Mukadimah Arab & Arti]
Doa Harian
Doa Sebelum Belajar & Sesudahnya: Teks Arab, Latin & Artinya
Doa Sebelum Belajar & Sesudahnya: Teks Arab, Latin & Artinya
Doa Harian
Doa Ziarah Kubur Orang Tua Sesuai Sunnah [Arab, Latin & Arti]
Doa Ziarah Kubur Orang Tua Sesuai Sunnah [Arab, Latin & Arti]
Doa Harian
Allahummaghfirlahu Warhamhu...: Teks Arab, Latin & Artinya
Allahummaghfirlahu Warhamhu...: Teks Arab, Latin & Artinya
Doa Harian
Surat Al Maidah Ayat 48: Arab, Latin, Arti & Isi Kandungannya
Surat Al Maidah Ayat 48: Arab, Latin, Arti & Isi Kandungannya
Doa Harian
Mantan Presiden Singapura Kagumi Terowongan Istiqlal, Buka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Mantan Presiden Singapura Kagumi Terowongan Istiqlal, Buka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Aktual
Arti Barakallahu Fiikum, Jawaban & Waktu Tepat Mengucapkannya
Arti Barakallahu Fiikum, Jawaban & Waktu Tepat Mengucapkannya
Doa Harian
Benarkah Dilarang Menikah di Bulan Safar? Ini Penjelasan Hadits dan Pendapat Ulama
Benarkah Dilarang Menikah di Bulan Safar? Ini Penjelasan Hadits dan Pendapat Ulama
Aktual
Australia Pelajari Dialog Lintas Agama di Masjid Istiqlal, Puji Toleransi dan Islam Moderat di Indonesia
Australia Pelajari Dialog Lintas Agama di Masjid Istiqlal, Puji Toleransi dan Islam Moderat di Indonesia
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar