Editor
KOMPAS.com - Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memanjatkan doa kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan persatuan, kedamaian, dan kemajuan.
Dalam naskah doa resmi upacara kemerdekaan, doa diawali dengan pujian kepada Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa, disertai rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah dianugerahkan kepada bangsa Indonesia.
Baca juga: Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa, dengan penuh kerendahan hati kami mempersembahkan puji syukur ke hadirat-Mu. Engkaulah Pencipta alam semesta dan hanya kepada-Mu kami berserah diri serta memohon pertolongan.
Ya Allah Yang Maha Rahim, limpahkanlah rahmat dan kasih sayang-Mu kepada bangsa Indonesia. Berikanlah kekuatan kepada kami untuk mengisi kemerdekaan dengan amal saleh, persatuan, dan kerja nyata demi terwujudnya negeri yang adil, makmur, dan mendapat rida-Mu.
Doa Kemerdekaan bukan sekadar rangkaian permohonan, tetapi juga pengingat bahwa kemerdekaan merupakan anugerah Allah SWT yang harus dijaga bersama.
Melalui doa ini, umat Islam diajak untuk:
Ya Allah Yang Maha Pengampun, ampunilah dosa-dosa para pahlawan, para pendahulu bangsa, kedua orang tua kami, para pemimpin, guru, dan seluruh kaum mukminin.
Terimalah seluruh amal perjuangan mereka sebagai amal saleh di sisi-Mu dan tempatkanlah mereka bersama orang-orang yang Engkau muliakan.
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemersatu.
Jadikanlah bangsa Indonesia senantiasa hidup dalam persatuan dan kesatuan. Jauhkan kami dari perselisihan, perpecahan, kebencian, fitnah, dan permusuhan.
Satukan hati para pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia agar bersama-sama membangun negeri menuju masa depan yang lebih baik.
Ya Allah Yang Maha Bijaksana.
Karuniakanlah kepada kami kekuatan lahir dan batin untuk menjaga amanah kemerdekaan. Jadikan bangsa kami bangsa yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, demokratis, adil, makmur, serta mampu memberikan manfaat bagi seluruh umat manusia.
Sebagai penutup, doa kemerdekaan diakhiri dengan doa yang diajarkan dalam Al-Qur'an:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina 'adzaban nar.
Baca juga: Robbisrohli Sodri: Bacaan Doa Nabi Musa Lengkap Arab, Latin, Arti
Artinya:
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa api neraka."
Semoga Allah SWT menerima doa-doa kita, merahmati para pahlawan bangsa, serta senantiasa menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tetap aman, damai, maju, dan diberkahi. Aamiin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang