Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya

Kompas.com, 11 Agustus 2026, 20:44 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Surat Ad-Dhuha merupakan salah satu surah dalam Al-Qur’an yang banyak dibaca umat Islam karena mengandung pesan tentang penghiburan, pertolongan Allah, dan rasa syukur.

Surat Ad-Dhuha adalah surah ke-93 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 11 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.

Nama Ad-Dhuha diambil dari ayat pertama yang menyebut waktu dhuha, yakni ketika matahari mulai naik.

Baca juga: 5 Keutamaan Shalat Dhuha dalam Hadis Rasulullah SAW, dari Ampunan Dosa hingga Istana di Surga

Surah ini turun di Makkah dan menjadi salah satu surah yang memberikan penguatan kepada Nabi Muhammad SAW ketika wahyu sempat terhenti.

Surah ini juga mengingatkan bahwa Allah SWT tidak meninggalkan hamba-Nya serta memerintahkan manusia untuk menyayangi anak yatim dan membantu orang yang membutuhkan.

Berikut bacaan Surat Ad-Dhuha lengkap Arab, latin, arti, makna, sebab turun, dan keutamaannya.

Baca juga: Surat Ad-Duha: Bacaan, Tulisan Arab, Makna, dan Keutamaannya

Surat Ad-Dhuha Arab, Latin, dan Artinya

Berikut bacaan Surat Ad-Dhuha dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahannya:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

Surat Ad-Dhuha ayat 1

وَالضُّحٰى
Latin: Waḍ-ḍuḥā
Arti: Demi waktu Dhuha (pagi hari ketika matahari naik).

Surat Ad-Dhuha ayat 2

وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰى
Latin: Wallaili iżā sajā
Arti: Dan demi malam apabila telah sunyi.

Surat Ad-Dhuha ayat 3

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰى
Latin: Mā wadda’aka rabbuka wa mā qalā
Arti: Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad), dan tidak (pula) membencimu.

Surat Ad-Dhuha ayat 4

وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰى
Latin: Walal-ākhiratu khairul laka minal-ūlā
Arti: Dan sungguh, akhirat itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan (dunia).

Surat Ad-Dhuha ayat 5

وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰى
Latin: Wa lasaufa yu’ṭīka rabbuka fatarḍā
Arti: Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia kepadamu, sehingga engkau merasa rida.

Surat Ad-Dhuha ayat 6

اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰى
Latin: Alam yajidka yatīman fa-āwā
Arti: Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu)?

Surat Ad-Dhuha ayat 7

وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰى
Latin: Wa wajadaka ḍāllan fa-hadā
Arti: Dan Dia mendapatimu sebagai orang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk (wahyu).

Surat Ad-Dhuha ayat 8

وَوَجَدَكَ عَاۤئِلًا فَاَغْنٰى
Latin: Wa wajadaka ‘āilan fa-aghnā
Arti: Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberimu kecukupan.

Surat Ad-Dhuha ayat 9

فَاَمَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْ
Latin: Fa-ammal yatīma fa-lā taqhar
Arti: Maka terhadap anak yatim, janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

Surat Ad-Dhuha ayat 10

وَاَمَّا السَّاۤئِلَ فَلَا تَنْهَرْ
Latin: Wa ammas-sā'ila fa-lā tanhar
Arti: Dan terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardik.

Surat Ad-Dhuha ayat 11

وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
Latin: Wa ammā bini’mati rabbika fa-ḥaddiṡ
Arti: Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).

Sebab Turunnya Surat Ad-Dhuha

Jundub bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu menceritakan:

اشْتَكَى النبيُّ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ، فَلَمْ يَقُمْ لَيْلَةً – أوْ لَيْلَتَيْنِ – فأتَتْهُ امْرَأَةٌ، فَقالَتْ: يا مُحَمَّدُ ما أُرَى شيطَانَكَ إلَّا قدْ تَرَكَكَ، فأنْزَلَ اللَّهُ عزَّ وجلَّ: {وَالضُّحَى واللَّيْلِ إذَا سَجَى ما ودَّعَكَ رَبُّكَ وما قَلَى}

Artinya: “Suatu ketika Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallama sakit selama sehari atau dua hari. Seorang wanita datang ke Nabi shallallahu ‘alaihi wasallama sembari berkata, ‘Wahai Muhammad! Tidaklah aku saksikan bahwa setanmu itu meninggalkanmu.’ Kemudian Allah ‘Azza menurunkan surat Ad-Dhuha.” (HR. Bukhari no. 4950)

Turunnya Surat Ad-Dhuha menjadi penguat bagi Nabi Muhammad SAW setelah beberapa waktu tidak menerima wahyu. Kedatangan Malaikat Jibril membawa kembali wahyu sekaligus memberikan keteguhan kepada Rasulullah SAW.

Peristiwa tersebut juga menunjukkan bahwa ucapan yang berupaya menimbulkan keraguan tidak mengubah pertolongan Allah kepada Rasul-Nya. Allah SWT justru meneguhkan hati Nabi Muhammad SAW melalui turunnya Surat Ad-Dhuha.

Makna dan Pesan Surat Ad-Dhuha

Surat Ad-Dhuha menjadi penghibur bagi Nabi Muhammad SAW ketika wahyu sempat terhenti. Melalui surah ini, Allah SWT menegaskan bahwa Dia tidak meninggalkan Rasul-Nya dan tetap memberikan pertolongan serta karunia.

Selain memberikan keteguhan hati, Surat Ad-Dhuha juga mengandung pesan sosial. Umat Islam diperintahkan untuk tidak berlaku sewenang-wenang kepada anak yatim, tidak menghardik orang yang meminta, serta senantiasa mengingat dan mensyukuri nikmat Allah SWT.

Keutamaan Membaca Surat Ad-Dhuha

Surat Ad-Dhuha mengandung banyak pesan yang dapat menjadi pengingat dalam kehidupan sehari-hari. Kandungan ayat-ayatnya juga mendorong umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Allah sekaligus meningkatkan kepedulian kepada sesama.

1. Menjadi Penghibur Saat Bersedih

Pesan Surat Ad-Dhuha dapat menjadi pengingat ketika seseorang berada dalam kondisi sedih atau menghadapi kesulitan. Ayat-ayatnya menegaskan bahwa Allah SWT tidak meninggalkan hamba-Nya dan tetap memberikan pertolongan.

2. Mengajarkan Rasa Syukur

Pada ayat terakhir, umat Islam diperintahkan untuk menyebut nikmat dari Allah SWT. Pesan tersebut mengajarkan pentingnya mengenali, mengingat, dan mensyukuri berbagai karunia yang telah diberikan.

3. Menguatkan Keyakinan bahwa Setelah Kesulitan Ada Kemudahan

Surat Ad-Dhuha mengingatkan Nabi Muhammad SAW mengenai pertolongan dan karunia Allah setelah masa yang penuh ujian. Pesan ini dapat menjadi penguat agar umat Islam tidak mudah berputus asa ketika menghadapi kesulitan.

4. Mengingatkan tentang Perlindungan dan Pertolongan Allah

Surat Ad-Dhuha menegaskan berbagai bentuk pertolongan Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut menjadi pengingat bahwa seorang Muslim hendaknya senantiasa berharap dan bergantung kepada pertolongan Allah SWT.

5. Mendorong untuk Berbuat Baik kepada Sesama

Surah ini secara jelas memuat perintah untuk tidak berlaku sewenang-wenang kepada anak yatim dan tidak menghardik orang yang meminta. Pesan tersebut menunjukkan pentingnya kepedulian sosial dan memperlakukan orang lain dengan baik.

6. Membantu Membiasakan Diri Beribadah

Membaca Al-Qur’an, termasuk Surat Ad-Dhuha, dapat menjadi bagian dari kebiasaan ibadah sehari-hari. Konsistensi membaca dan memahami kandungannya juga dapat membantu umat Islam menjadikan pesan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Gontor Dituding Tegur Prabowo lewat Al-Ahzab, Stafsus Menag: Itu Doa, Bukan Tamparan
Gontor Dituding Tegur Prabowo lewat Al-Ahzab, Stafsus Menag: Itu Doa, Bukan Tamparan
Aktual
7 Seruan Imam Besar Dunia dalam Jakarta Understanding: Jaga Perdamaian, Bela Palestina
7 Seruan Imam Besar Dunia dalam Jakarta Understanding: Jaga Perdamaian, Bela Palestina
Aktual
Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Pertama Majelis Imam Masjid Internasional
Nasaruddin Umar Terpilih Jadi Presiden Pertama Majelis Imam Masjid Internasional
Aktual
Ribuan Pramuka se-Jateng Ikuti Wira Karya XI di Darul Amanah, Belajar Kepemimpinan hingga Pengabdian
Ribuan Pramuka se-Jateng Ikuti Wira Karya XI di Darul Amanah, Belajar Kepemimpinan hingga Pengabdian
Aktual
Kapolri Berangkatkan Balita Duo Presisi Asal Bogor Umrah Gratis
Kapolri Berangkatkan Balita Duo Presisi Asal Bogor Umrah Gratis
Aktual
Stafsus Menag Bantah Gontor Tegur Prabowo lewat Surah Al-Ahzab
Stafsus Menag Bantah Gontor Tegur Prabowo lewat Surah Al-Ahzab
Aktual
Libur Lebaran 2027 Berapa Hari? Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama
Libur Lebaran 2027 Berapa Hari? Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama
Aktual
Kemenag Gelar Sayembara Surat Santri untuk Presiden, Ini Pilihan Tema dan Cara Daftarnya
Kemenag Gelar Sayembara Surat Santri untuk Presiden, Ini Pilihan Tema dan Cara Daftarnya
Aktual
Kemenag Tegaskan Fatwa Halal MUI Jadi Landasan Sertifikasi Halal
Kemenag Tegaskan Fatwa Halal MUI Jadi Landasan Sertifikasi Halal
Aktual
3 Bahaya Memakan Harta Haram, Salah Satunya Doa Tidak Diijabah
3 Bahaya Memakan Harta Haram, Salah Satunya Doa Tidak Diijabah
Aktual
Tujuan Resepsi Pernikahan dalam Islam, Ternyata Bukan Sekadar Pesta
Tujuan Resepsi Pernikahan dalam Islam, Ternyata Bukan Sekadar Pesta
Aktual
Salam Lintas Agama Kembali Disampaikan Delegasi Indonesia di Sidang Majelis Umum PBB
Salam Lintas Agama Kembali Disampaikan Delegasi Indonesia di Sidang Majelis Umum PBB
Aktual
Arab Saudi Buka Jalan Baru di Mekah, Bisa Pangkas Waktu Tempuh hingga 90 Persen
Arab Saudi Buka Jalan Baru di Mekah, Bisa Pangkas Waktu Tempuh hingga 90 Persen
Aktual
Cara Taubat agar Diterima Allah SWT, Ini 3 Syarat Taubatan Nasuha
Cara Taubat agar Diterima Allah SWT, Ini 3 Syarat Taubatan Nasuha
Aktual
Bedah Kitab Nashaihul Ibad, Ketua MUI Bidang Fatwa Ingatkan Pentingnya Adab Sebelum Ilmu
Bedah Kitab Nashaihul Ibad, Ketua MUI Bidang Fatwa Ingatkan Pentingnya Adab Sebelum Ilmu
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar