Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Benarkah Sedekah Bisa Menolak Bala? Ini Penjelasan dan Status Hadisnya

Kompas.com, 2 September 2026, 19:12 WIB
Puji Sri Rahayu,
Reni Susanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com — Sedekah merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Amalan ini tidak hanya berupa pemberian harta kepada orang yang membutuhkan, tetapi juga menjadi wujud ketaatan kepada Allah SWT dan kepedulian terhadap sesama.

Di tengah masyarakat, dikenal ungkapan bahwa “sedekah dapat menolak bala”. Ungkapan tersebut kerap digunakan untuk menggambarkan salah satu keutamaan sedekah bagi kehidupan seorang Muslim.

Baca juga: 5 Amalan Maulid Nabi, dari Sholawat hingga Sedekah

Lantas, benarkah sedekah dapat menolak bala? Bagaimana status hadis yang menjadi dasar ungkapan tersebut?

Memahami Ungkapan “Sedekah Menolak Bala”

Ungkapan “sedekah menolak bala” perlu dipahami secara proporsional dengan memperhatikan redaksi dan status hadis yang menjadi rujukannya.

Terdapat hadis yang menyebutkan bahwa sedekah dapat memadamkan kemurkaan Allah dan mencegah kematian yang buruk. Ada pula riwayat yang secara langsung menghubungkan sedekah dengan bala.

Namun, kedua riwayat tersebut memiliki penilaian yang perlu dijelaskan. Karena itu, ungkapan “sedekah menolak bala” tidak semestinya dipahami sebagai jaminan bahwa orang yang bersedekah pasti terbebas dari seluruh musibah.

Sedekah tetap menjadi amalan yang dianjurkan. Seorang Muslim dapat bersedekah sebagai bentuk ketaatan, membantu orang yang membutuhkan, serta mengharapkan pahala dan perlindungan dari Allah SWT.

Adapun terjadi atau tidaknya suatu musibah tetap berada dalam kehendak dan ketetapan Allah SWT.

Baca juga: 4 Amalan Sunah di Bulan Rabiul Awal, dari Puasa hingga Sedekah

Hadis tentang Keutamaan Sedekah

Salah satu hadis yang kerap dijadikan rujukan mengenai keutamaan sedekah tercantum dalam Jami’ At-Tirmidzi Nomor 664. Hadis tersebut diriwayatkan dari Anas bin Malik RA.

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ الصَّدَقَةَ لَتُطْفِئُ غَضَبَ الرَّبِّ وَتَدْفَعُ مِيتَةَ السُّوءِ

Innash-shadaqata latuthfi’u ghadabhar-rabbi wa tadfa’u mītatas-sū’.

Artinya: “Sesungguhnya sedekah memadamkan kemurkaan Tuhan dan mencegah kematian yang buruk.”

Imam At-Tirmidzi menyebut hadis tersebut sebagai hadis hasan gharib. Sementara itu, terdapat penilaian lain yang mengategorikannya sebagai hadis dhaif atau lemah.

Hadis tersebut menjelaskan keutamaan sedekah yang berkaitan dengan perlindungan dari keburukan. Namun, redaksinya tidak secara langsung menyebut kata “bala”.

Karena itu, hadis tersebut perlu dibedakan dari riwayat yang secara khusus menyebut hubungan antara sedekah dan bala.

Status Riwayat Sedekah Menolak Bala

Riwayat lain yang banyak dikutip dalam pembahasan mengenai sedekah berbunyi:

بَاكِرُوا بِالصَّدَقَةِ فَإِنَّ الْبَلَاءَ لَا يَتَخَطَّاهَا

Bākirū bish-shadaqah, fa innal-balā’a lā yatakhaththāhā.

Artinya: “Bersegeralah bersedekah karena sesungguhnya bala tidak dapat melampauinya.”

Riwayat tersebut dicantumkan Imam Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra Nomor 8083.

Namun, Al-Baihaqi meriwayatkannya secara mauquf, yakni sebagai perkataan yang berhenti pada Anas bin Malik RA, bukan sebagai sabda Rasulullah SAW.

Dalam catatannya, Al-Baihaqi juga menyebut versi yang meriwayatkan perkataan tersebut sebagai sabda Rasulullah SAW sebagai kekeliruan. Sejumlah ahli hadis pun menilai riwayat yang disandarkan langsung kepada Rasulullah SAW tersebut lemah dan tidak sahih.

Dengan demikian, riwayat “bala tidak dapat melampaui sedekah” tidak dapat dijadikan dasar untuk memastikan bahwa setiap orang yang bersedekah akan terbebas dari segala musibah.

Sedekah Bukan Jaminan Bebas Musibah

Dalam Islam, sedekah merupakan ibadah yang dilakukan untuk mengharapkan ridha dan pahala dari Allah SWT. Sedekah bukan transaksi yang secara otomatis membuat seseorang terbebas dari ujian kehidupan.

Seorang Muslim tetap dapat menghadapi musibah dan kesulitan meskipun telah bersedekah. Berbagai peristiwa dalam kehidupan tetap berada dalam ketetapan Allah SWT dan dapat menjadi bagian dari ujian bagi manusia.

Karena itu, sedekah sebagai penolak bala lebih tepat dipahami sebagai salah satu bentuk ikhtiar.

Seorang Muslim boleh bersedekah sembari memohon kebaikan dan perlindungan kepada Allah, tetapi tidak menganggapnya sebagai jaminan mutlak bahwa musibah tidak akan terjadi.

Niat bersedekah juga sebaiknya tidak semata-mata didasarkan pada keinginan memperoleh perlindungan. Sedekah pada dasarnya dilakukan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan kepedulian terhadap orang lain.

Sedekah Juga Memiliki Dimensi Sosial

Selain bernilai ibadah bagi pemberinya, sedekah memberikan manfaat langsung kepada penerimanya. Harta yang disedekahkan dapat membantu memenuhi kebutuhan orang yang sedang mengalami kesulitan.

Sedekah juga tidak selalu berbentuk uang. Seorang Muslim dapat memberikan makanan, tenaga, pertolongan, pengetahuan, maupun bentuk kebaikan lain yang bermanfaat bagi sesama.

Dengan demikian, sedekah tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga dimensi sosial.

Amalan tersebut menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus membantu meringankan kesulitan orang lain.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar