Editor
KOMPAS.com - Jemaah haji asal Gorontalo yang tergabung dalam Kloter 28 dan 30 Embarkasi Ujung Pandang (UPG) mulai bersiap menjalani ritual lempar jumrah di Mina, Arab Saudi.
Prosesi lempar jumrah dilakukan setelah para jemaah menyelesaikan rangkaian wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah.
Seluruh jemaah dijadwalkan melontar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah selama masa tinggal di Mina setelah matahari tergelincir.
Baca juga: Dari Arafah, Jemaah Haji Lanjutkan Rangkaian Puncak Haji di Muzdalifah dan Mina
Hingga saat ini, kondisi jemaah dilaporkan sehat dan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
Ketua Regu 19 Kloter 30 UPG asal Gorontalo Utara, Ali Lihawa, mengatakan para jemaah baru menyelesaikan shalat subuh sebelum bersiap menuju lokasi lempar jumrah.
Baca juga: Puncak Ibadah Haji 2026 di Arafah, Lebih dari 1,5 Juta Jemaah Larut dalam Doa dan Munajat
“Kami baru saja menyelesaikan ibadah Shalat shubuh. Insyaallah pada pukul 10 pagi Waktu Arab Saudi atau Rabu, pukul 15.00 Wita, seluruh Jjemaah akan melontar jumrah,” kata Ali Lihawa dalam keterangan di Gorontalo, Rabu.
Ali menjelaskan sebanyak 393 jemaah Kloter 30 UPG saat ini telah berada di tenda Mina setelah menyelesaikan ibadah wukuf di Arafah.
Menurutnya, seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan baik.
“Alhamdulillah seluruhnya dapat beribadah dengan lancar dan sehat,” kata dia.
Pembimbing haji Kloter 28 UPG Gorontalo, Ustadz Jasmin Hilomalo, mengatakan seluruh anggota jemaah pada kloter tersebut juga berhasil mengikuti ibadah wukuf di Arafah, termasuk jemaah lanjut usia atau lansia.
“Alhamdulillah Jemaah Kloter 28 UPG semuanya bisa mengikuti ibadah Wukuf di Arafah, termasuk Jemaah lanjut usia (lansia),” katanya.
Ia memastikan seluruh jemaah saat ini tengah bersiap melaksanakan lempar jumrah di Mina.
Jasmin menambahkan hingga saat ini tidak ada anggota jemaah dari Kloter 28 yang menjalani perawatan di klinik maupun rumah sakit.
Menurutnya, kondisi kesehatan jemaah yang stabil menjadi hal yang sangat disyukuri selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung.
“Semua rangkaian ibadah yang telah dilalui sangat kami syukuri mengingat kondisi jemaah semuanya dalam keadaan sehat. Semoga rangkaian ibadah selanjutnya dapat berjalan lancar,” katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang