Editor
الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمٰوٰاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمٰاتِ وَالنُّورَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ.
Sidang Jumat yang Dirahmati Allah, Marilah kita tingkatkan takwa kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa, yaitu dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Salah satu wujud takwa yang sering kita lupakan adalah tanggung jawab kita dalam menjaga bumi yang telah Allah amanahkan kepada kita. Saat ini, dunia tengah menghadapi krisis lingkungan global seperti perubahan iklim, polusi, dan kepunahan ragam hayati yang merupakan refleksi dari krisis moral dan spiritual manusia terhadap alam.
Jamaah yang Berbahagia, Allah SWT menetapkan manusia sebagai khalīfatullāh fī al-arḍhi (wakil Allah di muka bumi). Tugas utama kita bukanlah mengeksploitasi alam tanpa batas, melainkan untuk menjaga, memakmurkan, dan melestarikan lingkungan. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 60:
...كُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ مِن رِّزْقِ ٱللَّهِ وَلَا تَعْثَوْا۟ فِى ٱلْأَرْضِ مُفْسِدِينَ
Kulu wasyrabu mir rizqillahi wa la ta'tsau fil-ardhi mufsidin.
Artinya: "Makan dan minumlah dari rezeki yang diberikan Allah, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi."
Baca juga: Khutbah Jumat 26 Juni 2026: Bulan Muharram, Bulan untuk Memuliakan Anak Yatim
Ayat ini mengingatkan bahwa segala fasilitas alam adalah rezeki dari Allah, namun kita dilarang keras melakukan kerusakan (fasād). Kerusakan yang kita lihat hari ini, baik di darat maupun di laut, adalah akibat langsung dari tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Hal ini ditegaskan dalam Surah Ar-Rum ayat 41:
ظَهَرَ ٱلْفَسَادُ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِى ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Zhahara al-fasadu fil-barri wal-bahri bima kasabat aidin-nasi liyudziqahum ba'dhal-ladzi 'amilu la'allahum yarji'un.
Artinya: "Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).".
Sidang Jumat yang Dimuliakan Allah, Islam mengajarkan prinsip Mīzān (keseimbangan). Allah menciptakan alam semesta dalam keadaan seimbang dan harmonis. Tugas kita adalah menjaga keseimbangan tersebut, termasuk dengan menjaga kebersihan lingkungan dari sampah. Majelis Ulama Indonesia melalui Fatwa No. 41 Tahun 2014 menegaskan bahwa membuang sampah sembarangan yang merusak lingkungan hukumnya adalah haram.
Rasulullah SAW juga sangat menekankan pentingnya penghijauan. Dalam sebuah hadist riwayat Bukhari dan Muslim, beliau bersabda:
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ بَهِيمَةٌ إِلَّا كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ
Ma min muslimin yaghrisu gharsan au yazra'u zar'an faya'kulu minhu thairun au insanun au bahimatun illa kana lahu bihi shadaqatun.
Artinya:"Tidaklah seorang muslim menanam pohon atau menanam benih, lalu dimakan oleh burung, manusia, atau hewan, kecuali itu menjadi sedekah baginya.".
Bahkan, dalam semangat menjaga alam, Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk tetap menanam meskipun kiamat sudah di depan mata:
إِنْ قَامَتِ السَّاعَةُ وَفِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيْلَةٌ، فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لاَ تَقُوْمَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا
In qamat al-sa'atu wa fi yadi ahadikum fasilatun, fa-in istatha'a an la taquma hatta yaghrisaha falyaghris-ha. Artinya: "Jika kiamat terjadi sementara di tangan salah seorang di antara kalian ada bibit tanaman, maka jika ia mampu menanamnya sebelum kiamat terjadi, hendaklah ia menanamnya." (HR. Ahmad).
Jamaah Sekalian, Marilah kita mulai dari diri sendiri dan keluarga untuk menjaga alam. Janganlah kita berbuat Isrāf(berlebihan) dan Tabdhīr (mubazir) dalam menggunakan air dan energi. Mari kita dukung gerakan-gerakan ekologis seperti Eco Masjid atau Green Waqf sebagai bentuk amal jariyah kita untuk masa depan bumi.
Baca juga: Khutbah Jumat 26 Juni 2026: Tanda-Tanda Kiamat Kubra, Bagaimana Kita Harus Bersiap?
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِي وَلَكُمْ
وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
الْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيرًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا
مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.
Jamaah yang Dirahmati Allah, Sebagai penutup khotbah ini, marilah kita camkan kembali bahwa menjaga lingkungan hidup adalah bagian integral dari iman dan ibadah kita. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-A'raf ayat 56:
وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَـٰحِهَا...
Wa la tufsidu fil-ardhi ba'da ishlahiha... Artinya: "Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya...".
Marilah kita berdoa agar Allah memberikan kita kekuatan untuk menjadi khalifah yang amanah, yang mampu merawat bumi ini demi keberlangsungan generasi mendatang.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ. اَللّٰهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ. رَبَّنَا اٰتِنَا فِي
الدُّنيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ
وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang