Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Bantah Isu Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram

Kompas.com, 2 Oktober 2026, 12:51 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Arab Saudi membantah laporan yang menyebut adanya percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram, Mekkah.

Dilansir dari Antara, otoritas keamanan setempat menyatakan seorang pria telah ditangkap karena mengganggu orang yang melintas hingga menimbulkan ketakutan dan kepanikan.

Baca juga: Muazin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al-Madani Wafat, Pernah Menangis Saat Azan di Depan Kabah

Melalui pernyataan di platform X, otoritas Arab Saudi menegaskan bahwa informasi mengenai insiden bom bunuh diri yang beredar di media sosial tidak benar.

Arab Saudi Bantah Klaim Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram

Otoritas keamanan Arab Saudi menyampaikan bahwa seorang pria diamankan setelah melakukan tindakan yang mengganggu orang-orang di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Aturan Beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Salah Satunya Jemaah Haji Dilarang Sembarangan Live Streaming

"Pihak keamanan di ibu kota suci telah menangkap seseorang karena mengganggu orang yang melintas serta menebarkan ketakutan dan kepanikan di antara mereka, dan orang tersebut segera ditangani. Otoritas keamanan menegaskan bahwa tidak ada kebenaran dalam klaim yang beredar terkait insiden tersebut," kata otoritas Arab Saudi dalam pernyataan di platform X.

Namun, pernyataan tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai identitas maupun kondisi pria yang ditangkap.

Kronologi Klaim Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri

Sebelum bantahan resmi disampaikan, beredar klaim di media sosial mengenai seorang pria yang diduga hendak melakukan aksi bom bunuh diri di Masjidil Haram.

Dalam informasi yang beredar, pria tersebut disebut mengenakan rompi berisi bahan peledak dan mendekati Ka'bah sebelum akhirnya diamankan petugas keamanan.

Meski demikian, otoritas Arab Saudi menegaskan bahwa klaim mengenai insiden tersebut tidak benar dan menyatakan penangkapan dilakukan terhadap seseorang yang mengganggu orang-orang yang melintas serta menimbulkan kepanikan.

Ka'bah merupakan bangunan berbentuk kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram, Mekkah, dan menjadi tempat suci paling utama dalam agama Islam.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar