Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dzikir Pagi Lengkap: Arab, Latin, Arti, Urutan, dan Waktu Membacanya

Kompas.com, 28 Agustus 2026, 09:03 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Dzikir pagi merupakan salah satu amalan yang dianjurkan untuk mengingat Allah SWT sekaligus memulai aktivitas dengan doa dan pengharapan kepada-Nya.

Anjuran memperbanyak dzikir disebutkan dalam Al-Qur'an,  salah satunya dalam QS. Al-Ahzab ayat 41-42:

Baca juga: Bacaaan Dzikir Setelah Sholat Fardhu Lengkap Sesuai Sunnah

يَا أَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًۭا كَثِيرًۭا ۝ وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةًۭ وَأَصِيلًۭا

“Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah dengan mengingat (Nama-Nya) sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.”

Dzikir-dzikir ini bukan hanya menenangkan hati, tetapi juga menjadi perisai bagi kita dari berbagai keburukan yang tidak terlihat.

Baca juga: 5 Dzikir Pendek Berpahala Besar, Ringan di Lisan Berat di Timbangan

Pengertian Dzikir Pagi

Dzikir pagi merupakan rangkaian bacaan yang diamalkan pada waktu pagi sebagai bentuk mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bacaan tersebut dapat berupa ayat Al-Qur'an, istighfar, tasbih, doa, dan dzikir yang bersumber dari tuntunan Rasulullah SAW. Amalan ini menjadi salah satu bentuk ibadah yang dapat dilakukan secara rutin untuk mengawali hari dengan mengingat Allah.

Apa Itu Dzikir Pagi

Dzikir pagi adalah rangkaian bacaan doa dan dzikir yang diamalkan pada waktu pagi untuk mengingat Allah SWT. Bacaan yang diamalkan antara lain taawudz, Ayat Kursi, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas, Sayyidul Istighfar, serta doa dan dzikir harian lainnya.

Pentingnya Berdzikir di Waktu Pagi

Anjuran membaca doa ketika pagi dan petang disebutkan secara langsung dalam Alquran:

وَاذْكُرْ رَّبَّكَ فِيْ نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَّخِيْفَةً وَّدُوْنَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ وَلَا تَكُنْ مِّنَ الْغٰفِلِيْنَ

“Ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut pada waktu pagi dan petang, dengan tidak mengeraskan suara, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lengah.” (QS Al Araf [7]: 205)

Karenanya, banyak sekali riwayat hadits yang memuat doa Rasulullah SAW ketika pagi dan petang.

Kitab al-Adzkar milik Imam an-Nawawi (w. 676 H) merupakan salah satu dari sekian banyak karya yang memuat dzikir-dzikir berdasarkan riwayat dari Rasul saat pagi dan petang.

Waktu Membaca Dzikir Pagi

Waktu membaca dzikir pagi umumnya berkaitan dengan awal aktivitas setelah memasuki waktu pagi. Pelaksanaannya dapat dilakukan setelah sholat Subuh sebagai waktu yang utama untuk mengawali hari dengan dzikir. Batas waktu dzikir pagi juga perlu diperhatikan agar amalan dilakukan dalam rentang waktu yang sesuai.

Waktu Utama Setelah Subuh

Setelah melaksanakan sholat Subuh menjadi salah satu waktu utama untuk membaca dzikir pagi. Pada waktu tersebut, seseorang dapat meluangkan waktu untuk membaca rangkaian dzikir sebelum memulai berbagai aktivitas sehari-hari.

Batas Waktu Dzikir Pagi

Dzikir pagi dapat dibaca setelah sholat Subuh hingga matahari terbit atau sebelum memasuki waktu siang. Waktu tersebut menjadi bagian dari pagi yang dapat digunakan untuk memperbanyak dzikir dan doa kepada Allah SWT.

Urutan Bacaan Dzikir Pagi

Urutan bacaan dzikir pagi dapat dimulai dengan memohon perlindungan kepada Allah SWT sebelum membaca rangkaian ayat dan doa. Di dalamnya terdapat sejumlah bacaan yang dikenal sebagai amalan dzikir pagi, mulai dari taawudz hingga istighfar dan tasbih. Bacaan tersebut dapat diamalkan secara rutin dengan penuh kesadaran dan penghayatan.

Membaca Taawudz

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Latin: Audzubillahiminasyaitonirojim

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk."

Membaca Ayat Kursi

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ٢٥٥

Latin: "Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā takhużuhụ sinatuw wa lā naụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā biiżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyaiim min 'ilmihī illā bimā syā, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā yaụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm."

Artinya: "Allah, tidak ada tuhan kecuali Dia, Yang Maha hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh rasa kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang berada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung." (Al Baqarah: 255).

Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ١ اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ ٢ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ ٣ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ ٤

Latin: "Qul huwallāhu aḥad allāhuṣ-ṣamad lam yalid wa lam yụlad wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad"

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya." (QS Al Ikhlas: 1-4)

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ ٢ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ ٣ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ ٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ ٥

Latin: "Qul a'ụżu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iżā waqab wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad"

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan ( para penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki." (QS Al Falaq" 1-5)

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ ١ مَلِكِ النَّاسِۙ ٢ اِلٰهِ النَّاسِۙ ٣ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ ٤ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ ٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ ٦

Latin: "Qul a'ụżu birabbin-nās malikin-nās ilāhin-nās min syarril-waswāsil-khannās allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās minal-jinnati wan-nās."

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad SAW), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia." (QS An Nas: 1-6)

Membaca Sayyidul Istighfar

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.

Latin: "Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'ala 'ahdika wa wa'dika mas-tatho'tu. A'udzu bika min syarri maa shona'tu. Abu-u laka bi ni'matika 'alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta."

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku juga aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, (tolong) ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau."

Membaca Dzikir-Dzikir Harian

Selain bacaan utama tersebut, dzikir pagi juga dapat dilengkapi dengan berbagai doa dan dzikir harian. Salah satunya adalah doa berikut:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii wa aamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘an yamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala min tahtii.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh).

Membaca Istighfar dan Tasbih

Istighfar dan tasbih juga termasuk bacaan yang dapat diamalkan dalam dzikir pagi. Berikut bacaan singkat yang dapat dibaca:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astagh-firullah wa atuubu ilaih.

Artinya:“Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.”

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

Subhanallah wa bi-hamdih.

Artinya: “Maha suci Allah, aku memuji-Nya.”

Bacaan Dzikir Pagi

Bacaan dzikir pagi berikut berisi doa yang memuat pujian kepada Allah SWT, permohonan kebaikan untuk hari yang dijalani, dan permohonan perlindungan dari berbagai keburukan yang mungkin terjadi. 

Dzikir Pagi Arab

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لَا إِلَهَ إِلا اللَّهُ، وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابِ فِي الْقَبْرِ

Dzikir Pagi Latin

Ashbahnaa wa ashbahal-mulku lillaah, walhamdu lillaah, laa ilaaha illallaah, wahdahuu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir. Rabbi as-aluka khaira maa fii haadzal-yaumi wa khaira maa ba'dahu, wa a'uudzu bika min syarri maa fii haadzal-yaumi wa syarri maa ba'dahu. Rabbi a'uudzu bika minal-kasali wa suu-il-kibar. Rabbi a'uudzu bika min 'adzaabin fin-naari wa 'adzaabin fil-qabr.

Arti Dzikir Pagi

“Kami telah memasuki waktu pagi dan senatiasalah kekuasaan dan kerajaan itu milik Allah, segala puji bagi-Nya, tiada sesembahan selain Allah semata dan satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya. Allah lah yang memiliki segenap kekuasan dan hanya diri-Nya pula yang berhak segala pujian, dan Allah Maha Mampu atas segala sesuatu. Ya Allah tuhanku, aku meminta kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan setelahnya dan aku berlindung kepadaMu dari kejahatan hari ini dan kejahatan setelahnya. Wahai Tuha, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelasan di hari tua. Duhai Tuhan, aku berlindung kepada-Mu dari adzab neraka dan siksaan kubur.”

Keutamaan Dzikir Pagi

Dzikir pagi memiliki sejumlah keutamaan bagi orang yang mengamalkannya sebagai bagian dari ibadah sehari-hari, sepertI:

Mendapat Perlindungan dari Allah

Membaca dzikir pagi dapat menjadi bagian dari amalan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT. Sejumlah bacaan di dalamnya secara khusus berisi permohonan agar seseorang dijaga dari berbagai keburukan dan gangguan.

Menenangkan Hati dan Pikiran

Mengingat Allah cukup dalam hati dan ini menenangkan. Seperti termaktub dalam QS. Ar-Ra’d: 28

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

Mendatangkan Pahala dan Ampunan

Adapun faedah dari doa ini disebutkan Rasulullah SAW sebagai berikut:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ وَحِينَ يُمْسِي سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ لَمْ يَأْتِ أَحَدٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلَّا أَحَدٌ قَالَ مِثْلَ مَا قَالَ أَوْ زَادَ عَلَيْهِ

“Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa, ketika pagi dan sore, membaca doa, Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya sebanyak seratus kali, maka pada hari kiamat tidak ada orang lain yang melebihi pahalanya kecuali orang yang juga pernah mengucapkan bacaan seperti itu atau lebih dan itu.'”

Mempermudah Urusan Sehari-hari

Dzikir pagi menjadi salah satu amalan yang dilakukan untuk memohon kebaikan dan perlindungan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.  Salah satu dzikir yang dianjurkan untuk dibiasakan adalah membaca istighfar.

Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ لَزِمَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Artinya: "Barangsiapa yang melazimkan (membiasakan) membaca istighfar, Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesusahan, dan solusi dari setiap kesempitan, dan memberikan kepadanya rezeki dari arah yang tidak disangka- sangka." (HR. Abu Dawud, An-Nasa'i, Ibnu Majah, dan Al-Hakim).

Cara Mengamalkan Dzikir Pagi

Mengamalkan dzikir pagi dapat dilakukan secara sederhana dengan menyediakan waktu khusus setelah sholat Subuh. Bacaan sebaiknya dilakukan dengan kesadaran agar setiap doa dan dzikir yang dibaca dapat dipahami dan dihayati. Dzikir pagi juga dapat ditempatkan sebagai bagian dari rangkaian ibadah harian.

Dibaca Secara Rutin Setiap Hari

Dzikir pagi dapat diamalkan secara rutin setiap hari pada waktu pagi. Konsistensi dalam mengamalkannya membantu menjadikan dzikir sebagai bagian dari kebiasaan ibadah sehari-hari.

Dibaca dengan Khusyuk dan Penuh Kesadaran

Membaca dzikir sebaiknya dilakukan dengan khusyuk dan penuh kesadaran terhadap bacaan yang sedang dilafalkan. Memahami arti doa dan dzikir dapat membantu seseorang menghayati permohonan yang disampaikan kepada Allah SWT.

Diamalkan Bersamaan dengan Ibadah Lain

Dzikir pagi dapat diamalkan bersamaan dengan ibadah lainnya, seperti sholat, membaca Al-Qur'an, berdoa, dan memperbanyak istighfar. Dengan demikian, amalan dzikir menjadi bagian dari rangkaian ibadah yang dilakukan dalam keseharian.

Kesimpulan

Dzikir pagi merupakan amalan yang berisi rangkaian ayat, doa, dan dzikir untuk mengingat Allah SWT pada awal hari.

Bacaan yang dapat diamalkan antara lain taawudz, Ayat Kursi, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas, Sayyidul Istighfar, istighfar, tasbih, dan doa harian.

Waktu yang utama untuk membaca dzikir pagi adalah setelah sholat Subuh hingga waktu pagi sebelum memasuki siang.

Mengamalkannya secara rutin dengan khusyuk menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dzikir pagi juga dapat menjadi bagian dari kebiasaan ibadah sehari-hari yang dilakukan sesuai kemampuan dan kesadaran masing-masing.

FAQ Seputar Dzikir Pagi

Apa itu dzikir pagi?

Dzikir pagi adalah rangkaian bacaan doa dan zikir yang dibaca setelah subuh hingga menjelang siang sebagai bentuk mengingat Allah.

Kapan waktu terbaik membaca dzikir pagi?

Waktu terbaik adalah setelah sholat Subuh hingga matahari terbit atau sebelum masuk waktu siang.

Apa saja bacaan dzikir pagi?

Di antaranya Ayat Kursi, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas, Sayyidul Istighfar, serta berbagai doa dan tasbih.

Apa keutamaan dzikir pagi?

Dzikir pagi memberikan perlindungan, ketenangan hati, serta pahala dan ampunan dari Allah SWT.

Apakah dzikir pagi wajib dilakukan?

Dzikir pagi tidak wajib, namun sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan dalam Islam.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Kiai Miftah Faqih: Tambang Jadi Aset Strategis NU, Bukan Milik Pengurus
Kiai Miftah Faqih: Tambang Jadi Aset Strategis NU, Bukan Milik Pengurus
Aktual
Pleno I Muktamar ke-35 NU Sahkan Tata Tertib Persidangan, Pembahasan Pemilihan Ketum Masih Menunggu
Pleno I Muktamar ke-35 NU Sahkan Tata Tertib Persidangan, Pembahasan Pemilihan Ketum Masih Menunggu
Aktual
Cegah Pernikahan Anak, Kemenag Latih 480 Remaja Jadi Edukator Sebaya
Cegah Pernikahan Anak, Kemenag Latih 480 Remaja Jadi Edukator Sebaya
Aktual
Gus Ipul Ungkap 2 Isu Panas yang Bakal Dibahas di Muktamar Ke-35 NU
Gus Ipul Ungkap 2 Isu Panas yang Bakal Dibahas di Muktamar Ke-35 NU
Aktual
Doa Masuk Kamar Mandi dan Keluar: Arab, Latin, Arti, serta Adabnya
Doa Masuk Kamar Mandi dan Keluar: Arab, Latin, Arti, serta Adabnya
Doa dan Niat
Hidup Tak Selalu Sesuai Rencana, Bagaimana Islam Mengajarkan Kita Menghadapinya?
Hidup Tak Selalu Sesuai Rencana, Bagaimana Islam Mengajarkan Kita Menghadapinya?
Aktual
5 Tips agar Lansia Tetap Sehat dan Bahagia Menurut Islam
5 Tips agar Lansia Tetap Sehat dan Bahagia Menurut Islam
Aktual
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Tak Maju Ketum PBNU: Saya Pilih Fokus Pimpin Kemenag
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Tak Maju Ketum PBNU: Saya Pilih Fokus Pimpin Kemenag
Aktual
Puncak 100 Tahun Gontor, Prabowo Dijadwalkan Hadir
Puncak 100 Tahun Gontor, Prabowo Dijadwalkan Hadir
Aktual
Gus Rozin Angkat Semangat Gus Dur: NU Harus Jadi Sahabat Kritis Pemerintah
Gus Rozin Angkat Semangat Gus Dur: NU Harus Jadi Sahabat Kritis Pemerintah
Aktual
Dzikir Pagi Lengkap: Arab, Latin, Arti, Urutan, dan Waktu Membacanya
Dzikir Pagi Lengkap: Arab, Latin, Arti, Urutan, dan Waktu Membacanya
Doa dan Niat
Khutbah Jumat 28 Agustus 2026: Ta’aruf Menjaga Kesucian Menuju Pernikahan
Khutbah Jumat 28 Agustus 2026: Ta’aruf Menjaga Kesucian Menuju Pernikahan
Aktual
Khutbah Jumat Maulid Nabi, Belajar Menjadi Suami dan Orangtua dari Rasulullah
Khutbah Jumat Maulid Nabi, Belajar Menjadi Suami dan Orangtua dari Rasulullah
Aktual
Khutbah Jumat: Bahaya Rokok bagi Diri, Keluarga, dan Masa Depan
Khutbah Jumat: Bahaya Rokok bagi Diri, Keluarga, dan Masa Depan
Aktual
Dapur Muktamar NU Terus Mengepul, Ratusan Karung Beras hingga Bantuan Sapi Disiapkan
Dapur Muktamar NU Terus Mengepul, Ratusan Karung Beras hingga Bantuan Sapi Disiapkan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar