Penulis
KOMPAS.com - Surat rekomendasi menjadi salah satu dokumen penting yang perlu disiapkan calon peserta Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/2027 M.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka seleksi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi untuk penyelenggaraan ibadah haji 2027. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi petugas haji dan pelamar wajib mengunggah sejumlah dokumen persyaratan, termasuk surat rekomendasi.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Kemenhaj, pendaftaran seleksi dimulai Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB hingga Senin, 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Surat rekomendasi merupakan surat resmi dari pimpinan instansi, organisasi atau lembaga yang berwenang sebagai bentuk dukungan kepada seseorang untuk mengikuti seleksi PPIH.
Dalam praktik seleksi sebelumnya, surat rekomendasi digunakan untuk menunjukkan bahwa calon petugas memperoleh dukungan dari lembaga atau instansi yang menaunginya. Contoh format yang beredar umumnya memuat identitas calon peserta, jabatan atau unit kerja, pernyataan rekomendasi, serta tanda tangan dan stempel pihak yang berwenang.
Baca juga: Petugas Haji 2027: Syarat, Jadwal, dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Calon peserta perlu memperhatikan pihak yang berwenang menandatangani surat rekomendasi. Sebab, surat rekomendasi dari pihak yang tidak memenuhi ketentuan dapat menyebabkan dokumen tidak lolos verifikasi.
Mengacu pada ketentuan seleksi PPIH 2027 yang dipublikasikan Kemenhaj, surat rekomendasi dapat ditandatangani oleh:
1. Ketua organisasi kemasyarakatan Islam minimal tingkat kabupaten/kota.
2. Minimal pejabat Eselon III pada Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI.
3. Minimal pejabat Eselon III pada kementerian yang terkait dengan penyelenggaraan ibadah haji.
4. Kepala badan atau lembaga negara tingkat pusat.
5. Rektor atau Pembantu Rektor perguruan tinggi keagamaan Islam negeri/swasta.
6. Ketua Sekolah Tinggi Keagamaan Islam negeri/swasta.
7. Pimpinan pondok pesantren yang memiliki izin resmi.
Ketentuan tersebut juga diberitakan sejumlah media yang mengutip informasi Kemenhaj mengenai seleksi PPIH 2027.
Karena itu, pelamar sebaiknya tidak sekadar membuat surat rekomendasi, tetapi terlebih dahulu memastikan status lembaga dan jabatan penandatangan sesuai dengan ketentuan seleksi 2027.
Tidak ada alasan untuk membuat surat rekomendasi terlalu panjang. Hal terpenting adalah surat tersebut resmi dan memuat informasi yang diperlukan.
Secara umum, surat rekomendasi dapat berisi:
Format seperti ini sejalan dengan contoh surat rekomendasi yang digunakan dalam seleksi petugas haji pada tahun sebelumnya, baik dari kementerian, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, pondok pesantren maupun perguruan tinggi.
Berikut contoh yang dapat dijadikan referensi. Contoh ini merupakan format redaksional, bukan formulir resmi Kemenhaj.
KOP SURAT INSTANSI
SURAT REKOMENDASI
Nomor: ....../....../....../2026
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ........................................
NIP : ........................................
Jabatan : ....................................
Instansi : ....................................
dengan ini memberikan rekomendasi kepada:
Nama : ........................................
NIK : .........................................
NIP : .........................................
Jabatan : ....................................
Unit Kerja : ................................
untuk mengikuti Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/2027 M sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Yang bersangkutan dinilai memiliki integritas, kemampuan, pengalaman, serta komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan dipandang layak untuk mengikuti proses seleksi PPIH.
Demikian surat rekomendasi ini dibuat dengan sebenar-benarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
...................., ................ 2026
Pimpinan/Pejabat yang Berwenang
(tanda tangan dan stempel)
Nama Lengkap
NIP. ....................
Bagi calon peserta yang aktif di organisasi kemasyarakatan Islam, surat dapat dibuat menggunakan kop organisasi.
KOP ORGANISASI
SURAT REKOMENDASI
Nomor: ....../....../2026
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ........................................
Jabatan : Ketua ................................
Alamat : ........................................
dengan ini merekomendasikan:
Nama : ........................................
Tempat/Tanggal Lahir : ....................
NIK : .........................................
Jabatan/Keanggotaan : ....................
untuk mengikuti Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/2027 M.
Berdasarkan penilaian kami, yang bersangkutan memiliki integritas, kemampuan komunikasi, pengalaman organisasi, serta komitmen pelayanan umat yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas sebagai petugas haji.
Kami mendukung yang bersangkutan untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dan melaksanakan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Demikian surat rekomendasi ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
...................., ................ 2026
Ketua,
(tanda tangan dan stempel)
Nama Lengkap
Format rekomendasi dari organisasi kemasyarakatan semacam ini juga pernah digunakan dalam contoh seleksi PPIH sebelumnya.
Bagi calon peserta yang berasal dari pondok pesantren, formatnya dapat dibuat seperti berikut:
KOP PONDOK PESANTREN
SURAT REKOMENDASI
Nomor: ....../PP/....../2026
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ........................................
Jabatan : Pimpinan Pondok Pesantren ....................
Alamat : ........................................
menerangkan bahwa:
Nama : ........................................
NIK : .........................................
Jabatan/Profesi : ............................
Alamat : ........................................
adalah benar merupakan bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren ....................................
Berdasarkan penilaian dan rekam pengabdian yang bersangkutan, kami merekomendasikan Saudara tersebut untuk mengikuti Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/2027 M.
Kami berharap yang bersangkutan dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku dan apabila dinyatakan lulus dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Demikian surat rekomendasi ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
...................., ................ 2026
Pimpinan Pondok Pesantren
(tanda tangan dan stempel)
Nama Pimpinan
Pimpinan pondok pesantren yang memberikan rekomendasi harus memenuhi ketentuan sebagai pondok pesantren yang memiliki izin resmi, sehingga calon peserta perlu memastikan hal tersebut sebelum menggunakan surat rekomendasi.
Untuk calon peserta yang berasal dari PTKI, format berikut dapat digunakan sebagai contoh:
KOP PERGURUAN TINGGI
SURAT REKOMENDASI
Nomor: ....../....../2026
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ........................................
Jabatan : Rektor/Pembantu Rektor/Ketua STKI
Perguruan Tinggi : ............................
dengan ini memberikan rekomendasi kepada:
Nama : ........................................
NIK : .........................................
NIDN/NIP : ...................................
Jabatan : ....................................
Unit Kerja : ..................................
untuk mengikuti Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1448 H/2027 M.
Yang bersangkutan memiliki kompetensi, integritas, pengalaman dan dedikasi yang dinilai relevan dengan kebutuhan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji.
Demikian surat rekomendasi ini dibuat sebagai bentuk dukungan institusi dan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.
...................., ................ 2026
Rektor/Pembantu Rektor/Ketua
(tanda tangan dan stempel)
Nama Lengkap
NIP. ....................
Rektor atau Pembantu Rektor PTKI negeri/swasta serta Ketua Sekolah Tinggi Keagamaan Islam negeri/swasta termasuk pihak yang disebut dalam ketentuan penandatangan rekomendasi PPIH 2027.
Karena ketentuan 2027 menyebut Ketua organisasi kemasyarakatan Islam minimal tingkat kabupaten/kota, contoh sederhananya sebagai berikut:
KOP ORGANISASI
SURAT REKOMENDASI CALON PETUGAS HAJI
Nomor: ....../....../2026
Dengan ini kami:
Nama : ........................................
Jabatan : Ketua ................................
Organisasi : ..................................
memberikan rekomendasi kepada:
Nama : ........................................
NIK : .........................................
Jabatan : ....................................
untuk mengikuti Seleksi PPIH 1448 H/2027 M.
Yang bersangkutan kami nilai memiliki kemampuan, integritas, pengalaman dalam pelayanan masyarakat, serta komitmen untuk menjalankan tugas pelayanan jemaah haji apabila dinyatakan lulus seleksi.
Demikian surat rekomendasi ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.
...................., ................ 2026
Ketua,
(tanda tangan dan stempel)
Nama Lengkap
Calon peserta sebaiknya tidak langsung mengunggah surat setelah mendapat tanda tangan. Periksa kembali beberapa hal berikut:
Ini menjadi poin paling penting. Surat dari pihak yang tidak memenuhi ketentuan dapat bermasalah saat verifikasi.
Nama lembaga, alamat dan identitas pada kop harus jelas.
Nama, NIK, NIP/NIDN dan informasi lainnya harus ditulis secara benar dan konsisten.
Untuk seleksi yang sedang dibuka, tuliskan PPIH 1448 H/2027 M, bukan tahun seleksi sebelumnya.
Pastikan surat telah ditandatangani pejabat yang berwenang dan dibubuhi stempel sesuai ketentuan lembaga.
Contoh surat dari seleksi PPIH 2026 yang beredar di sejumlah media dapat dijadikan referensi redaksional, tetapi ketentuan penandatangan dan persyaratan harus mengikuti aturan seleksi PPIH 2027. Contoh dari tahun sebelumnya memang memiliki pola yang serupa, tetapi pihak yang berwenang dapat berubah sesuai kebijakan seleksi terbaru.
Dalam alur seleksi sebelumnya, surat rekomendasi menjadi salah satu dokumen yang diperiksa terlebih dahulu sebelum peserta dapat melanjutkan proses pendaftaran.
Surat rekomendasi bukan sekadar formalitas dalam pendaftaran seleksi PPIH 2027. Dokumen ini harus dibuat oleh lembaga atau pejabat yang memenuhi ketentuan dan memuat identitas serta pernyataan rekomendasi yang jelas.
Calon petugas juga perlu memastikan surat yang diunggah merupakan dokumen terbaru untuk seleksi PPIH 1448 H/2027 M, bukan sekadar menyalin surat rekomendasi dari seleksi tahun sebelumnya.
Baca juga: Seleksi Petugas Haji Kesehatan 2027 Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya
Untuk keamanan, ketentuan terbaru di laman resmi seleksi PPIH harus menjadi acuan utama apabila terdapat perbedaan dengan contoh surat yang beredar di media.
Laman Pendaftaran Petugas Haji
Catatan: Contoh-contoh surat di atas disusun ulang sebagai template berdasarkan pola surat rekomendasi PPIH yang dipublikasikan/dirangkum sejumlah sumber pada seleksi sebelumnya dan ketentuan PPIH 2027 yang tersedia. Kami tidak mengklaimnya sebagai format formulir resmi Kemenhaj. Untuk 2027, yang paling penting adalah memenuhi ketentuan pihak penandatangan dan persyaratan dokumen yang berlaku.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT