Editor
KOMPAS.com — NU Online Institute bekerja sama dengan Majelis Ulama Malaysia membuka beasiswa bagi santri untuk melanjutkan pendidikan jenjang sarjana (S1), magister (S2), dan doktor (S3) di Malaysia.
Pendaftaran gelombang pertama berlangsung pada 27–29 Oktober 2026. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah, tempat tinggal, uang saku sebesar 300 ringgit, serta tiket pesawat pulang-pergi bagi penerima pada gelombang pertama.
“Untuk gelombang pertama ini sudah menyediakan tiket pulang pergi (PP), namun kuotanya memang masih terbatas,” ujar Direktur Utama NU Online Institute Ahmad Mundzir dikutip dari NU Online, Selasa (27/10/2026).
Baca juga: Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan Jejak Santri dalam Sejarah Persatuan Indonesia
Mundzir mengatakan, kuota penerima berpeluang ditambah pada periode berikutnya. Ia mengimbau santri yang memenuhi persyaratan agar segera mendaftar dan menyiapkan dokumen administrasi, termasuk paspor.
“Silakan bagi para santri yang sesuai jurusannya bisa langsung daftar di NU Online Institute,” katanya.
Pendaftaran dan pengunggahan berkas dilakukan melalui laman institute.nu.or.id.
Dukungan pembiayaan yang tercantum dalam informasi program meliputi:
• Biaya kuliah.
• Tempat tinggal.
• Uang saku sebesar 300 ringgit.
• Tiket pesawat pulang-pergi untuk penerima gelombang pertama.
Calon peserta perlu memenuhi persyaratan berikut:
1. Warga Negara Indonesia dan beragama Islam.
2. Santri aktif atau alumni pesantren yang telah mukim dan belajar minimal tiga tahun, dibuktikan dengan surat keterangan dari pesantren.
3. Termasuk kategori asnaf fakir atau miskin, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau surat keterangan asnaf zakat fakir miskin dari desa atau kelurahan.
4. Melampirkan formulir pernyataan penghasilan, foto rumah dari tiga sudut, serta tagihan listrik atau air.
5. Memiliki prestasi akademik sangat baik dan ijazah sesuai jenjang pendidikan yang dituju.
6. Memiliki hasil tes kemampuan bahasa Inggris, seperti IELTS, TOEFL, atau sertifikat setara.
7. Menyerahkan surat pernyataan bermeterai Rp10.000 yang menyatakan tidak memiliki catatan pelanggaran disiplin atau perbuatan tercela.
Program beasiswa ini menawarkan sejumlah pilihan bidang studi.
Jenjang sarjana (S1):
• Business Administration (Human Resource Management/HRM).
• International Supply Chain Management.
• Islamic Finance.
• Nursing Science.
• Pharmacy.
• Biomedical Science.
• Pharmaceutical Technology.
Jenjang magister (S2):
• Master of Business Administration (MBA).
• Master of Nursing.
• Master of Health Science.
Jenjang doktor (S3):
• Education.
• Business.
• Science.
• Nursing.
Lokasi kampus yang tercantum dalam informasi program berada di Jalan 31/10A, Taman Bagu Muda, Batu Caves, 68100 Kuala Lumpur, Malaysia.
Baca juga: Dari 2 Hektar Sawah Wakaf, Baitul Arqom Kembangkan Lahan Produktif untuk Pendidikan
Seleksi penerima beasiswa mencakup pemeriksaan administrasi serta dua tahap tes, yakni:
1. Psikotes daring yang diselenggarakan NU Online Institute.
2. Tes intelektual dan wawancara daring yang diselenggarakan pihak universitas.
Calon peserta perlu mengikuti setiap tahapan sesuai jadwal dan memastikan seluruh dokumen telah diunggah melalui laman pendaftaran.
Berikut jadwal program untuk angkatan Desember 2026:
Tanggal Kegiatan
27 Oktober 2026 Peluncuran program dan pembukaan pendaftaran
27–29 Oktober 2026 Pendaftaran, unggah berkas, dan psikotes daring
31 Oktober–2 November 2026 Seleksi administrasi dan pengiriman daftar pendek peserta terverifikasi ke universitas
5 November 2026 Tes intelektual oleh pihak universitas
7 November 2026 Wawancara daring
9 November 2026 Pengumuman penerima beasiswa
10–14 November 2026 Pembuatan paspor, konfirmasi penerima, penerbitan surat penerimaan atau LoA, dan pengajuan student pass ke EMGS
15 November 2026 Batas akhir penyerahan salinan paspor untuk pengajuan student pass
16–20 November 2026 Proses persetujuan student pass di EMGS hingga penerbitan Visa
20–28 November 2026 Pengurusan visa di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta dengan pendampingan NU Online Institute
16–29 November 2026 Pemesanan tiket pesawat oleh pihak universitas
1–2 Desember 2026 Pembekalan prakeberangkatan
3–4 Desember 2026 Keberangkatan, kedatangan, dan orientasi
5 Desember 2026 Perkuliahan dimulai
Mengingat masa pendaftaran hanya tiga hari, calon peserta perlu segera memeriksa kesesuaian persyaratan dan menyiapkan berkas yang dibutuhkan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.