Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Doa Saat Cuaca Panas Lengkap dengan Terjemahannya

Kompas.com, 21 Oktober 2025, 11:27 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Pemanasan global yang terus berlangsung menyebabkan cuaca di bumi semakin panas. Letak Indonesia yang berada di garis khatulistiwa menyebabkan panas semakin terasa.

Cuaca panas dapat menimbulkan berbagai permasalahan, apalagi ditambah kondisi cuaca yang tidak menentu dan musim yang terus mengalami pergeseran. Penyakit yang disebabkan oleh perubahan cuaca seperti flu, batuk, pusing, dan mudah lelah.

Baca juga: 5 Doa Ketika Turun Hujan Lengkap dengan Terjemahannya

Saat cuaca panas, ada beberapa doa yang bisa diamalkan, berikut doa-doanya:

1. Doa Saat Cuaca Panas

Cuaca panas dapat mengingatkan pada panasnya neraka. Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW mengajarkan agar membaca doa di bawah ini saat cuaca panas. Doa ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Sunni.

Arab:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ، مَا أَشَدَّ حَرَّ هَذَا الْيَوْمِ، اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنْ حَرِّ جَهَنَّمَ

Latin:

Laa ilaaha illallaahu wahdahu, maa asyadda harru haadzal yaum, allahumma ajirni min harri jahannam.

Artinya:

Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa. Alangkah panasnya hari ini. Ya Allah, lindungilah aku dari panasnya api neraka.

2. Doa Nabi Idris Saat Cuaca Panas

Dalam Tafsir Al Qurthubi, Imam Al Qurthubi menukil sebuah doa yang dinisbatkan kepada Nabi Idris AS. Doa ini berasal dari Israiliyat atau riwayat-riwayat yang berasal dari kaum Yahudi dan Nasrani.

Arab:

يَا رَبِّ أَنَا مَشِيْتُ يَوْمًا فَكَيْفَ بِمَنْ يَحْمِلُهَا خَمْسَمِائَةَ عَامٍ فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ، اَللَّهُمَّ خَفِّفْ عَنْهُ مِنْ ثَقْلِهَا اَللَّهُمَّ خَفِّفْ عَنْهُ مِنْ ثَقْلِهَا وَاحْمِلْ عَنْهُ مِنْ حَرِّهَا

Latin:

Ya Rabb, ana masyiitu yauman fakaifa biman yahmiluha khamsa mi’ati ‘aamin fii yaumin waahidin. Allahumma khaffif ‘anhu min tsaqlihaa, Allahumma khaffif ‘anhu min tsaqlihaa waḥmil ‘anhu min ḥarrihaa.

Artinya:

Ya Tuhanku, aku berjalan seharian, maka bagaimana dengan yang membawa matahari selama lima ratus tahun dalam satu hari. Ya Allah, ringankanlah panasnya dan lindungilah dari teriknya.

Baca juga: Doa Saat Flu dan Demam Lengkap dengan Terjemahannya

3. Doa Meminta Turunnya Hujan

Ketika kondisi cuaca panas, dianjurkan untuk berdoa agar Allah SWT menurunkan hujan untuk mendinginkan cuaca yang panas.

Arab:

اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا هَنِيئًا مَرِيعًا غَدَقًا مُجَلَّلًا عَامَّا طَبَقًا سَحًّا دَائِمًا

Latin:

Allaahummasqinaa ghaitsan mughiitsan hanii’an marii‘an ghadaqan mujallalan thabaqan sahhan daa’iman.

Artinya:

Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan yang menolong, mudah, menyuburkan, yang lebat, banyak, merata, menyeluruh, dan bermanfaat abadi.

4. Doa Seekor Semut Ketika Panas

Doa ini berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Hadits ini mengisahkan Nabi Sulaiman AS dan umatnya hendak melakukan shalat istisqa' untuk meminta hujan.

Namun di sebuah padang, ia mendengar ada seekor semut berdoa agar diberikan anugerah berupa air. Hal ini menyebabkan Nabi Sulaiman AS membatalkan niat untuk mengerjakan shalat istisqa' karena sudah diwakili oleh seekor semut tersebut.

Berikut doa semut tersebut:

Arab:

اَللَّهُمَّ إِنَّا خَلْقٌ مِنْ خَلْقِكَ، لَيْسَ بِنَا غِنًى عَنْ سُقْيَاكَ

Latin:

Allaahumma innaa khalqun min khalqika, laysa binaa ghinan ‘an suqyaaka.

Artinya:

Ya Allah, kami adalah salah satu makhluk-Mu. Kami tidak dapat berlepas ketergantungan dari anugerah air-Mu.

Baca juga: Doa Ketika Sedang Marah Lengkap dengan Arti Cara Meredamnya

5. Membaca Istighfar

Istighfar merupakan salah satu cara untuk meredam kemurkaan Allah SWT sehingga Allah SWT tidak menurunkan azab kepada suatu kaum.

Saat cuaca panas, dianjurkan untuk membaca istighfar sehingga cuaca panas yang sedang berlangsung tidak membahayakan atau digantikan dengan hujan.

Arab:

أَسْتَغفِرُ اللهَ العَظِيْمَ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الحَيُّ القَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin:

Astaghfirullaahal adziim, laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih.

Artinya:

Aku meminta ampun kepada Allah yang Maha Agung. Tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup dan Maha Tegak. Aku bertobat kepada-Nya.

6. Membaca Doa Nabi Ibrahim Saat Dimasukkan ke dalam Api

Ketika akan dibakar oleh kaumnya, Nabi Ibrahim berdoa kepada Allah SWT dengan membaca doa Hasbunallah wa ni'mal wakiil.

Arab:

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Latin:

Hasbunallaah wa ni'mal wakiil, ni'mal maulaa wani'man nashiir.

Artinya:

Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung.

Baca juga: Doa Agar Dihindarkan dari Orang Zalim dan Kezaliman

7. Doa Agar Allah SWT Menurunkan Hujan

Doa ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud.

Arab:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ اَلْعَالَمِينَ، اَلرَّحْمَنِ اَلرَّحِيمِ، مَالِكِ يَوْمِ اَلدِّينِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ يَفْعَلُ مَا يُرِيدُ، اَللَّهُمَّ أَنْتَ اَللَّهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَنْتَ اَلْغَنِيُّ وَنَحْنُ اَلْفُقَرَاءُ، أَنْزِلْ عَلَيْنَا الْغَيْثَ، وَاجْعَلْ مَا أَنْزَلْتَ عَلَيْنَا قُوَّةً وَبَلَاغًا إِلَى حِينٍ

Latin:

Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin, Ar rahmaanir rahiim, maaliki yaumiddiin, laa ilaaha illallaahu yaf‘alu maa yuriid, allaahumma antal laahu, laa ilaaha illaa anta, antal ghaniyyu wa nahnul fuqaraa’, anzil ‘alainal ghaitsa, waj‘al maa anzalta ‘alainaa quwwatan wa balaaghan ilaa hiin.

Artinya:

Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Penguasa hari pembalasan. Tidak ada tuhan selain Engkau, Ya Allah. Engkau Maha Kaya, sementara kami fakir dan membutuhkan-Mu. Turunkanlah hujan kepada kami, dan jadikanlah hujan itu sebagai kekuatan serta bekal bagi kami hingga waktu yang Engkau kehendaki.

Demikianlah beberapa doa yang bisa diamalkan saat cuaca panas. Semoga bermanfaat.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
Aktual
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar