Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gelombang Dingin Ekstrem Masih Melanda Arab Saudi hingga Akhir Pekan

Kompas.com, 13 Januari 2026, 19:21 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Gelombang udara dingin ekstrem diperkirakan melanda sejumlah wilayah Arab Saudi mulai Rabu (14/1/2026) hingga akhir pekan ini.

Otoritas meteorologi setempat memperingatkan suhu udara dapat turun hingga di bawah nol derajat Celsius, terutama di wilayah utara dan tengah Kerajaan.

Berdasarkan prakiraan National Center for Meteorology (NCM) Arab Saudi, penurunan suhu signifikan akan terjadi pada periode 14 hingga 17 Januari 2026.

Baca juga: Gelombang Dingin Meluas di Arab Saudi, Suhu Anjlok hingga Nol Derajat

Gelombang dingin ini diperkirakan membawa suhu beku, terutama pada malam hingga dini hari.

Wilayah yang pertama terdampak meliputi Tabuk, Al-Jawf, Northern Borders, Hail, serta bagian utara Madinah.

Di daerah-daerah tersebut, suhu minimum diperkirakan berada di kisaran minus 3 hingga minus 1 derajat Celsius, dengan potensi pembekuan udara pada jam-jam malam dan pagi hari.

NCM juga menyebutkan, massa udara dingin akan meluas ke wilayah yang lebih selatan pada Jumat dan Sabtu. Dampaknya akan dirasakan di Qassim, bagian utara Provinsi Timur, serta Riyadh.

Di kawasan tersebut, suhu minimum diperkirakan berkisar antara minus 4 hingga 1 derajat Celsius, menandai kondisi cuaca yang tergolong sangat dingin untuk periode ini.

Prakiraan cuaca ekstrem ini menyusul sejumlah peringatan sebelumnya yang telah dikeluarkan NCM, termasuk potensi hujan dan suhu dingin tidak biasa yang bertepatan dengan masa libur tengah tahun ajaran sekolah di Arab Saudi.

NCM mengimbau warga di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari, serta mengambil langkah-langkah perlindungan dari suhu rendah.

Masyarakat juga diminta terus memantau pembaruan resmi dari otoritas meteorologi seiring perkembangan kondisi cuaca.

Sebelumnya, gelombang udara dingin dilaporkan semakin menguat dan menyebabkan penurunan suhu signifikan di sejumlah wilayah Arab Saudi.

National Centre for Meteorology (NCM) menyatakan suhu diperkirakan terus turun dalam beberapa hari ke depan, disertai angin aktif yang memperparah rasa dingin di berbagai kawasan Kerajaan.

Menurut NCM, dampak penurunan suhu ini mencakup wilayah Makkah dan Madinah, Tabuk, Al Jouf, Perbatasan Utara (Northern Borders), Hail, Al Qassim, Riyadh, hingga Provinsi Timur. Warga diminta bersiap menghadapi kondisi cuaca yang semakin dingin.

Baca juga: Suhu Anjlok hingga Nol Derajat, Gelombang Dingin Menguat di Arab Saudi

Para peramal cuaca menyebutkan, wilayah Tabuk menjadi salah satu daerah yang paling terdampak.

Suhu di kawasan ini diperkirakan turun lebih jauh dan disertai angin kencang yang meningkatkan faktor dingin (wind chill).

Kondisi udara dingin juga diperkirakan akan bertahan di wilayah-wilayah terdampak lainnya dalam beberapa hari mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Aktual
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Aktual
Fenomena Sosial 'Marriage is Scary': Bagaimana Pandangan Islam?
Fenomena Sosial "Marriage is Scary": Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar