Editor
KOMPAS.com – Inovasi layanan di kawasan suci kembali mencuri perhatian. Otoritas Pengelola Dua Masjid Suci memulai fase uji coba proyek toilet pintar (smart restrooms) sebagai bagian dari transformasi layanan digital di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Langkah ini disebut sebagai lompatan operasional besar yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan bagi jutaan tamu Allah yang beribadah di dua masjid suci tersebut.
Proyek toilet pintar ini memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk membangun sistem operasional berbasis data waktu nyata (real-time).
Melalui sistem ini, pengelola dapat:
Baca juga: Arab Saudi Perketat Umrah Ramadhan 2026: Pintu Masjidil Haram Pakai Indikator Hijau-Merah
Model operasionalnya dirancang untuk mengurangi waktu antrean, memperlancar arus pergerakan jemaah di dalam kompleks, serta meningkatkan efisiensi secara menyeluruh melalui satu platform pusat terintegrasi.
Salah satu fitur unggulan proyek ini adalah smart spatial guidance atau sistem penunjuk arah cerdas.
Layar panduan akan menampilkan:
Dengan sistem ini, jemaah dapat langsung menuju fasilitas yang tersedia tanpa harus berkeliling atau mengantre panjang. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan sekaligus memperlancar mobilitas di dalam bangunan.
Udara Lebih Bersih dan Lingkungan Lebih Sehat
Tak hanya soal efisiensi, proyek ini juga menargetkan peningkatan kualitas lingkungan di dalam toilet.
Teknologi yang digunakan mendukung:
Pendekatan berbasis teknologi ini menjadi bagian dari visi besar transformasi layanan publik di kawasan suci, yang setiap tahunnya menerima jutaan jemaah dari seluruh dunia.
Otoritas menjelaskan bahwa fase saat ini merupakan tahap evaluasi langsung di lingkungan operasional nyata. Hasilnya akan menjadi dasar untuk ekspansi bertahap ke seluruh kompleks fasilitas di Dua Masjid Suci.
Baca juga: Pendaftaran Iktikaf Ramadhan 1447 H di Masjidil Haram Dibuka Secara Online, Catat Link dan Jadwalnya
Langkah ini mencerminkan komitmen menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih nyaman, efisien, dan modern bagi para jemaah.
Di tengah arus digitalisasi global, inovasi seperti toilet pintar menunjukkan bahwa pelayanan di kawasan suci pun terus beradaptasi—memadukan nilai spiritual dengan teknologi mutakhir demi kenyamanan umat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang