Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nama Hari dalam Bahasa Arab Sesuai Urutan dan Artinya Menurut Sejarah Islam

Kompas.com, 3 April 2026, 14:49 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Penamaan hari dalam bahasa Arab memiliki makna yang berkaitan dengan urutan dan fungsi waktu dalam satu pekan.

Setiap nama hari tidak hanya menunjukkan posisi dalam hitungan minggu, tetapi juga memiliki akar kata yang menjelaskan maknanya.

Dalam literatur Islam klasik, penamaan ini juga berkaitan dengan tradisi masyarakat Arab sebelum Islam.

Pada masa jahiliyah, setiap hari memiliki sebutan berbeda yang kemudian mengalami perubahan.

Baca juga: Kumpulan Kata Islami Bahasa Arab untuk Percakapan Sehari-hari

Urutan Nama Hari dalam Bahasa Arab

Nama-nama hari dalam bahasa Arab disusun berdasarkan urutan bilangan dalam satu pekan.

  1. Minggu: الأَحَد (Al-Ahad) atau bisa ditulis sebagai يَوْمُ الأَحَدِ (Yaumul Ahad)
  2. Senin: الإِثْنَيْن (Al-Itsnayn) atau bisa ditulis sebagai يَوْمُ الإِثْنَيْنِ (Yaumul Itsnayn)
  3. Selasa: الثُّلَاثَاء (At-Tsulatsa') atau bisa ditulis sebagai يَوْمُ الثُّلَاثَاءِ (Yaumuts Tsulatsa')
  4. Rabu: الأَرْبِعَاء (Al-Arbi'a') atau bisa ditulis sebagai يَوْمُ الأَرْبِعَاءِ (Yaumul Arbi'a')
  5. Kamis: الخَمِيس (Al-Khamis) atau bisa ditulis sebagai يَوْمُ الخَمِيْسِ (Yaumul Khamis)
  6. Jumat: الجُمُعَة (Al-Jumu'ah) atau bisa ditulis sebagai يَوْمُ الجُمُعَةِ (Yaumul Jumu'ah)
  7. Sabtu: السَّبْت (As-Sabt) atau bisa ditulis sebagai يَوْمُ السَّبْتِ (Yaumus Sabt)

Sebagai catatam kata يَوْم (Yaum) berarti "hari”, sehingga, Yaumul Ahad berarti "hari Minggu”.

Sejarah dan Arti Nama Hari dalam Bahasa Arab

Penamaan nama hari dalam bahasa Arab tersebut dimulai dari hari pertama hingga hari ketujuh, dengan makna yang merujuk pada angka dan aktivitas tertentu.

Penjelasan mengenai hal ini dapat seperti dikutip dari Buku Pintar Sejarah Peradaban Islam (2016) terjemahan H. Masturi Irham, Lc dan H Malik Supar, Lc.

Al-Ahad (Minggu)

Kata Al-Ahad memiliki makna Al-Wahid (satu), yaitu bilangan pertama sekaligus hari pertama dalam seminggu. Pada masa jahiliyah, hari Ahad atau Minggu disebut hari Awwal.

Al-Itsnain (Senin)

Hari ini berasal dari kata Ats-Tsani yang berarti kedua dalam urutan minggu. Pada masa jahiliyah, hari Senin dikenal sebagai hari Ahwan.

Ats-Tsulatsa (Selasa)

Nama ini merujuk pada Ats-Tsalits yang berarti hari ketiga dalam seminggu. Pada masa jahiliyah, hari Selasa disebut hari Jubbar.

Al-Arbi’a (Rabu)

Kata ini berasal dari Ar-Rabi’ yang berarti hari keempat. Pada masa jahiliyah, hari Rabu dikenal dengan sebutan Dubar.

Al-Khamis (Kamis)

Nama ini menunjukkan hari kelima dalam seminggu, yaitu Al-Khamis. Pada masa jahiliyah, hari Kamis disebut hari Mu’nis.

Al-Jumu’ah (Jumat)

Al-Jumu’ah الجُمُعَة berasal dari kata Al-Ijtima’ yang berarti berkumpul. Istilah ini juga digunakan untuk menyebut satu pekan, sebagai bentuk tasmiya al-kull bi ism al-juz’ (menyebut keseluruhan dengan sebagian, sinekdoke pars pro toto). Pada masa jahiliyah, hari Jumat dikenal sebagai ‘Arubah.

As-Sabt (Sabtu)

As-Sabt berarti waktu untuk beristirahat atau tenang. Ungkapan “sabata yasbutu sabtan” menunjukkan makna berhenti atau beristirahat. Pada masa jahiliyah, hari Sabtu disebut dengan Syubar, atau ada yang menyebut Syiyar.

Penamaan hari dalam bahasa Arab tidak sekadar menunjukkan urutan waktu, tetapi juga mencerminkan makna historis dan budaya yang berkembang sejak masa jahiliyah hingga masuknya pengaruh Islam.

Perubahan istilah pada setiap hari menunjukkan adanya pergeseran pemahaman masyarakat terhadap fungsi dan nilai waktu dalam kehidupan.

Dengan memahami arti nama-nama hari ini, umat Muslim dapat melihat bagaimana bahasa dan tradisi saling berkaitan dalam membentuk peradaban.

Hal ini juga memperkaya wawasan tentang konsep waktu dalam Islam yang tidak terlepas dari nilai ibadah dan kebersamaan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Sumpah Pemuda 1928: Sosok Johan Machmoed Tjaja dan Peran Jong Islamieten Bond
Sumpah Pemuda 1928: Sosok Johan Machmoed Tjaja dan Peran Jong Islamieten Bond
Aktual
Jadwal TKA Pesantren dan Madrasah Aliyah 2026 untuk Mapel Wajib, Pilihan, serta Ujian Susulan
Jadwal TKA Pesantren dan Madrasah Aliyah 2026 untuk Mapel Wajib, Pilihan, serta Ujian Susulan
Aktual
Legislator Minta Ditjen Pesantren Perkuat 5 Aspek, dari Anggaran hingga Keamanan Santri
Legislator Minta Ditjen Pesantren Perkuat 5 Aspek, dari Anggaran hingga Keamanan Santri
Aktual
Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan Jejak Santri dalam Sejarah Persatuan Indonesia
Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan Jejak Santri dalam Sejarah Persatuan Indonesia
Aktual
Hari Santri 2026, Menag Ajak ASN Kemenag Pakai Sarung dan Peci Seminggu Sekali
Hari Santri 2026, Menag Ajak ASN Kemenag Pakai Sarung dan Peci Seminggu Sekali
Aktual
Zakat Akhir Tahun: Cara Menghitung, Nisab, dan Golongan Penerimanya
Zakat Akhir Tahun: Cara Menghitung, Nisab, dan Golongan Penerimanya
Aktual
Alasan Shalat Istisqa Tetap Disunahkan Meski Hujan Telah Turun
Alasan Shalat Istisqa Tetap Disunahkan Meski Hujan Telah Turun
Aktual
Doa Saat Hujan Turun dan Setelah Hujan Reda, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Saat Hujan Turun dan Setelah Hujan Reda, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Doa Saat Hujan yang Diajarkan Rasulullah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Saat Hujan yang Diajarkan Rasulullah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Wisata Ramah Muslim di Jepang, dari Menikmati Ramen Halal hingga Berendam di Onsen
Wisata Ramah Muslim di Jepang, dari Menikmati Ramen Halal hingga Berendam di Onsen
Aktual
Menag Ajak Tradisikan Bersarung dan Berpeci sebagai Identitas Kebangsaan
Menag Ajak Tradisikan Bersarung dan Berpeci sebagai Identitas Kebangsaan
Aktual
Kemenag Gandeng Gus, Ning, dan Influencer dalam 5 Program Quick Win Pesantren
Kemenag Gandeng Gus, Ning, dan Influencer dalam 5 Program Quick Win Pesantren
Aktual
Ka'b bin Malik Sahabat yang Kisah Tobatnya Diabadikan dalam Al-Qur'an
Ka'b bin Malik Sahabat yang Kisah Tobatnya Diabadikan dalam Al-Qur'an
Aktual
Hukum Memelihara Anjing dalam Islam, Ini Dalil dan Pengecualiannya
Hukum Memelihara Anjing dalam Islam, Ini Dalil dan Pengecualiannya
Aktual
Insentif Dosen Ma’had Aly 2026 Naik Lebih dari 200 Persen, Cair Akhir November
Insentif Dosen Ma’had Aly 2026 Naik Lebih dari 200 Persen, Cair Akhir November
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar