Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jemaah Haji Indonesia Dapat Jatah Air Minum di Makkah, PPIH Perkuat Antisipasi Hadapi Cuaca Panas

Kompas.com, 26 April 2026, 23:22 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Di tengah suhu panas ekstrem di Tanah Suci, pemerintah menyiapkan langkah khusus untuk menjaga kesehatan jemaah haji Indonesia selama musim haji 2026.

Melalui Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi serta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), setiap jemaah di Makkah mendapat jatah air minum satu liter per hari.

Selain itu, petugas kesehatan juga menggencarkan edukasi pencegahan dehidrasi dan membagikan perlengkapan kesehatan di Madinah.

Upaya ini dilakukan agar jemaah tetap bugar saat menjalani rangkaian ibadah haji yang padat.

Baca juga: Tips Ampuh Cegah Kaki Lecet dan Melepuh bagi Jemaah Haji Saat Ibadah di Tanah Suci

Jemaah Haji Dapat Jatah Air Minum 1 Liter per Hari

Dilansir dari Tribun-Timur.com, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, mengatakan distribusi air minum dilakukan secara terorganisir melalui hotel tempat jemaah menginap.

“Setiap jemaah berhak mendapatkan air minum satu liter per hari per orang. Ini mungkin dalam bentuk botol," kata Ihsan saat meninjau Emaar Al Diyafa Hotel di kawasan Syisyah, Sabtu (25/4/2026).

Baca juga: PPIH Jelaskan Cara Membaca Kode Sektor Penginapan dan Nomor Hotel Jemaah Haji di Makkah

"Jika habis, pihak hotel akan mengisi kembali,” jelasnya.

Menurut Ihsan, penyediaan air minum bukan sekadar layanan dasar, tetapi bagian dari upaya menjaga kondisi kesehatan jemaah agar tetap prima selama beribadah.

Cuaca panas dan aktivitas fisik tinggi seperti tawaf serta sa’i membuat kebutuhan cairan menjadi hal penting selama di Tanah Suci.

Selain layanan hidrasi, pemerintah juga menyiapkan hotel dengan standar internasional untuk jemaah haji Indonesia di Makkah.

Hotel-hotel tersebut dijadwalkan mulai ditempati pada 30 April 2026, dengan fasilitas kamar, layanan kebersihan, serta akses transportasi menuju Masjidil Haram.

Dalam satu kamar, tiga hingga empat jemaah akan ditempatkan untuk menjaga keseimbangan antara kenyamanan dan efisiensi.

“Secara umum hotel di Makkah sudah siap untuk ditempati jemaah haji Indonesia,” kata Ihsan.

PPIH Intensifkan Edukasi Jemaah Haji untuk Hadapi Cuaca Panas

Sementara itu, petugas kesehatan PPIH Arab Saudi juga meningkatkan edukasi langsung kepada jemaah terkait risiko cuaca panas ekstrem, terutama di Madinah.

Dilansir dari Antara, Petugas kesehatan PPIH Madinah, Siti Ratna, mengatakan suhu udara saat ini cukup tinggi sehingga jemaah perlu melindungi diri saat beraktivitas di luar ruangan.

“Suhu di Madinah ini kan kurang lebih 34 sampai 35 (derajat celcius), jadi panas ya. Jadi jemaah disarankan untuk menggunakan masker di siang hari,” petugas kesehatan PPIH Madinah, Siti Ratna, dikutip dari rekaman yang diterima pewarta, Sabtu (25/4/2026).

“Imbauan untuk jemaah haji Indonesia agar menggunakan APD, masker, alat penyemprot wajah, dan sandal,” tambahnya.

Jemaah Diimbau Minum 2-3 Liter Air per Hari

Jemaah juga diimbau memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air minimal dua hingga tiga liter per hari.

Selain itu, jemaah dianjurkan minum air setiap 30 menit tanpa menunggu rasa haus.

Petugas turut membagikan masker dan oralit sebagai langkah pencegahan gangguan kesehatan.

Masker digunakan untuk melindungi dari debu dan udara panas, sedangkan oralit membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Pembagian perlengkapan kesehatan dilakukan di sejumlah titik strategis, terutama di kawasan Masjid Nabawi yang menjadi pusat aktivitas ibadah jemaah.

Dengan dukungan air minum, akomodasi, dan edukasi kesehatan, jemaah haji Indonesia diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih aman, nyaman, dan tetap sehat hingga puncak haji.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar