Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Gunakan 5.000 Kamera dan AI untuk Pantau Jemaah Haji

Kompas.com, 30 Mei 2026, 14:43 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

KOMPAS.com - Arab Saudi menggunakan platform Sawaher untuk memperkuat pengelolaan kerumunan dan keamanan selama musim haji 1447 H.

Platform tersebut dikembangkan oleh Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Saudi bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri.

Sawaher memanfaatkan lebih dari 5.000 kamera yang tersebar di 80 lokasi di kawasan suci dan titik-titik aksesnya.

Teknologi ini didukung 31 dasbor data, 16 algoritma kecerdasan buatan atau AI, serta lebih dari 600 operator.

Baca juga: PPIH Arab Saudi Larang Jemaah Haji Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00 WAS

Sawaher jadi sistem pengawasan pintar

Dilansir dari Saudi Press Agency, platform Sawaher menjadi salah satu sistem utama dalam pengawasan pintar selama musim haji.

Sistem ini menghubungkan jaringan kamera dengan ruang operasi canggih untuk memantau area berkepadatan tinggi selama 24 jam.

Melalui sistem tersebut, petugas dapat melihat kondisi lapangan secara langsung dan memantau pergerakan jemaah di berbagai titik.

Pemantauan ini penting karena kawasan suci menjadi pusat pergerakan jutaan jemaah selama rangkaian ibadah haji berlangsung.

Data dianalisis secara real-time

Sawaher tidak hanya menampilkan rekaman kamera, tetapi juga menganalisis data secara real-time.

Platform ini membaca pola pergerakan kerumunan dan arus manusia di kawasan suci.

Hasil analisis tersebut membantu otoritas mengambil keputusan cepat berbasis data.

Dengan data yang diperbarui secara langsung, tim keamanan dapat menyesuaikan langkah di lapangan sesuai kondisi terkini.

Baca juga: Jemaah Haji NTB yang Meninggal di Arab Saudi Bertambah Jadi Lima Orang

Bantu kurangi kepadatan jemaah

Kemampuan Sawaher dalam membaca pergerakan jemaah memungkinkan tim keamanan merespons perubahan situasi secara cepat.

Platform ini juga membantu menghitung jumlah jemaah secara lebih akurat di area tertentu.

Data tersebut dapat digunakan untuk mengantisipasi potensi kepadatan dan mengatur arus pergerakan jemaah.

Langkah ini bertujuan memastikan pelaksanaan ibadah haji berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Perkuat keamanan di kawasan suci

Penggunaan teknologi kamera, dasbor data, dan algoritma AI menjadi bagian dari upaya Arab Saudi memperkuat keamanan haji.

Sawaher membantu petugas mengidentifikasi kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Sistem ini juga mendukung koordinasi antarpetugas di ruang operasi dan lapangan.

Dengan dukungan teknologi tersebut, otoritas dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan kerumunan sekaligus menjaga keselamatan jemaah di kawasan suci.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com