Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Muktamar NU ke-35 Dongkrak Ekonomi Warga Tambakberas, Rumah Pribadi Ramai Disewa

Kompas.com, 11 Juli 2026, 09:34 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, mulai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menjelang pelaksanaan muktamar pada 27-31 Agustus 2026, kebutuhan akomodasi meningkat seiring berdatangannya peserta dan tamu dari berbagai daerah.

Tidak hanya hotel dan rumah kos, rumah-rumah milik warga juga menjadi incaran sebagai tempat menginap. Kondisi tersebut membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal.

Baca juga: Jelang Muktamar NU, KH Zulfa Mustofa Ajak Ulama Hidupkan Tradisi Menulis Kitab

Rumah-rumah di Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, mulai dipesan untuk menampung peserta, peninjau, hingga tamu undangan Muktamar NU ke-35.

Permintaan penginapan terus meningkat. Warga mengaku menerima banyak telepon dan pesan WhatsApp dari calon penyewa yang menanyakan ketersediaan rumah. Bahkan, sebagian tamu telah melakukan pemesanan lebih dari satu bulan sebelum pelaksanaan muktamar.

Baca juga: Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU, PCNU Cirebon Hormati Keputusan PBNU

Rumah Warga Ramai Dipesan Jelang Muktamar NU

Tingginya permintaan membuat sejumlah pemilik rumah bersedia meninggalkan tempat tinggal mereka untuk sementara. Mereka memilih menginap di rumah orang tua, saudara, atau keluarga agar rumah dapat digunakan oleh tamu yang datang dari luar daerah.

Salah seorang warga Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri, Siti Nur Hayati, mengatakan rumahnya mulai banyak diminati sejak Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ditetapkan sebagai lokasi Muktamar NU ke-35.

“Alhamdulillah, sekarang mulai banyak yang mencari rumah. Sudah ada juga yang melakukan pemesanan,” ucapnya kepada TribunJatim.com, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, rumah yang masih ditempati pemilik pun tetap diminati karena lokasinya dekat dengan pusat kegiatan muktamar.

Bagi Siti, meninggalkan rumah sementara waktu bukan menjadi persoalan. Ia telah menyiapkan tempat tinggal bersama keluarganya selama rumah tersebut disewa.

“Insyaallah saya tinggal dulu di rumah adik dan orang tua selama rumah ini disewa,” ujarnya.

Kesediaan warga membuka rumah bagi para tamu menjadi bentuk partisipasi dalam menyukseskan agenda nasional organisasi Islam terbesar di Indonesia. Selain memperoleh tambahan pendapatan, masyarakat juga merasa bangga karena wilayahnya dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35.

Tarif Sewa Rumah Capai Rp10 Juta

Lonjakan kebutuhan akomodasi turut mendorong kenaikan tarif sewa rumah di kawasan Tambakberas.

Untuk masa sewa sekitar satu pekan, harga rumah berkisar antara Rp5 juta hingga Rp10 juta, bergantung pada luas bangunan, jumlah kamar, dan fasilitas yang tersedia.

Meski tarif meningkat, minat calon penyewa tetap tinggi. Lokasi Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari area parkir dan pusat kegiatan menjadi daya tarik utama.

“Banyak tamu memilih berjalan kaki menuju lokasi muktamar dibanding harus mencari penginapan yang lebih jauh,” ungkapnya.

Calon penyewa datang dari berbagai daerah. Sebagian menghubungi pemilik rumah melalui WhatsApp, sementara lainnya datang langsung untuk melihat kondisi rumah sebelum melakukan pemesanan.

Ponpes Bahrul Ulum Siap Sambut Sekitar 6.000 Muktamirin

Muktamar NU ke-35 diperkirakan dihadiri sekitar 6.000 peserta resmi, peninjau, dan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Jumlah tersebut membuat kebutuhan penginapan di Kabupaten Jombang meningkat signifikan, sementara kapasitas hotel dinilai belum mampu menampung seluruh tamu.

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozak, mengatakan pihaknya telah membentuk tim sebagai tindak lanjut setelah pesantren ditetapkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35.

“Alhamdulillah kami sudah membentuk tim untuk menindaklanjuti keputusan PBNU. Dari sisi infrastruktur, kami optimistis Pondok Pesantren Bahrul Ulum siap menyambut para muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media, termasuk TribunJatim.com, di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Rabu (8/7/2026).

Menurut Gus Rozak, seluruh unsur pesantren berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan muktamar.

“Hasil rapat internal kami menegaskan bahwa seluruh keluarga besar pesantren akan all out menjadi tuan rumah yang baik. Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh muktamirin,” katanya.

Pelaksanaan Muktamar NU ke-35 tidak hanya menjadi agenda penting bagi organisasi, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Meningkatnya permintaan penginapan memberikan peluang usaha baru bagi warga sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan keramahan masyarakat Tambakberas dalam menyambut ribuan tamu dari berbagai daerah.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Berkah Muktamar NU ke-35 untuk Warga Tambakberas Jombang, Rumah Pribadi Disewakan Jadi Penginapan".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bacaan Ayat Kursi dan Artinya, Benarkah Bisa Mengusir Setan?
Bacaan Ayat Kursi dan Artinya, Benarkah Bisa Mengusir Setan?
Doa Harian
Sejarah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Sejarah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Aktual
Muktamar NU ke-35 Dongkrak Ekonomi Warga Tambakberas, Rumah Pribadi Ramai Disewa
Muktamar NU ke-35 Dongkrak Ekonomi Warga Tambakberas, Rumah Pribadi Ramai Disewa
Aktual
Kemenag Minta Calon Pengantin Tak Anggap Bimbingan Perkawinan Sekadar Formalitas
Kemenag Minta Calon Pengantin Tak Anggap Bimbingan Perkawinan Sekadar Formalitas
Aktual
Indonesia Jadi Negara Penerima Program Visa Package Arab Saudi, Visa Terbit Maksimal 48 Jam
Indonesia Jadi Negara Penerima Program Visa Package Arab Saudi, Visa Terbit Maksimal 48 Jam
Aktual
Penerbit Buku Keagamaan Diminta Patuhi Standar Mutu untuk Cegah Intoleransi dan Radikalisme
Penerbit Buku Keagamaan Diminta Patuhi Standar Mutu untuk Cegah Intoleransi dan Radikalisme
Aktual
Kemenag Telaah Ratusan Buku Keagamaan Islam, 42 Judul Dinyatakan Tidak Layak Edar
Kemenag Telaah Ratusan Buku Keagamaan Islam, 42 Judul Dinyatakan Tidak Layak Edar
Aktual
Lirik Sholawat Jibril Versi Panjang dan Pendek: Arab, Latin dan Artinya
Lirik Sholawat Jibril Versi Panjang dan Pendek: Arab, Latin dan Artinya
Doa Harian
Doa Iftitah Lengkap dan Pendek: Arab, Latin, serta Artinya
Doa Iftitah Lengkap dan Pendek: Arab, Latin, serta Artinya
Doa Harian
Bacaan Tahiyat Awal & Akhir Lengkap: Perbedaan & Teks
Bacaan Tahiyat Awal & Akhir Lengkap: Perbedaan & Teks
Doa Harian
Bacaan Sholawat Jibril Melimpah Rezeki: Arab, Latin, Arti
Bacaan Sholawat Jibril Melimpah Rezeki: Arab, Latin, Arti
Doa Harian
Arti Jazakallah Khairan Katsiran, Balasan & Cara Pakai
Arti Jazakallah Khairan Katsiran, Balasan & Cara Pakai
Doa Harian
Niat Mandi Taubat Nasuha Lengkap dengan Tata Cara Sholatnya
Niat Mandi Taubat Nasuha Lengkap dengan Tata Cara Sholatnya
Doa Harian
Tulisan Arab Bismillahirrahmanirrahim, Latin, Arti & Makna
Tulisan Arab Bismillahirrahmanirrahim, Latin, Arti & Makna
Doa Harian
Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir
Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar