Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Akses dan Unduh Gratis 40 Buku PAI Digital Kemenag Lewat Smart PAI

Kompas.com, 6 Agustus 2026, 08:37 WIB
Reni Susanti

Editor


JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Agama meluncurkan 40 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti yang terintegrasi dengan platform pembelajaran digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Smart PAI.

Ke-40 buku tersebut terdiri atas 39 buku PAI dan Budi Pekerti untuk jenjang PAUD/TK hingga SMA/SMK dan sekolah luar biasa (SLB), serta satu buku ajar PAI untuk perguruan tinggi umum (PTU).

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah yang tidak bisa dihindari dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran agama.

Baca juga: Jakarta Disiapkan Jadi Pusat Wakaf Produktif, Kemenag Canangkan Gerakan Rp500 Miliar

Menurut dia, perubahan cara belajar generasi muda harus direspons melalui inovasi tanpa mengurangi substansi nilai-nilai keagamaan.

"Kita harus lebih cepat mengikuti perkembangan teknologi. Anak-anak kita sekarang berbeda dengan generasi sebelumnya. Jangan sampai pendidikan agama tertinggal dari cara belajar mereka," ujar Nasaruddin saat peluncuran buku PAI dan Budi Pekerti di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Platform Smart PAI merupakan ekosistem pembelajaran berbasis web yang mengintegrasikan buku digital, kelas interaktif, perpustakaan digital, bank soal, asesmen pembelajaran, hingga asisten AI.

Berbeda dengan layanan AI generatif pada umumnya, asisten AI di Smart PAI hanya mengambil sumber pengetahuan dari 40 buku resmi yang diterbitkan Kementerian Agama.

Dengan demikian, jawaban yang diberikan tetap mengacu pada materi yang telah divalidasi secara akademik dan sesuai dengan kurikulum nasional.

Baca juga: Kemenag Perkuat Kurikulum Cinta, Apa Itu dan Bagaimana Penerapannya?

Menag menilai, kehadiran AI telah mengubah cara generasi muda memperoleh informasi.

Karena itu, buku pelajaran tidak lagi cukup berfungsi sebagai sumber bacaan, tetapi perlu terhubung dengan sistem pembelajaran digital yang lebih interaktif dan mudah diakses.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Amien Suyitno mengatakan, seluruh buku tersebut telah tersedia dalam platform Smart PAI dan dapat diakses secara daring oleh guru maupun peserta didik di seluruh Indonesia.

Melalui platform tersebut, pengguna dapat membaca dan mengunduh buku digital, mengakses bank soal, mengikuti aktivitas pembelajaran, hingga memanfaatkan fitur asisten AI yang tersedia.

Selain menghadirkan inovasi digital, buku-buku tersebut juga disusun untuk menjawab berbagai tantangan pendidikan agama di Indonesia. Salah satunya melalui integrasi program Tuntas Baca Al-Qur'an (TBQ) guna meningkatkan kemampuan literasi Al-Qur'an peserta didik.

Program tersebut dimasukkan ke dalam materi Al-Qur'an dan Hadis setelah hasil asesmen menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur'an masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

Buku-buku itu juga mengintegrasikan Kurikulum Cinta yang menanamkan lima nilai utama, yakni cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu pengetahuan, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air.

Selain itu, materi pembelajaran memuat tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.

Amien menegaskan, pemanfaatan AI dalam Smart PAI tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran guru dalam proses pembelajaran.

"Transfer pengetahuan bisa dibantu teknologi. Tetapi transfer nilai tidak akan pernah selesai dan tidak bisa digantikan oleh mesin," ujarnya.

Peluncuran Smart PAI dan 40 buku digital tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama mempercepat transformasi pendidikan agama Islam dengan memadukan kurikulum nasional, otoritas keilmuan, dan teknologi kecerdasan buatan.

Daftar buku yang diluncurkan

• Enam buku PAI dan Budi Pekerti untuk siswa SD.
• Enam buku PAI dan Budi Pekerti untuk guru SD.
• Tiga buku PAI dan Budi Pekerti untuk siswa SMP.
• Tiga buku PAI dan Budi Pekerti untuk guru SMP.
• Tiga buku PAI dan Budi Pekerti untuk siswa SMA/SMK.
• Tiga buku PAI dan Budi Pekerti untuk guru SMA/SMK.
• Dua belas buku PAI dan Budi Pekerti untuk guru SDLB, SMPLB, dan SMALB.
• Tiga buku pendamping untuk guru PAUD/TK.
• Satu buku PAI untuk Perguruan Tinggi Umum (PTU).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar