Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Amalan Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari yang Patut Diteladani

Kompas.com, 17 Agustus 2026, 18:31 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Rasulullah SAW merupakan teladan utama bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah sekaligus menjalani kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan Rasulullah SAW dalam menjaga hubungan sosial, kesehatan, kebersihan, hingga kedekatan kepada Allah SWT.

Menjelang Maulid Nabi, mengenali amalan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi contoh bagi umatnya untuk menjadi seorang muslim yang lebih baik.

Baca juga: Nama 25 Nabi dan Rasul Beserta Mukjizatnya, Lengkap dengan Ulul Azmi

10 Amalan Rasulullah SAW yang Patut Dicontoh

Kehidupan Rasulullah SAW menunjukkan bahwa ajaran Islam dapat diterapkan melalui kebiasaan sederhana dalam aktivitas sehari-hari.

Berikut sejumlah amalan Rasulullah SAW yang dapat diteladani umat Islam, seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Peristiwa Rabiul Awal: Mengenang Momen Rasulullah Lahir hingga Wafat

1. Menjaga Silaturahmi

Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi, termasuk dengan orang yang memiliki perbedaan pendapat. Silaturahmi menjadi salah satu amalan yang dapat mempererat hubungan dengan keluarga, sahabat, dan masyarakat.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menjalin hubungan silaturahmi.” (HR Bukhari dan Muslim).

2. Bangun pada Sepertiga Malam Terakhir

Salah satu kebiasaan Rasulullah SAW adalah bangun pada sepertiga malam terakhir untuk menunaikan shalat Tahajjud. Waktu tersebut menjadi kesempatan bagi seorang Muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, dan berdoa.

Dalam sebuah hadits disebutkan, “Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR Muslim).

3. Bersikap Lembut dan Pemaaf

Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang lembut dan pemaaf dalam menghadapi orang lain. Ketika mendapat perlakuan buruk, beliau tidak menjadikannya alasan untuk membalas dengan kemarahan, tetapi tetap mengedepankan kebaikan.

Sikap tersebut dapat menjadi teladan dalam membangun hubungan yang harmonis, penuh kasih, dan saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

4. Senantiasa Bersedekah

Kedermawanan juga menjadi salah satu sifat Rasulullah SAW yang patut diteladani. Beliau tetap bersedekah dalam kondisi lapang maupun sempit dan mengajarkan bahwa sedekah tidak mengurangi harta, tetapi mendatangkan keberkahan.

Membiasakan bersedekah dapat menjadi cara untuk membantu orang yang membutuhkan sekaligus melatih diri agar terhindar dari sifat kikir.

5. Menjaga Kebersihan

Rasulullah SAW memberikan teladan dalam menjaga kebersihan diri, pakaian, dan lingkungan. Beliau memperhatikan wudhu, merapikan rambut, serta mengenakan pakaian yang bersih.

Kebiasaan menjaga kebersihan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya menjaga diri dan lingkungan.

6. Bersyukur dalam Berbagai Keadaan

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk senantiasa bersyukur dalam keadaan senang maupun sulit. Salah satu bentuknya adalah membiasakan diri mengucapkan “Alhamdulillah” atas berbagai nikmat yang diterima.

Sikap syukur membantu seseorang melihat kebaikan dalam setiap keadaan sehingga hati menjadi lebih tenang dan lapang dalam menjalani kehidupan.

7. Berdoa Sebelum dan Sesudah Beraktivitas

Rasulullah SAW mengajarkan doa dalam berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari makan, tidur, hingga mengenakan pakaian. Kebiasaan berdoa membuat seorang Muslim senantiasa mengingat Allah SWT dalam setiap aktivitas.

Selain menjadi bentuk penghambaan kepada Allah SWT, doa juga menjadi sarana memohon keberkahan dan perlindungan dalam menjalani kehidupan.

8. Senantiasa Berwudhu

Rasulullah SAW juga menjaga kesucian diri dengan berwudhu. Wudhu merupakan salah satu syarat sah shalat dan memiliki keutamaan bagi seorang Muslim.

Rasulullah SAW bersabda:

"Jika seorang hamba Muslim melakukan wudhu, kemudian membasuh wajahnya, maka dosa-dosa yang dilakukan oleh mata akan keluar bersama air yang mengalir hingga tetesan terakhirnya. Jika ia membasuh kedua tangannya, maka dosa-dosa yang dikerjakan oleh tangan akan keluar bersama air hingga tetesan terakhirnya.

Jika membasuh kedua kakinya, maka dosa-dosa yang dilakukan oleh kaki akan keluar bersama air hingga tetesan terakhirnya, sehingga bersihlah dari segala dosa." (HR. Muslim)

9. Makan Secukupnya

Rasulullah SAW tidak mengajarkan umatnya untuk berlebihan dalam makan. Prinsip tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-A'raf ayat 31:

يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْ

Artinya: “Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.”

10. Mengonsumsi Tanaman Herbal

Rasulullah SAW juga dikenal memanfaatkan sejumlah bahan alami, seperti habbatussauda, kurma, dan madu. Salah satu hadits yang diriwayatkan Muslim menyebutkan keutamaan habbatussauda.

Beliau bersabda: "Jintan hitam (habbatussauda) dapat menyembuhkan segala penyakit kecuali kematian." (HR. Muslim)

Meneladani Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari

Berbagai kebiasaan Rasulullah SAW menunjukkan bahwa keteladanan tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga mencakup hubungan sosial, kebersihan, pola makan, dan cara menjalani aktivitas sehari-hari.

Amalan tersebut dapat diterapkan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.

Meneladani Rasulullah SAW juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki akhlak dan meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

Dengan membiasakan amalan baik secara konsisten, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat tercermin dalam kehidupan pribadi maupun hubungan dengan sesama.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
50 Ucapan Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un untuk Kabar Duka Cita
50 Ucapan Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji'un untuk Kabar Duka Cita
Aktual
10 Amalan Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari yang Patut Diteladani
10 Amalan Rasulullah SAW dalam Kehidupan Sehari-hari yang Patut Diteladani
Aktual
HUT ke-81 RI, Ketum MUI Ajak Masyarakat Rawat Persatuan NKRI
HUT ke-81 RI, Ketum MUI Ajak Masyarakat Rawat Persatuan NKRI
Aktual
HUT ke-81 RI, Ketua Bidang Fatwa MUI Ajak Masyarakat Jaga Moral dan Ketahanan Keluarga
HUT ke-81 RI, Ketua Bidang Fatwa MUI Ajak Masyarakat Jaga Moral dan Ketahanan Keluarga
Aktual
Nama 25 Nabi dan Rasul Beserta Mukjizatnya, Lengkap dengan Ulul Azmi
Nama 25 Nabi dan Rasul Beserta Mukjizatnya, Lengkap dengan Ulul Azmi
Aktual
Waketum MUI: Kemerdekaan RI Harus Diisi dengan Karya Nyata dan Menjaga Ukhuwah Wathaniyah
Waketum MUI: Kemerdekaan RI Harus Diisi dengan Karya Nyata dan Menjaga Ukhuwah Wathaniyah
Aktual
Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemerdekaan Harus Bermuara pada Kemakmuran Rakyat
Haedar Nashir: Indonesia Milik Bersama, Kemerdekaan Harus Bermuara pada Kemakmuran Rakyat
Aktual
100 Tahun Gontor, Pesantren Ditawarkan Jadi Model Pendidikan Holistik Dunia
100 Tahun Gontor, Pesantren Ditawarkan Jadi Model Pendidikan Holistik Dunia
Aktual
Mendaki Gunung Bukan Sekadar Mengejar Puncak, Bisa Jadi Ruang Muhasabah
Mendaki Gunung Bukan Sekadar Mengejar Puncak, Bisa Jadi Ruang Muhasabah
Aktual
Unsur Islam di Balik Pemilihan Tanggal Proklamasi 17 Agustus 1945
Unsur Islam di Balik Pemilihan Tanggal Proklamasi 17 Agustus 1945
Aktual
HUT ke-81 RI, MUI Ajak Masyarakat Perkuat Moral dan Ketahanan Keluarga
HUT ke-81 RI, MUI Ajak Masyarakat Perkuat Moral dan Ketahanan Keluarga
Aktual
HUT RI, Menag Ajak Umat Bantu Korban Gempa: Agama Tak Hanya Bicara Langit
HUT RI, Menag Ajak Umat Bantu Korban Gempa: Agama Tak Hanya Bicara Langit
Aktual
Menko Polkam Sebut Bendera Merah Putih Wajib Dihormati, Bagaimana Pandangan Islam?
Menko Polkam Sebut Bendera Merah Putih Wajib Dihormati, Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
Kisah Umar bin Khattab, Menolak Kenikmatan yang Tak Dirasakan Rakyat
Kisah Umar bin Khattab, Menolak Kenikmatan yang Tak Dirasakan Rakyat
Aktual
Gempa M 7,7 NTT, Cerita Mahasiswa KKN UMY yang Putar Haluan Jadi Relawan
Gempa M 7,7 NTT, Cerita Mahasiswa KKN UMY yang Putar Haluan Jadi Relawan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar