Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Khatib Membaca Doa Khutbah Jumat, Apakah Makmum Harus Mengucapkan Aamiin?

Kompas.com, 20 Agustus 2026, 15:08 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Doa yang dibaca khatib saat khutbah Jumat merupakan bagian dari rangkaian khutbah, sehingga ketentuan yang berlaku selama khutbah juga berlaku ketika doa disampaikan.

Salah satu ketentuannya, makmum wajib mendengarkan khutbah dan menjaga ketenangan hingga khatib selesai menyampaikan khutbah.

Baca juga: Bacaan Bilal Shalat Jumat: Arab, Latin, dan Artinya, serta Tata Cara Melaksanaannya

Makmum Wajib Mendengarkan Khutbah Jumat

Makmum atau jamaah shalat Jumat diperintahkan untuk mendengarkan khatib ketika sedang menyampaikan khutbah.

Ketentuan ini ditegaskan dalam hadis Rasulullah saw yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah:

Baca juga: Hukum Main HP Saat Khutbah Jumat, Apakah Membatalkan Shalat? Ini Penjelasannya

“Apabila engkau berkata kepada sahabat-sahabatmu ‘diam’ pada hari Jum’at padahal imam (khatib) sedang berkhutbah, maka sesungguhnya engkau telah berbuat sia-sia”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah).

Hadis tersebut menjelaskan bahwa berbicara ketika khatib sedang menyampaikan khutbah termasuk perbuatan sia-sia.

Bahkan, perkataan yang dimaksudkan untuk menegur jamaah lain agar diam tetap termasuk perkataan yang tidak semestinya dilakukan ketika khutbah berlangsung.

Apakah Makmum Harus Mengucapkan Aamiin?

Ketentuan untuk diam dan mendengarkan juga berlaku ketika khatib membaca doa dalam khutbah Jumat.

Makmum hendaknya menyimak doa tersebut dengan khusyuk dan tidak mengucapkan kata “aamiin” dengan suara yang terdengar.

Kewajiban makmum ketika khatib membaca doa adalah mendengarkan, bukan mengaminkan doa dengan mengeluarkan suara.

Mengucapkan “aamiin” secara lisan, terlebih dengan suara nyaring, dapat menimbulkan kegaduhan dan membuat ucapan khatib tidak terdengar dengan jelas.

Dengan demikian, makmum tidak perlu mengucapkan “aamiin” secara nyaring saat khatib membaca doa khutbah Jumat.

Jamaah cukup menyimak dan menjaga ketenangan sebagai bagian dari adab selama khutbah berlangsung.

Sikap Makmum Saat Khatib Membaca Doa

Saat khatib menyampaikan doa, makmum sebaiknya tetap diam, fokus mendengarkan, dan menjaga kekhusyukan.

Tidak perlu menyahut dengan ucapan “aamiin” karena suasana khutbah menuntut jamaah untuk mendengarkan penyampaian khatib.

Sikap tersebut juga menjaga agar doa yang dibaca khatib dapat didengar dengan jelas oleh seluruh jamaah.

Dengan tidak berbicara atau mengeluarkan suara, makmum tetap mengikuti rangkaian khutbah Jumat sesuai ketentuan yang berlaku.

Jadi, saat khatib membaca doa dalam khutbah Jumat, makmum hendaknya mendengarkan dengan khusyuk.

Makmum tidak perlu mengucapkan “aamiin” dengan suara nyaring karena dapat mengganggu ketenangan dan kejelasan khutbah.

Menjaga diam dan menyimak menjadi sikap yang semestinya dilakukan hingga khutbah selesai.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar