Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Hikmah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi Umat Islam

Kompas.com, 22 Agustus 2026, 07:58 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah sekaligus mengambil pelajaran dari akhlak dan perjuangannya.

Maulid Nabi umumnya diperingati pada 12 Rabiul Awal dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

Baca juga: Maulid Nabi: Sejarah, Makna, dan Tradisi Peringatannya di Indonesia

Di Indonesia, peringatan Maulid Nabi hadir dalam bentuk pengajian, pembacaan selawat, zikir, pembacaan sejarah Nabi hingga kegiatan sosial.

7 Hikmah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Lebih dari sekadar perayaan, Maulid Nabi dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah dan menerapkan keteladanannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Contoh Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW yang Menyentuh, Penuh Makna dan Doa

1. Meningkatkan Kecintaan kepada Rasulullah

Salah satu hikmah utama memperingati Maulid Nabi adalah menumbuhkan dan memperkuat rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Melalui pembacaan kisah kehidupan dan perjuangan Rasulullah, umat Islam dapat mengenal lebih dekat sosok yang menjadi teladan dalam menjalankan kehidupan.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut peringatan Maulid dapat menjadi sarana menanamkan kecintaan kepada Rasulullah lintas generasi. Kecintaan tersebut diharapkan mendorong umat untuk mengikuti ajaran dan keteladanan beliau.

2. Meneladani Akhlak Rasulullah

Maulid Nabi juga menjadi pengingat agar umat Islam tidak hanya mengenal sejarah Rasulullah, tetapi berusaha menerapkan akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Al Quran dalam Surah Al-Ahzab ayat 21 menyebut Rasulullah sebagai uswah hasanah atau teladan yang baik bagi orang-orang yang berharap kepada Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.

Keteladanan tersebut dapat diterapkan melalui sikap jujur, sabar, amanah, adil, penyayang dan peduli terhadap sesama.

3. Meningkatkan Keimanan

Peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT serta Rasul-Nya.

MUI pada peringatan Maulid Nabi 2024 mengingatkan agar momentum tersebut digunakan untuk meningkatkan keimanan sekaligus mengenal lebih baik sikap dan kepribadian Rasulullah SAW.

Dengan demikian, peringatan Maulid tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi dorongan untuk memperbaiki ibadah dan perilaku.

4. Mengingat Kembali Perjuangan Rasulullah

Kisah perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan ajaran Islam dapat menjadi pelajaran bagi umat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Dalam kegiatan Maulid, kisah atau sirah nabawiyah sering dibacakan agar masyarakat kembali mengingat perjalanan hidup, perjuangan dan keteladanan Rasulullah.

Dari kisah tersebut, umat dapat mempelajari pentingnya kesabaran, keteguhan hati dan keberanian dalam mempertahankan kebenaran.

5. Memperbanyak Selawat

Maulid Nabi juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Di berbagai daerah, peringatan Maulid diisi dengan pembacaan selawat dan syair yang berisi pujian kepada Rasulullah. Tradisi tersebut menjadi salah satu bentuk ungkapan kecintaan kepada Nabi.

Selain menjadi bagian dari kegiatan keagamaan, selawat dapat menjadi pengingat agar umat semakin mengenal dan mencintai Rasulullah.

6. Mempererat Persaudaraan

Peringatan Maulid Nabi umumnya dilakukan secara bersama-sama sehingga dapat menjadi sarana mempererat hubungan antarsesama.

Masyarakat dapat berkumpul dalam kegiatan pengajian, pembacaan selawat, doa bersama, makan bersama hingga kegiatan berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus menjaga hubungan baik di tengah masyarakat.

7. Menjadikan Maulid sebagai Momentum Memperbaiki Diri

Hikmah penting dari peringatan Maulid adalah menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kementerian Agama dalam salah satu kegiatan peringatan Maulid pada 2025 menekankan bahwa Maulid seharusnya tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengambil hikmah dari perjuangan Rasulullah, memperbanyak selawat dan meneladani akhlaknya.

Karena itu, peringatan Maulid dapat dijadikan waktu untuk mengevaluasi diri, mulai dari hubungan dengan Allah, keluarga, lingkungan hingga masyarakat.

Maulid Nabi Bukan Sekadar Perayaan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki bentuk yang beragam di tengah masyarakat. Perbedaan tradisi tersebut tidak mengubah tujuan utama yang ingin diambil, yakni mengenang Rasulullah dan menjadikan kehidupannya sebagai bahan pembelajaran.

Bagi umat Islam, momentum ini dapat diisi dengan kegiatan yang memperkuat ibadah, memperbanyak selawat, mempelajari sejarah Nabi, memperbaiki akhlak dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Dengan demikian, hikmah Maulid Nabi tidak hanya dirasakan ketika peringatan berlangsung, tetapi juga melalui perubahan sikap dan perilaku setelahnya.

Keteladanan Rasulullah diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui momentum Maulid, umat Islam dapat memperkuat kecintaan kepada Nabi sekaligus menjadikan akhlak dan perjuangannya sebagai pedoman.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Contoh Teks Sambutan Acara Maulid Nabi di RT, RW, dan Kelurahan
Contoh Teks Sambutan Acara Maulid Nabi di RT, RW, dan Kelurahan
Aktual
Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah yang Singkat dan Lengkap
Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah yang Singkat dan Lengkap
Aktual
Forum Ustadz Muda Bima Kirim Bantuan 1 Ton Beras ke NTT dengan Perahu
Forum Ustadz Muda Bima Kirim Bantuan 1 Ton Beras ke NTT dengan Perahu
Aktual
Tak Sekadar Ramah, Panitia Muktamar NU Perketat Verifikasi Peserta Resmi
Tak Sekadar Ramah, Panitia Muktamar NU Perketat Verifikasi Peserta Resmi
Aktual
Derry Sulaiman dan Willi Salim Hadiri Ijazah Kubro Dalailul Khairat, 3.000 Peserta Membeludak
Derry Sulaiman dan Willi Salim Hadiri Ijazah Kubro Dalailul Khairat, 3.000 Peserta Membeludak
Aktual
Deretan Da'i Nasional Siap Meriahkan Tabligh Akbar Nasional dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal
Deretan Da'i Nasional Siap Meriahkan Tabligh Akbar Nasional dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal
Aktual
Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Menjadi yang Tertinggi dalam 11 Tahun
Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 Menjadi yang Tertinggi dalam 11 Tahun
Aktual
4 Peristiwa Penting dalam Kisah Hidup Nabi Muhammad SAW
4 Peristiwa Penting dalam Kisah Hidup Nabi Muhammad SAW
Aktual
Nama Anak dan Cucu Nabi Muhammad SAW serta Kisah Kehidupannya
Nama Anak dan Cucu Nabi Muhammad SAW serta Kisah Kehidupannya
Aktual
7 Hikmah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi Umat Islam
7 Hikmah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi Umat Islam
Aktual
Maulid Nabi: Sejarah, Makna, dan Tradisi Peringatannya di Indonesia
Maulid Nabi: Sejarah, Makna, dan Tradisi Peringatannya di Indonesia
Aktual
Sejarah Kehidupan Nabi Muhammad SAW dari Kelahiran hingga Wafat
Sejarah Kehidupan Nabi Muhammad SAW dari Kelahiran hingga Wafat
Aktual
Hidayat Nur Wahid Soroti Kerapuhan Mental Generasi Muda, Pesantren Dinilai Punya Jawaban
Hidayat Nur Wahid Soroti Kerapuhan Mental Generasi Muda, Pesantren Dinilai Punya Jawaban
Aktual
Bolehkah Zakat Diberikan kepada Korban Bencana? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Bolehkah Zakat Diberikan kepada Korban Bencana? Ini Penjelasan Muhammadiyah
Aktual
Apa yang Dilakukan Muslim Saat Bangun Tidur? Ini Adab dalam Islam
Apa yang Dilakukan Muslim Saat Bangun Tidur? Ini Adab dalam Islam
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar