Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Keutamaan Membaca Shalawat saat Memperingati Maulid Nabi

Kompas.com, 24 Agustus 2026, 18:09 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 25 Agustus 2026 atau 12 Rabiul Awal 1448 H, umat Islam dianjurkan memperbanyak membaca shalawat.

Membaca shalawat menjadi salah satu amalan yang dapat dilakukan untuk mengisi momentum peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah.

Selain menjadi ungkapan cinta dan syukur, membaca shalawat saat Maulid Nabi diyakini memiliki sejumlah keutamaan bagi umat Islam.

Baca juga: Lirik Sholawat Ya Hanana - Habib Syech: Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahan

8 Keutamaan Membaca Shalawat saat Maulid Nabi

Dilansir dari Antara, berikut delapan keutamaan membaca shalawat yang dapat menjadi amalan pada momentum Maulid Nabi 2026.

Baca juga: Lirik Sholawat Jibril Versi Panjang & Pendek (Arab, Latin, Arti)

1. Allah dan malaikat bershalawat untuk yang membaca

Salah satu keutamaan membaca shalawat adalah mendapatkan shalawat dari Allah dan para malaikat. Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa bershalawat untukku sekali, maka Allah dan malaikat-Nya akan bershalawat untuknya 70 kali."

2. Allah mengangkat derajat, menuliskan kebaikan, dan menghapus dosa

Membaca shalawat juga menjadi amalan yang memiliki keutamaan berupa pengangkatan derajat, penambahan kebaikan, serta penghapusan dosa. Dari Abu Burdah bin Niyar, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa bershalawat kepadaku secara ikhlas, Allah akan mengangkat derajatnya, memberinya kebaikan, dan menghapus dosa sepuluh kali."

3. Mendapatkan pahala sepuluh kali lipat

Keutamaan lainnya adalah memperoleh pahala sepuluh kali lipat dari shalawat yang dibaca. Dalam hadis disebutkan, "Siapa yang bershalawat untukku sekali, maka Allah bershalawat untuknya sepuluh kali."

4. Rasulullah SAW juga bershalawat untuk pembaca

Orang yang membaca shalawat juga disebut mendapatkan balasan shalawat dari Rasulullah SAW. Diriwayatkan dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang bershalawat untukku maka shalawat itu akan sampai padaku dan aku akan bershalawat untuknya, dan baginya akan dicatat 10 kebaikan."

5. Penghapus dosa dan pelindung dari neraka

Membaca shalawat juga disebut memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa dan pelindung dari neraka. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa siapa yang bershalawat pagi dan malam karena cinta yang mendalam, Allah akan mengampuni dosa-dosanya pada hari tersebut.

6. Mendapat syafaat Nabi di hari kiamat

Shalawat menjadi salah satu sebab Rasulullah SAW memberikan syafaat kepada orang yang membacanya di hari akhir. Karena itu, memperbanyak shalawat dapat menjadi amalan yang dilakukan umat Islam sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

7. Membebaskan dari kemiskinan dan menerima keberkahan

Umat yang rajin bershalawat dijanjikan terhindar dari kefakiran serta dilimpahi kebaikan dan keberkahan. Keutamaan ini menjadi salah satu alasan shalawat banyak diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

8. Menjadi manusia paling utama di sisi Rasulullah SAW

Orang yang banyak bershalawat akan menjadi manusia yang paling utama di sisi Rasulullah SAW di akhirat. Keutamaan tersebut menjadi dorongan bagi umat Islam untuk memperbanyak shalawat sebagai bagian dari amalan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengapa Dianjurkan Membaca Shalawat saat Maulid Nabi?

Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Membaca shalawat pada kesempatan ini menjadi amalan yang dapat menguatkan spiritualitas sekaligus menghidupkan tradisi keislaman.

Selain itu, membaca shalawat dapat menjadi pengingat terhadap perjuangan dan ajaran Nabi Muhammad SAW yang menjadi teladan bagi umat Islam.

Momentum Maulid Nabi juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan iman, memperbaiki akhlak, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

Memperbanyak shalawat saat Maulid Nabi dapat menjadi salah satu bentuk kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW. Amalan tersebut juga dapat menjadi pengingat untuk terus meneladani akhlak dan ajaran Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan memperbanyak shalawat di bulan kelahiran Nabi SAW, semoga umat Islam mendapat cintanya, syafaat di hari akhir, dan keberkahan yang melimpah di dunia dan akhirat.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar