Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Persiapan MTQ Nasional 2026 di Semarang Sudah Mencapai 80 Persen

Kompas.com, 1 September 2026, 20:28 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang pada 11–20 September 2026.

Persiapan mencakup arena musabaqah, layanan kafilah, transportasi, kesehatan, hingga koordinasi kedatangan peserta dari 38 provinsi.

Baca juga: MTQ Nasional ke-31 Gelar Eksibisi Tilawah Al Quran Bahasa Isyarat

Persiapan Arena MTQ Nasional 2026

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Iwanuddin Iskandar di Semarang, Selasa, mengatakan pihaknya baru saja melaksanakan technical meeting terkait kesiapan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI.

Agenda tersebut meliputi Pemaparan Kesiapan Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026, penetapan peserta, serta technical meeting yang berlangsung di Jakarta.

Baca juga: Panitia Ungkap Skema Penilaian Juara Umum MTQ Nasional ke-31 di Semarang

Menurut Iwanuddin, seluruh persiapan terus dikawal secara bersama untuk memastikan rangkaian MTQ Nasional 2026 berjalan lancar. Kesiapan yang menjadi perhatian meliputi tempat pelaksanaan, pelayanan kafilah, transportasi, kesehatan, serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya.

"Saat ini, terpantau sejak kemarin, kami secara berkelanjutan melakukan pemantauan di Lapangan Simpang Lima yang akan menjadi lokasi utama," katanya.

Dari 12 arena musabaqah yang disiapkan, masih terdapat lima arena yang dalam tahap penyelesaian, termasuk arena utama di Lapangan Simpang Lima Semarang.

"Kami memantau secara langsung berbagai persiapan, yang telah mencapai perkembangan 80 persen. Pihak ketiga yang telah ditetapkan menjadi penyedia, telah bekerja maksimal sesuai jadwal yang ditetapkan," katanya.

Iwanuddin mengatakan kesiapan arena menjadi salah satu fokus utama karena pelaksanaan MTQ Nasional XXXI akan berlangsung di berbagai lokasi di Kota Semarang.

Selain Lapangan Simpang Lima sebagai arena utama, sejumlah lokasi yang digunakan antara lain Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo, Auditorium Kanwil Kemenag Jawa Tengah, serta sejumlah gedung di lingkungan Universitas Diponegoro.

Sekitar 2.833 Kafilah dan Ofisial Diperkirakan Hadir

Pemprov Jawa Tengah juga terus mematangkan kesiapan menyambut kedatangan peserta MTQ Nasional XXXI.

Hasil koordinasi Liaison Officer (LO) dengan 38 provinsi memperkirakan sekitar 2.833 kafilah dan ofisial akan datang ke Jawa Tengah.

Jumlah tersebut masih dapat bertambah karena peserta diperkirakan datang bersama pendamping dan rombongan lainnya.

Secara keseluruhan, jumlah orang yang terlibat dalam rangkaian MTQN diperkirakan mencapai 7.000 orang.

Untuk memperkuat pelayanan kepada kafilah, Pemprov Jawa Tengah melibatkan 190 ASN dari 38 perangkat daerah sebagai LO.

Mereka akan mendampingi kafilah mulai dari kedatangan, selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, hingga kepulangan.

Ratusan Armada Disiapkan untuk Mobilitas

Dukungan transportasi juga disiapkan untuk menunjang mobilitas selama MTQ Nasional XXXI berlangsung.

Panitia menyediakan 15 bus dengan kapasitas 50 penumpang, lima truk box, 63 unit minibus, serta 76 unit mobil.

Seluruh armada tersebut akan digunakan untuk kebutuhan penjemputan dan pengantaran serta mobilitas kafilah, dewan hakim, panitera, dan panitia selama pelaksanaan musabaqah.

Layanan Kesehatan Disiagakan 24 Jam

Dari aspek kesehatan, layanan medis disiapkan selama 24 jam sejak 11 hingga 20 September 2026. Tim kesehatan akan ditempatkan di sejumlah titik, mulai dari lokasi registrasi, arena utama, arena musabaqah, area pameran, sekretariat, hingga hotel tempat kafilah menginap.

Pemprov Jawa Tengah juga telah menyiapkan sejumlah rumah sakit sebagai fasilitas rujukan. Rumah sakit tersebut meliputi RSUP Dr Kariadi, RS Nasional Diponegoro, RS KRMT Wongsonegoro, SMC RS Telogorejo, dan RSUD Dr Adhyatma, MPH Tugurejo.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Contoh Teks MC Hari Santri 2026, Lengkap dari Pembukaan hingga Penutup
Contoh Teks MC Hari Santri 2026, Lengkap dari Pembukaan hingga Penutup
Aktual
PP Muhammadiyah Keluarkan Pernyataan Resmi soal Karhutla, Desak Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan
PP Muhammadiyah Keluarkan Pernyataan Resmi soal Karhutla, Desak Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan
Aktual
5 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Santri 2026, Singkat dan Lengkap
5 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Santri 2026, Singkat dan Lengkap
Aktual
10 Teks Pidato Hari Santri 2026 Lengkap dengan Dalil Al-Qur’an
10 Teks Pidato Hari Santri 2026 Lengkap dengan Dalil Al-Qur’an
Aktual
5 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Santri 2026
5 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Santri 2026
Aktual
2 Tahun Prabowo-Gibran, Bagaimana Pengelolaan Dana Haji Rp 184 Triliun?
2 Tahun Prabowo-Gibran, Bagaimana Pengelolaan Dana Haji Rp 184 Triliun?
Aktual
GP Ansor Dorong KH Abbas Abdul Jamil Jadi Pahlawan Nasional, Ini Jejak Perjuangannya
GP Ansor Dorong KH Abbas Abdul Jamil Jadi Pahlawan Nasional, Ini Jejak Perjuangannya
Aktual
Teks Resolusi Jihad untuk Upacara Hari Santri 2026, Lengkap dengan Link PDF
Teks Resolusi Jihad untuk Upacara Hari Santri 2026, Lengkap dengan Link PDF
Aktual
Susunan Upacara Hari Santri 2026 Resmi Kemenag untuk Madrasah dan Pesantren
Susunan Upacara Hari Santri 2026 Resmi Kemenag untuk Madrasah dan Pesantren
Aktual
Teks Doa dan Susunan Upacara Hari Santri 2026 Resmi Kemenag
Teks Doa dan Susunan Upacara Hari Santri 2026 Resmi Kemenag
Aktual
Teks Ikrar dan Doa Upacara Hari Santri 2026 Resmi Kemenag, Lengkap dengan Link Download
Teks Ikrar dan Doa Upacara Hari Santri 2026 Resmi Kemenag, Lengkap dengan Link Download
Aktual
Teks Doa Upacara Hari Santri 22 Oktober 2026 Resmi Kemenag, Lengkap dengan Link Download
Teks Doa Upacara Hari Santri 22 Oktober 2026 Resmi Kemenag, Lengkap dengan Link Download
Aktual
Ketika Niat Baik Berujung Salah, Bagaimana Islam Memandangnya?
Ketika Niat Baik Berujung Salah, Bagaimana Islam Memandangnya?
Aktual
Kemenhaj Tetapkan Jadwal Haji 2027, Jemaah Mulai Masuk Asrama 10 April
Kemenhaj Tetapkan Jadwal Haji 2027, Jemaah Mulai Masuk Asrama 10 April
Aktual
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Pembenahan Haji dan PR yang Belum Tuntas
Dua Tahun Prabowo-Gibran: Pembenahan Haji dan PR yang Belum Tuntas
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar