Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dua Hafidz Muda Kaltim Wakili Indonesia di MTQ Internasional Maroko

Kompas.com, 9 Agustus 2026, 14:15 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Dua hafidz muda binaan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kembali dipercaya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Keduanya resmi ditunjuk sebagai delegasi Indonesia pada ajang Mohammed VI International Prize for the Memorization, Recitation, and Interpretation of the Holy Quran yang digelar di Rabat, Maroko.

Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kaltim sekaligus Ketua LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni, mengatakan dua hafidz tersebut merupakan Muhammad Andi Saputra dan Aljuanda Kurniansyah.

Andi merupakan Juara I Tafsir Bahasa Arab Putra pada STQH Nasional 2025. Sementara Aljuanda meraih Juara I Tahfiz 5 Juz Putra pada ajang yang sama.

Baca juga: Bagian dari Syiar Islam, MTQ Jawa Barat Tetap Digelar, Ini Jadwalnya

“Alhamdulillah, Kaltim kembali dipercaya mewakili Indonesia. Kemarin delegasi sudah bertolak ke Maroko melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Semoga langkah mereka dimudahkan untuk meraih juara,” ujar Sri Wahyuni di Samarinda, Minggu (9/8/2026).

Andi dan Aljuanda Turun di Cabang Berbeda

Dalam kompetisi internasional tersebut, Muhammad Andi Saputra akan bertanding pada cabang Tafsir.

Sementara Aljuanda Kurniansyah mengikuti kompetisi pada cabang Tajwid dan Tahfiz.

Keduanya merupakan hasil pembinaan LPTQ Kaltim yang sebelumnya telah menunjukkan prestasi pada ajang STQH Nasional 2025.

Sri Wahyuni berharap keikutsertaan kedua hafidz muda tersebut dapat kembali menghasilkan prestasi terbaik sekaligus memperkuat kiprah Kaltim dalam pembinaan generasi penghafal Al-Qur'an.

Minta Doa Masyarakat Kaltim

Sri Wahyuni mengajak seluruh masyarakat Kaltim memberikan dukungan dan doa bagi kedua delegasi Indonesia tersebut.

Ia berharap Andi dan Aljuanda mampu menjalani seluruh rangkaian kompetisi dengan lancar dan membawa pulang prestasi.

“Semoga tahun ini kita bisa kembali membawa pulang gelar juara. Ini akan menambah catatan prestasi internasional yang lahir dari hasil pembinaan secara terstruktur dan masif bagi anak-anak kita,” harapnya.

Menurut Sri Wahyuni, keberhasilan tersebut juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai, mempelajari, dan menghafalkan Al-Qur'an.

Bukan Kali Pertama Hafidz Kaltim Berprestasi di Maroko

Keikutsertaan hafidz binaan LPTQ Kaltim dalam ajang internasional di Maroko bukan kali pertama.

Pada edisi sebelumnya, hafidz muda binaan LPTQ Kaltim Ahmad Fadhil juga dipercaya menjadi delegasi Indonesia.

Baca juga: APBD Garut Defisit, Dedi Mulyadi Ambil Alih MTQ Tingkat Provinsi Jabar

Ahmad Fadhil berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Juara II pada cabang hafalan 5 juz dan tilawah.

Prestasi tersebut menjadi catatan penting bagi program pembinaan LPTQ Kaltim sekaligus membuka peluang bagi lahirnya lebih banyak hafidz dan qari berprestasi yang mampu membawa nama Indonesia ke tingkat dunia.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Doa Selamat Dunia Akhirat: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Doa Selamat Dunia Akhirat: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Ijab Kabul Bahasa Arab: Teks, Latin, Arti, dan Tata Caranya
Ijab Kabul Bahasa Arab: Teks, Latin, Arti, dan Tata Caranya
Doa dan Niat
Imbas Kabut Asap, Kemenag Kaltara Terapkan Belajar dari Rumah bagi RA, Madrasah dan Pesantren
Imbas Kabut Asap, Kemenag Kaltara Terapkan Belajar dari Rumah bagi RA, Madrasah dan Pesantren
Aktual
Kaltim Masuk 5 Besar MTQ KORPRI Tingkat Nasional 2026, Raih 14 Medali
Kaltim Masuk 5 Besar MTQ KORPRI Tingkat Nasional 2026, Raih 14 Medali
Aktual
Ketum PBNU Gus Kikin Pulang ke Tebuireng, Disambut Ribuan Santri dan Lantunan Ya Lal Wathan
Ketum PBNU Gus Kikin Pulang ke Tebuireng, Disambut Ribuan Santri dan Lantunan Ya Lal Wathan
Aktual
Perbedaan Rais Aam dan Ketum PBNU: Tugas, Wewenang, dan Aturan Jabatan Politik
Perbedaan Rais Aam dan Ketum PBNU: Tugas, Wewenang, dan Aturan Jabatan Politik
Aktual
Terapkan Standar Baru, Seleksi Petugas Haji 2027 Gandeng BKN dan Terapkan Segel Ruangan
Terapkan Standar Baru, Seleksi Petugas Haji 2027 Gandeng BKN dan Terapkan Segel Ruangan
Aktual
6 Prinsip dan Karakter Kepemimpinan Muhammadiyah Menurut Haedar Nashir
6 Prinsip dan Karakter Kepemimpinan Muhammadiyah Menurut Haedar Nashir
Aktual
Rais Aam PBNU Ungkap 3 Ayat Pijakan NU di Abad Kedua, dari Ekonomi hingga Ekologi
Rais Aam PBNU Ungkap 3 Ayat Pijakan NU di Abad Kedua, dari Ekonomi hingga Ekologi
Aktual
5 Amalan Sebelum Tidur dalam Islam, dari Berwudu hingga Membaca Doa
5 Amalan Sebelum Tidur dalam Islam, dari Berwudu hingga Membaca Doa
Aktual
Profil KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Ketum PBNU 2026-2031
Profil KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Ketum PBNU 2026-2031
Aktual
Donor ASI Diperbolehkan dalam Islam, Kejelasan Sumber dan Konsekuensi Kemahraman Jadi Perhatian
Donor ASI Diperbolehkan dalam Islam, Kejelasan Sumber dan Konsekuensi Kemahraman Jadi Perhatian
Aktual
Muktamar Ke-35 NU Selesai, Ini Sejumlah Keputusan Strategis yang Dihasilkan
Muktamar Ke-35 NU Selesai, Ini Sejumlah Keputusan Strategis yang Dihasilkan
Aktual
Ucapkan Selamat ke Kiai Miftah dan Gus Kikin, Gus Yusuf: Saatnya Kembali Guyub
Ucapkan Selamat ke Kiai Miftah dan Gus Kikin, Gus Yusuf: Saatnya Kembali Guyub
Aktual
Puasa Senin Kamis: Niat, Tata Cara, Waktu, dan Keutamaannya
Puasa Senin Kamis: Niat, Tata Cara, Waktu, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar