Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pesan Ulama Palestina untuk Umat Islam: Al-Aqsa Milik Kita Semua

Kompas.com, 4 September 2026, 09:11 WIB
Reni Susanti

Editor


JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Persatuan Ulama Dunia asal Palestina, Syekh Dr Muhammad Al-Hajj, mengatakan Masjid Al-Aqsa bukan hanya menjadi milik rakyat Palestina, tetapi juga bagian dari kepedulian umat Islam di seluruh dunia.

Karena itu, ia mengajak umat Islam untuk turut menjaga Al-Aqsa serta memperjuangkan hak-hak masyarakat Palestina.

"Al-Aqsa bukanlah milik Palestina, melainkan Al-Aqsa adalah milik kita semua, milik seluruh umat Islam yang ada di dunia," ujar Muhammad Al-Hajj dikutip dari laman MUI, Jumat (4/9/2026).

Menurut dia, kepedulian terhadap Palestina tidak hanya berangkat dari ikatan keagamaan, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan.

Baca juga: Muhammadiyah dan Umana Al-Aqsa Jajaki Kerja Sama Rekonstruksi Gaza

Sampaikan Salam dari Palestina untuk Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Al-Hajj menyampaikan salam dari masyarakat Palestina dan para penjaga Al-Aqsa kepada masyarakat Indonesia.

Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Menurut dia, solidaritas tersebut menunjukkan adanya kepedulian terhadap kondisi masyarakat Palestina sekaligus Masjid Al-Aqsa.

Muhammad Al-Hajj mengingatkan bahwa sesama orang beriman merupakan saudara sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an. Atas dasar itu pula, menurut dia, Al-Aqsa tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan masyarakat Palestina.

Menjaga Masjid Al-Aqsa dan memperjuangkan hak-hak masyarakat Palestina, kata dia, merupakan tanggung jawab bersama.

Baca juga: Imam Besar Masjid Al-Aqsa Tolak RUU Israel Batasi Pengeras Suara Azan

Soroti Kekerasan terhadap Warga Palestina

Muhammad Al-Hajj juga menyoroti kekerasan yang masih dialami masyarakat Palestina.

Ia menggunakan peristiwa pembakaran Masjid Al-Aqsa sebagai gambaran bahwa penderitaan masyarakat Palestina tidak berhenti pada satu peristiwa sejarah.

Menurut dia, "api" yang dihadapi Palestina saat ini hadir dalam bentuk kekerasan, penangkapan, pengusiran, dan penghancuran bangunan.

"Pembakaran itu ada setiap hari, setiap hari api itu menyala, api kebencian, penangkapan para ulama, anak-anak kecil, para wanita, pengusiran dari tanah air, penghancuran setiap rumah dan pembangunan yang ada," tuturnya.

Ia juga menyebut kerusakan bangunan di wilayah Palestina telah mencapai sekitar 98 persen.

Namun, dalam pernyataannya, Muhammad Al-Hajj tidak memerinci wilayah yang dimaksud maupun sumber data yang menjadi dasar angka tersebut.

Ajak Indonesia Terus Dukung Palestina

Muhammad Al-Hajj kemudian mengajak pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan terhadap upaya menghentikan penderitaan warga Palestina serta mendorong terwujudnya perdamaian dan kemerdekaan.

"Hukumatan wa sya'ban, baik pemerintah maupun rakyatnya, bersama-sama kita hentikan seluruh pembakaran ini. Bersama-sama kita perjuangkan kemerdekaan dan perdamaian yang ada di Palestina," ujarnya.

Menurut dia, dukungan terhadap Palestina tidak semata-mata berkaitan dengan keimanan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan.

Kegiatan SIMATINA 2026 turut dirangkaikan dengan peluncuran kantor pusat Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine (APCQP).

Kegiatan tersebut digelar dengan dukungan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI serta pimpinan MPR dan DPR RI.

Pada akhir sambutannya, Muhammad Al-Hajj mendoakan masyarakat yang terus memberikan dukungan kepada Palestina.

Ia juga mendoakan Indonesia agar tetap menjadi negara yang aman dan mendapat keberkahan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Kisah UMKM Lokal yang Meraup Rezeki di Gelaran MTQ Nasional 2026
Kisah UMKM Lokal yang Meraup Rezeki di Gelaran MTQ Nasional 2026
Aktual
6 Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional 2026, Ini Daftar Nama dan Nilainya
6 Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional 2026, Ini Daftar Nama dan Nilainya
Aktual
Khutbah Jumat 18 September 2026: Makna Sejarah Masjid Al-Aqsha Bagi Umat Islam
Khutbah Jumat 18 September 2026: Makna Sejarah Masjid Al-Aqsha Bagi Umat Islam
Aktual
Qada dan Qadar Bukan Alasan untuk Pasif, Ini Cara Memahami Takdir dan Pentingnya Ikhtiar
Qada dan Qadar Bukan Alasan untuk Pasif, Ini Cara Memahami Takdir dan Pentingnya Ikhtiar
Aktual
Mengenali Perbedaan Bahagia dan Nikmat dalam Islam, Ini Penjelasannya
Mengenali Perbedaan Bahagia dan Nikmat dalam Islam, Ini Penjelasannya
Aktual
4 Tanda Kebahagiaan dalam Islam Menurut Hadits, Ada Tetangga Baik hingga Pasangan Salih
4 Tanda Kebahagiaan dalam Islam Menurut Hadits, Ada Tetangga Baik hingga Pasangan Salih
Aktual
Khutbah Jumat 18 September 2026: Mengurangi Dampak Perubahan Iklim
Khutbah Jumat 18 September 2026: Mengurangi Dampak Perubahan Iklim
Aktual
Khutbah Jumat 18 September 2026: Tentang Catatan Amal, Tidak Ada yang Luput di Hari Hisab
Khutbah Jumat 18 September 2026: Tentang Catatan Amal, Tidak Ada yang Luput di Hari Hisab
Aktual
Jangan Lewat 40 Hari, Ini Sunnah Merawat Kebersihan Tubuh dalam Islam
Jangan Lewat 40 Hari, Ini Sunnah Merawat Kebersihan Tubuh dalam Islam
Aktual
Niat Shalat 5 Waktu, Jumlah Rakaat, dan Batas Waktunya: Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya
Niat Shalat 5 Waktu, Jumlah Rakaat, dan Batas Waktunya: Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya
Aktual
Mengapa Masuk Kamar Mandi Didahulukan Kaki Kiri? Ini Penjelasan Islam
Mengapa Masuk Kamar Mandi Didahulukan Kaki Kiri? Ini Penjelasan Islam
Aktual
Sayyidul Istighfar: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Sayyidul Istighfar: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya
Doa Harian
Tubuh Memiliki Hak, Menjaga Kesehatan adalah Ikhtiar
Tubuh Memiliki Hak, Menjaga Kesehatan adalah Ikhtiar
Aktual
Baznas dan Kemenag Salurkan Rp 17,5 Miliar untuk 700 Pesantren
Baznas dan Kemenag Salurkan Rp 17,5 Miliar untuk 700 Pesantren
Aktual
Doa Setelah Sholat Fardhu Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Setelah Sholat Fardhu Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar