Editor
KOMPAS.com — Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menggelar Tanwir Muhammadiyah 2026 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 19-21 November 2026.
Forum permusyawaratan Muhammadiyah tersebut akan menjadi momentum penting untuk membahas arah dan program jangka panjang organisasi hingga 25 tahun ke depan, sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah pada tahun berikutnya.
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Tengah Muh Amin Parakkasi mengatakan, pelaksanaan Tanwir di Palu memiliki posisi strategis karena menjadi tempat bagi Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk merumuskan agenda besar organisasi.
"Tanwir kali ini menjadi saksi sejarah di Palu, karena Pimpinan Pusat akan merancang program jangka panjang untuk kepentingan organisasi, umat dan bangsa," ujar Amin dalam konferensi pers di Palu, Minggu (20/9/2026).
Baca juga: Muhammadiyah: Qiwamah Bukan Kekuasaan, tetapi Tanggung Jawab
Amin menjelaskan, Tanwir merupakan forum permusyawaratan Muhammadiyah yang kedudukannya berada di bawah Muktamar.
Forum tersebut mempertemukan anggota Tanwir dari berbagai wilayah di Indonesia untuk membahas dan menetapkan sejumlah agenda strategis organisasi.
Dalam Tanwir Muhammadiyah 2026, pembahasan tidak hanya diarahkan pada penyusunan program jangka panjang, tetapi juga berbagai agenda yang berkaitan dengan keberlangsungan organisasi.
Salah satunya adalah persiapan menuju Muktamar Muhammadiyah yang akan digelar pada 2027.
"Semua akan dibahas di sini, termasuk agenda persiapan muktamar yang akan dibahas, antara lain pembentukan panitia pemilihan, tata tertib pemilihan, serta tata tertib muktamar," kata Amin.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengundang seluruh anggota Tanwir dari berbagai wilayah di Indonesia untuk menghadiri forum tersebut.
Baca juga: KHGT Muhammadiyah:1 Ramadhan 1448 H Jatuh pada 8 Februari 2027
Tanwir Muhammadiyah 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 19-21 November 2026, dengan seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di kompleks Universitas Muhammadiyah Palu.
Pelaksanaan Tanwir di Palu sekaligus menempatkan Sulawesi Tengah sebagai lokasi pembahasan sejumlah agenda penting Muhammadiyah, mulai dari arah program organisasi dalam jangka panjang hingga persiapan menuju Muktamar 2027.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.