Editor
KOMPAS.com - Arab Saudi membantah laporan yang menyebut adanya percobaan bom bunuh diri di Masjidil Haram, Mekkah.
Dilansir dari Antara, otoritas keamanan setempat menyatakan seorang pria telah ditangkap karena mengganggu orang yang melintas hingga menimbulkan ketakutan dan kepanikan.
Baca juga: Muazin Masjidil Haram Syekh Ibrahim Al-Madani Wafat, Pernah Menangis Saat Azan di Depan Kabah
Melalui pernyataan di platform X, otoritas Arab Saudi menegaskan bahwa informasi mengenai insiden bom bunuh diri yang beredar di media sosial tidak benar.
Otoritas keamanan Arab Saudi menyampaikan bahwa seorang pria diamankan setelah melakukan tindakan yang mengganggu orang-orang di sekitar lokasi kejadian.
"Pihak keamanan di ibu kota suci telah menangkap seseorang karena mengganggu orang yang melintas serta menebarkan ketakutan dan kepanikan di antara mereka, dan orang tersebut segera ditangani. Otoritas keamanan menegaskan bahwa tidak ada kebenaran dalam klaim yang beredar terkait insiden tersebut," kata otoritas Arab Saudi dalam pernyataan di platform X.
Namun, pernyataan tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai identitas maupun kondisi pria yang ditangkap.
Sebelum bantahan resmi disampaikan, beredar klaim di media sosial mengenai seorang pria yang diduga hendak melakukan aksi bom bunuh diri di Masjidil Haram.
Dalam informasi yang beredar, pria tersebut disebut mengenakan rompi berisi bahan peledak dan mendekati Ka'bah sebelum akhirnya diamankan petugas keamanan.
Meski demikian, otoritas Arab Saudi menegaskan bahwa klaim mengenai insiden tersebut tidak benar dan menyatakan penangkapan dilakukan terhadap seseorang yang mengganggu orang-orang yang melintas serta menimbulkan kepanikan.
Ka'bah merupakan bangunan berbentuk kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram, Mekkah, dan menjadi tempat suci paling utama dalam agama Islam.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.