Editor
KOMPAS.com - Pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah/2027 Masehi sebesar Rp 98.466.351 per jemaah.
Dari jumlah tersebut, biaya yang dibayar langsung jemaah atau Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) ditetapkan sebesar Rp 54.648.825 atau sebesar 55,50 persen per orang.
Dilansir dari Antara Sumbar, penetapan BPIH 2027 disepakati setelah pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggelar rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Baca juga: Pemerintah-DPR Tetapkan Biaya Haji 2027 Rp 98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp 54,6 Juta
“Panja Komisi VIII DPR RI dan Panja Pemerintah mengenai BPIH sepakat bahwa BPIH tahun 1448H/2027M per jamaah rata-rata sebesar Rp 98.466.351,” ujar Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memimpin rapat penetapan BPIH.
Dari total BPIH tersebut, Bipih menjadi komponen biaya yang dibayarkan langsung oleh jemaah. Nilainya sebesar Rp 54.648.825 atau 55,50 persen dari total BPIH per orang.
Bipih tersebut digunakan untuk membiayai penerbangan, sebagian biaya layanan fullboard syarikah, serta biaya hidup (living cost) jemaah.
Baca juga: Pemerintah Usulkan Skema Baru Biaya Haji 2027: Jamaah Bayar 52 Persen, BPKH 48 Persen
Selain Bipih, terdapat komponen biaya yang bersumber dari Nilai Manfaat pengelolaan keuangan haji. Besarannya rata-rata Rp 43.817.526 per orang atau 44,50 persen dari total BPIH.
Dengan komposisi tersebut, total BPIH Haji 2027 sebesar Rp 98.466.351 per jemaah terdiri atas Rp 54.648.825 yang dibayar langsung jemaah dan Rp 43.817.526 yang bersumber dari Nilai Manfaat.
Besaran BPIH Haji 2027 ini turun dibandingkan usulan awal pemerintah sebesar Rp 107,34 juta per orang.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.