Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tim Amirul Hajj Hasyim Asy'ari Tiba di Arab Saudi, Siap Kawal Haji dan Jalankan Diplomasi

Kompas.com, 19 Mei 2026, 10:26 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com — Tim Amirul Hajj Indonesia kelompok KH Hasyim Asy’ari tiba di Arab Saudi untuk mengawal penyelenggaraan ibadah haji 2026 sekaligus menjalankan misi diplomasi haji Indonesia kepada Pemerintah Kerajaan Saudi.

Tim yang dipimpin Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mendarat di Bandara Bandara King Abdul Aziz pada Senin (18/5/2026) pukul 17.40 waktu setempat.

Setibanya di Jeddah, Dahnil mengatakan tim Amirul Hajj langsung bergerak melakukan koordinasi dan membagi tugas sesuai bidang masing-masing.

Baca juga: Jemaah Haji Diajak Doakan Presiden Prabowo Jadi Pemimpin Adil dan Bijaksana

“Hari ini kami langsung melakukan kegiatan dan koordinasi. Tiga tim ini sudah berbagi tugas berdasarkan arahan Pak Menteri untuk melakukan diplomasi sesuai bidangnya masing-masing,” kata Dahnil di Jeddah, Selasa (19/5/2026).

Menurut dia, Amirul Hajj atau Misi Haji Indonesia merupakan representasi resmi negara yang bertugas melakukan diplomasi dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sebagai tuan rumah penyelenggaraan ibadah haji.

Selain menjalankan fungsi diplomasi, tim Amirul Hajj juga memiliki tugas melakukan pengendalian pelayanan, pemantauan pelaksanaan haji, hingga memastikan seluruh proses penyelenggaraan berjalan lancar bagi jamaah Indonesia.

Dahnil menegaskan, tim Amirul Hajj akan turun tangan jika ditemukan persoalan terkait penyelenggaraan, termasuk masalah transportasi maupun pelayanan jamaah.

“Kalau ada masalah-masalah diplomasi atau penyelenggaraan terkait transportasi, maka tim Amirul Hajj akan melakukan peran diplomasi dan koreksi untuk memastikan kelancaran haji,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil koordinasi dan pemantauan di lapangan nantinya juga akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji Indonesia pada tahun-tahun berikutnya.

Baca juga: Mbah Kasrun, Calon Haji Tertua 102 Tahun dari Banjarmasin, Berangkat ke Makkah

Sementara itu, gelombang kedua tim Amirul Hajj Indonesia dari kelompok KH Ahmad Dahlan dijadwalkan tiba di Jeddah pada Selasa sore pukul 17.40 waktu Arab Saudi. Tim tersebut dipimpin Menteri Haji dan Umrah RI, Mohammad Irfan Yusuf.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Saudi Hadirkan Terjemahan 10 Bahasa untuk Jamaah Haji 2026 di Dua Masjid Suci
Saudi Hadirkan Terjemahan 10 Bahasa untuk Jamaah Haji 2026 di Dua Masjid Suci
Aktual
Perjalanan Spiritual 6.600 Jemaah Palestina Menembus Tantangan Demi Haji 2026
Perjalanan Spiritual 6.600 Jemaah Palestina Menembus Tantangan Demi Haji 2026
Aktual
Jelang Puncak Haji 2026, Kemenhaj Pastikan Konsumsi Jemaah Aman
Jelang Puncak Haji 2026, Kemenhaj Pastikan Konsumsi Jemaah Aman
Aktual
Puncak Haji 2026 Semakin Dekat, Wamenhaj Awasi Layanan di Tanah Suci
Puncak Haji 2026 Semakin Dekat, Wamenhaj Awasi Layanan di Tanah Suci
Aktual
3 Contoh Khutbah Idul Adha 2026 tentang Keikhlasan dan Pengorbanan
3 Contoh Khutbah Idul Adha 2026 tentang Keikhlasan dan Pengorbanan
Aktual
Mandi Sebelum Puasa Arafah, Apakah Wajib? Simak Penjelasan Ulama
Mandi Sebelum Puasa Arafah, Apakah Wajib? Simak Penjelasan Ulama
Aktual
Hanya Puasa Arafah Saja, Apakah Tetap Dapat Pahala Dzulhijjah?
Hanya Puasa Arafah Saja, Apakah Tetap Dapat Pahala Dzulhijjah?
Aktual
Tim Amirul Hajj Hasyim Asy'ari Tiba di Arab Saudi, Siap Kawal Haji dan Jalankan Diplomasi
Tim Amirul Hajj Hasyim Asy'ari Tiba di Arab Saudi, Siap Kawal Haji dan Jalankan Diplomasi
Aktual
Puasa Dzulhijjah Sampai Kapan? Ini Batas Waktu dan Jadwal Lengkapnya
Puasa Dzulhijjah Sampai Kapan? Ini Batas Waktu dan Jadwal Lengkapnya
Aktual
Jemaah Haji Diajak Doakan Presiden Prabowo Jadi Pemimpin Adil dan Bijaksana
Jemaah Haji Diajak Doakan Presiden Prabowo Jadi Pemimpin Adil dan Bijaksana
Aktual
Puasa Dzulhijjah Apakah Harus 9 Hari? Simak Hukum dan Ketentuannya
Puasa Dzulhijjah Apakah Harus 9 Hari? Simak Hukum dan Ketentuannya
Aktual
Mbah Kasrun, Calon Haji Tertua 102 Tahun dari Banjarmasin, Berangkat ke Makkah
Mbah Kasrun, Calon Haji Tertua 102 Tahun dari Banjarmasin, Berangkat ke Makkah
Aktual
PPIH Bentuk Timsus Mina, Bantu Jemaah Haji Lansia dan Sakit saat Puncak Haji
PPIH Bentuk Timsus Mina, Bantu Jemaah Haji Lansia dan Sakit saat Puncak Haji
Aktual
Kamar Haji Ramah Lansia di Makkah, Ada Pegangan Khusus dan Akses Kursi Roda
Kamar Haji Ramah Lansia di Makkah, Ada Pegangan Khusus dan Akses Kursi Roda
Aktual
Sejarah Kiswah Ka’bah: Siapa Sosok Pertama yang Menyelimutinya?
Sejarah Kiswah Ka’bah: Siapa Sosok Pertama yang Menyelimutinya?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com