Editor
KOMPAS.com - Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, mulai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Menjelang pelaksanaan muktamar pada 27-31 Agustus 2026, kebutuhan akomodasi meningkat seiring berdatangannya peserta dan tamu dari berbagai daerah.
Tidak hanya hotel dan rumah kos, rumah-rumah milik warga juga menjadi incaran sebagai tempat menginap. Kondisi tersebut membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal.
Baca juga: Jelang Muktamar NU, KH Zulfa Mustofa Ajak Ulama Hidupkan Tradisi Menulis Kitab
Rumah-rumah di Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri, Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang, mulai dipesan untuk menampung peserta, peninjau, hingga tamu undangan Muktamar NU ke-35.
Permintaan penginapan terus meningkat. Warga mengaku menerima banyak telepon dan pesan WhatsApp dari calon penyewa yang menanyakan ketersediaan rumah. Bahkan, sebagian tamu telah melakukan pemesanan lebih dari satu bulan sebelum pelaksanaan muktamar.
Baca juga: Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU, PCNU Cirebon Hormati Keputusan PBNU
Tingginya permintaan membuat sejumlah pemilik rumah bersedia meninggalkan tempat tinggal mereka untuk sementara. Mereka memilih menginap di rumah orang tua, saudara, atau keluarga agar rumah dapat digunakan oleh tamu yang datang dari luar daerah.
Salah seorang warga Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri, Siti Nur Hayati, mengatakan rumahnya mulai banyak diminati sejak Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ditetapkan sebagai lokasi Muktamar NU ke-35.
“Alhamdulillah, sekarang mulai banyak yang mencari rumah. Sudah ada juga yang melakukan pemesanan,” ucapnya kepada TribunJatim.com, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, rumah yang masih ditempati pemilik pun tetap diminati karena lokasinya dekat dengan pusat kegiatan muktamar.
Bagi Siti, meninggalkan rumah sementara waktu bukan menjadi persoalan. Ia telah menyiapkan tempat tinggal bersama keluarganya selama rumah tersebut disewa.
“Insyaallah saya tinggal dulu di rumah adik dan orang tua selama rumah ini disewa,” ujarnya.
Kesediaan warga membuka rumah bagi para tamu menjadi bentuk partisipasi dalam menyukseskan agenda nasional organisasi Islam terbesar di Indonesia. Selain memperoleh tambahan pendapatan, masyarakat juga merasa bangga karena wilayahnya dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar NU ke-35.
Lonjakan kebutuhan akomodasi turut mendorong kenaikan tarif sewa rumah di kawasan Tambakberas.
Untuk masa sewa sekitar satu pekan, harga rumah berkisar antara Rp5 juta hingga Rp10 juta, bergantung pada luas bangunan, jumlah kamar, dan fasilitas yang tersedia.
Meski tarif meningkat, minat calon penyewa tetap tinggi. Lokasi Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari area parkir dan pusat kegiatan menjadi daya tarik utama.
“Banyak tamu memilih berjalan kaki menuju lokasi muktamar dibanding harus mencari penginapan yang lebih jauh,” ungkapnya.
Calon penyewa datang dari berbagai daerah. Sebagian menghubungi pemilik rumah melalui WhatsApp, sementara lainnya datang langsung untuk melihat kondisi rumah sebelum melakukan pemesanan.
Muktamar NU ke-35 diperkirakan dihadiri sekitar 6.000 peserta resmi, peninjau, dan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Jumlah tersebut membuat kebutuhan penginapan di Kabupaten Jombang meningkat signifikan, sementara kapasitas hotel dinilai belum mampu menampung seluruh tamu.
Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozak, mengatakan pihaknya telah membentuk tim sebagai tindak lanjut setelah pesantren ditetapkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35.
“Alhamdulillah kami sudah membentuk tim untuk menindaklanjuti keputusan PBNU. Dari sisi infrastruktur, kami optimistis Pondok Pesantren Bahrul Ulum siap menyambut para muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media, termasuk TribunJatim.com, di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Rabu (8/7/2026).
Menurut Gus Rozak, seluruh unsur pesantren berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan muktamar.
“Hasil rapat internal kami menegaskan bahwa seluruh keluarga besar pesantren akan all out menjadi tuan rumah yang baik. Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh muktamirin,” katanya.
Pelaksanaan Muktamar NU ke-35 tidak hanya menjadi agenda penting bagi organisasi, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Meningkatnya permintaan penginapan memberikan peluang usaha baru bagi warga sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan keramahan masyarakat Tambakberas dalam menyambut ribuan tamu dari berbagai daerah.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Berkah Muktamar NU ke-35 untuk Warga Tambakberas Jombang, Rumah Pribadi Disewakan Jadi Penginapan".
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang