Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kumpulan Bacaan Doa Saat Idul Adha Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 27 Mei 2026, 08:28 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Hari Raya Idul Adha menjadi momen penting bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Perayaan hari raya kurban tidak hanya identik dengan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sarat makna spiritual, pengorbanan, dan keikhlasan.

Dalam menyambut Idul Adha, umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa dan dzikir sebagai bentuk ibadah serta harapan akan keberkahan hidup.

Baca juga: Kumpulan Doa di Hari Arafah 2026 Paling Mustajab Beserta Keutamaannya

Berbagai bacaan doa saat Idul Adha dapat diamalkan mulai sebelum shalat Id, ketika menyembelih hewan kurban, hingga setelah pelaksanaan ibadah selesai.

Bacaan Doa Saat Idul Adha

Berikut kumpulan bacaan doa Idul Adha lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Baca juga: Contoh Ucapan Selamat Idul Adha 2026 dalam Bahasa Jawa dan Artinya yang Penuh Doa

1. Doa Memohon Kemudahan Menyambut Idul Adha

Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan memohon kemudahan kepada Allah SWT dalam menjalani kehidupan maupun ibadah.

Diriwayatkan Imam Thabrani dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah SAW pernah melantunkan doa berikut saat berada di atas hewan kurban pada hari Idul Adha:

يَا حَيُّ يَاقَيُّومُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، فَاكْفِنِي شَأْنِي كُلَّهُ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

Arab Latin: Ya hayyu ya qoyyum, la ilaha illa anta, bi rahmatika astaghitsu, fakfini sya’ni kullahu, wa la takilni ila nafsi thorfata ‘ainin.

Artinya: "Wahai Zat Yang Maha Hidup dan terus-menerus mengurus makhluk-Nya, tidak ada Tuhan selain Engkau. Dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Cukupilah segala urusanku, dan janganlah Engkau serahkan diriku kepada diriku sendiri walau sekejap mata."

2. Doa Saat Menyembelih Hewan Kurban

Dalam pelaksanaan ibadah kurban, umat Islam dianjurkan membaca doa sebelum menyembelih hewan kurban sebagai bentuk penghambaan dan rasa syukur kepada Allah SWT.

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Arab Latin: Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm.

Artinya: “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

3. Doa Memohon Keberkahan di Hari Raya Idul Adha

Hari Raya Idul Adha juga menjadi waktu yang tepat untuk memohon keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan umat Muslim secara luas.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي عِيْدِنَا هَذَا وَاجْعَلْهُ عِيْدًا مُبَارَكًا

Arab Latin: Allahumma barik lana fi 'îdina hâdzâ waj‘alhu ‘îdan mubârakan.

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di hari raya ini dan jadikanlah ia sebagai hari raya yang dipenuhi dengan keberkahan."

4. Doa Memohon Ampunan di Hari Raya Kurban

Momentum Idul Adha menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memohon ampunan atas dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Arab Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa‘fu ‘anni.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku."

5. Doa Memohon Amal Ibadah Diterima

Selain menjalankan shalat Idul Adha dan ibadah kurban, umat Muslim juga dianjurkan memohon agar seluruh amal ibadah diterima oleh Allah SWT.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Arab Latin: Rabbana taqabbal minna innaka Antas-Sami‘ul ‘Alîm.

Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah amal ibadah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

6. Doa Setelah Shalat Idul Adha

Setelah menunaikan Shalat Idul Adha, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa untuk memohon perlindungan dari berbagai musibah dan perpecahan.

اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْبَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِينَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Arab Latin: Allahummadfa’ ‘annal ghalā’a wal balā’a wal wabā’a wal fahsyā’a wal munkara was-suyūfal mukhtalifata wasy-syadā’ida wal miḥana mā ẓahara minhā wa mā baṭana min baladinā hādzā khāṣṣatan wa min buldānil muslimīna ‘āmmatan. Innaka ‘alā kulli syai’in qadīr.

Artinya: "Ya Allah, hindarkanlah kami dari mahalnya harga-harga, dari malapetaka, dari wabah penyakit, dari perbuatan keji dan mungkar, dari pertikaian, kesulitan, dan bencana, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, di negeri kami khususnya, dan di negeri-negeri kaum muslimin pada umumnya. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Haji 2026 Tembus 1,7 Juta Jemaah, Arab Saudi Perkuat Digitalisasi dan Layanan Pintar
Haji 2026 Tembus 1,7 Juta Jemaah, Arab Saudi Perkuat Digitalisasi dan Layanan Pintar
Aktual
Kumpulan Bacaan Doa Saat Idul Adha Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Kumpulan Bacaan Doa Saat Idul Adha Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
7 Amalan Sunnah Idul Adha yang Sering Terlewat, Padahal Pahalanya Besar
7 Amalan Sunnah Idul Adha yang Sering Terlewat, Padahal Pahalanya Besar
Aktual
7 Tradisi Idul Adha di Indonesia, Dari Grebeg Besar hingga Meugang
7 Tradisi Idul Adha di Indonesia, Dari Grebeg Besar hingga Meugang
Aktual
Shalat Idul Adha 2026 di Masjid Istiqlal Angkat Tema Ekoteologi
Shalat Idul Adha 2026 di Masjid Istiqlal Angkat Tema Ekoteologi
Aktual
Cara Cek Arah Kiblat saat Matahari Tepat di Atas Kabah 27-28 Mei 2026
Cara Cek Arah Kiblat saat Matahari Tepat di Atas Kabah 27-28 Mei 2026
Aktual
Dari Arafah, Jemaah Haji Lanjutkan Rangkaian Puncak Haji di Muzdalifah dan Mina
Dari Arafah, Jemaah Haji Lanjutkan Rangkaian Puncak Haji di Muzdalifah dan Mina
Aktual
Puncak Ibadah Haji 2026 di Arafah, Lebih dari 1,5 Juta Jemaah Larut dalam Doa dan Munajat
Puncak Ibadah Haji 2026 di Arafah, Lebih dari 1,5 Juta Jemaah Larut dalam Doa dan Munajat
Aktual
Idul Adha dan Momentum Reset Peradaban
Idul Adha dan Momentum Reset Peradaban
Aktual
4 Alasan Daging Hewan Kurban Bisa Jadi Haram, Ini Penyebabnya
4 Alasan Daging Hewan Kurban Bisa Jadi Haram, Ini Penyebabnya
Aktual
Pakar IPB Jelaskan Alasan Hewan Kurban Tidak Disarankan Diberi Makan Banyak Sebelum Disembelih
Pakar IPB Jelaskan Alasan Hewan Kurban Tidak Disarankan Diberi Makan Banyak Sebelum Disembelih
Aktual
Seorang Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Wafat Saat Wukuf di Padang Arafah
Seorang Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Wafat Saat Wukuf di Padang Arafah
Aktual
Otoritas Arab Saudi Imbau Jemaah di Arafah Tetap di Dalam Tenda Saat Cuaca Panas Ekstrem
Otoritas Arab Saudi Imbau Jemaah di Arafah Tetap di Dalam Tenda Saat Cuaca Panas Ekstrem
Aktual
Melalui Khutbah Arafah 2026, Imam Masjid Nabawi Serukan Persatuan dan Tolak Slogan Politik Saat Haji
Melalui Khutbah Arafah 2026, Imam Masjid Nabawi Serukan Persatuan dan Tolak Slogan Politik Saat Haji
Aktual
Musyrif Diny Imbau Jemaah Haji Tak Paksakan Lempar Jumrah Saat Waktu Afdal
Musyrif Diny Imbau Jemaah Haji Tak Paksakan Lempar Jumrah Saat Waktu Afdal
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com