Editor
KOMPAS.com - Shalat Dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam karena memiliki banyak keutamaan.
Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, shalat Dhuha juga dikenal sebagai amalan untuk memohon kelapangan rezeki dan keberkahan hidup.
Ibadah ini dapat dikerjakan sejak matahari terbit hingga menjelang masuk waktu Zuhur.
Baca juga: 3 Doa Setelah Sholat Dhuha dan Artinya Lengkap Arab, Latin, serta Maknanya
Setelah menunaikan shalat Dhuha, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak dzikir, doa, dan amalan lainnya sebagai penyempurna ibadah.
Lantas, dzikir dan amalan apa saja yang dianjurkan setelah shalat Dhuha? Berikut ulasannya.
Baca juga: Jangan Ditinggalkan, Ini Keutamaan Shalat Dhuha yang Disebutkan Rasulullah SAW
Usai shalat Dhuha, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir dan istighfar sebagai bentuk mengingat Allah SWT sekaligus memohon ampunan-Nya.
Beberapa bacaan yang dapat diamalkan antara lain:
Rasulullah SAW tidak mengajarkan doa khusus setelah shalat Dhuha. Karena itu, kitab-kitab fikih juga tidak menetapkan bacaan tertentu yang wajib diamalkan setelah ibadah sunnah tersebut.
Meski demikian, terdapat beberapa doa yang populer dan banyak diamalkan umat Islam setelah shalat Dhuha.
Doa istighfar:
اَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِ ىْ لَا اِلٰهَ اِلَّا هُوَالْحَىُّ الْقَيُّوْمُ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ
Astaghfirullahalazim aladhii laa ilaha ilaa huwalhayyul qayum wa atubu ilayh.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Besar, yang tidak ada Tuhan selain Dia, Yang senantiasa hidup lagi yang mengurus segala sesuatu sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya. (HR. Abu Daud dan at-Turmidzi dari Bilal)."
Doa setelah shalat:
اللَّهُمَ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Allahumma antas salaam, wa minkas salaam, tabaarakta yaa dzaljalaali wal ikram.
Artinya: "Ya Allah, Engkaulah As-Salam (yang mempunyai kesejahteraan) dan dari-Mu pula kesejahteraan. Maha Berbahagia Engkau wahai Tuhan yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan."
Walaupun tidak ada doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW setelah shalat Dhuha, terdapat doa yang banyak diamalkan kaum Muslim dan disebutkan dalam kitab Syarh Al-Minhaj karya Asy-Syarwani serta dikutip Ad-Dimyathi dalam I'anatuth Thalibin:
للّٰهُمَّ اِ نَّ الضُّحَآ ءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاء َ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ و َالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَ الْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ و َالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
Allahumma innadhdhuha-a dhuha-uka, walbahaa-abahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwaatuka, wal qudrota qudrotuka, wal 'ishmata ishmatuka.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu."
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآ اَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Allahuma inkaana rizqii fissamma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu'siron fayassirhu, wainkaana harooman fa thohhirhu, wa inkaana ba'idan fa qoribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika, aatini maa ataita 'ibaadakash shoolihin.
Artinya: "Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu. Berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."
Membaca Al-Quran setelah shalat Dhuha juga menjadi amalan yang dianjurkan. Sebagian umat Islam memilih membaca surah seperti Al-Waqi'ah, Ar-Rahman, atau Yasin sebagai ikhtiar memohon keberkahan rezeki dan perlindungan Allah SWT.
Melanjutkan ibadah dengan bersedekah menjadi salah satu amalan yang baik setelah shalat Dhuha. Sedekah dapat berupa uang, makanan, maupun bantuan kepada orang yang membutuhkan, termasuk anak yatim. Amalan ini diyakini menjadi salah satu sebab datangnya keberkahan dan kelapangan rezeki.
Setelah shalat Dhuha, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa sesuai kebutuhan masing-masing. Doa dapat dipanjatkan untuk memohon kelancaran rezeki, kesehatan, perlindungan dari berbagai kesulitan, serta kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Shalat Dhuha tidak hanya menjadi ibadah sunnah yang mendatangkan pahala, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan melengkapi shalat Dhuha melalui dzikir, doa, membaca Al-Qur'an, dan amalan saleh lainnya, seorang Muslim diharapkan memperoleh ketenangan hati, keberkahan hidup, serta kemudahan dalam menjalani berbagai urusan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang