Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Masuk Kamar Mandi dan Keluar: Arab, Latin, Arti, serta Adabnya

Kompas.com, 28 Agustus 2026, 12:30 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Doa merupakan bagian dari ibadah sekaligus bentuk penghambaan kepada Allah SWT dalam menjalani berbagai aktivitas sehari-hari.

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca doa masuk kamar mandi dan doa keluar kamar mandi sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Baca juga: 24 Doa Harian Lengkap, dari Bangun Tidur hingga Bepergian

Pengertian Doa Masuk Kamar Mandi

Doa masuk kamar mandi merupakan bacaan yang dianjurkan sebelum seseorang memasuki tempat buang hajat.  Tempat buang hajat termasuk di dalam maupun di luar ruangan.

Baca juga: Doa Sebelum Belajar agar Mudah Memahami Ilmu, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Pentingnya Membaca Doa Sebelum Masuk Kamar Mandi

Membaca doa sebelum masuk kamar mandi merupakan salah satu sunnah Rasulullah SAW yang dianjurkan untuk diamalkan. Fadhilahnya adalah memohon perlindungan kepada Allah SWT agar aurat manusia tidak dilihat oleh jin yang bertempat di sana.

Dalil dan Anjuran dalam Islam

Dalil dari hal ini adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الْجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِى آدَمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمُ الْخَلاَءَ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ

“Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki tempat buang hajat, lalu ia ucapkan “Bismillah”.”[6]

Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ قَالَ « اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ »

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika memasuki jamban, beliau ucapkan: Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaits (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan).”

An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Adab membaca doa semacam ini tidak dibedakan untuk di dalam maupun di luar bangunan.”

Bacaan Doa Masuk Kamar Mandi

Doa masuk kamar mandi berikut dapat dibaca sebelum memasuki tempat buang hajat sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT. Berikut bacaan doa masuk kamar mandi dalam tulisan Arab, Latin, dan artinya:

Doa Masuk Kamar Mandi Arab

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

Doa Masuk Kamar Mandi Latin dan Artinya

Allāhumma innī a‘ūżu bika minal khubuṣi wal khabā’iṣi.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan laki-laki dan perempuan.”

Bacaan Doa Keluar Kamar Mandi

Setelah selesai menggunakan kamar mandi, terdapat doa yang dapat diamalkan sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan ampun kepada Allah SWT. Berikut bacaan doa keluar kamar mandi dalam tulisan Arab, Latin, dan artinya:

Doa Keluar Kamar Mandi Arab

غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ لِلهِ الذي أَذْهَبَ عَنِّيْ الْأَذَى وَعَافَانِيْ

Doa Keluar Kamar Mandi Latin dan Artinya

Ghufrānakal ḥamdu lillāhil lażī ażhaba ‘annil ażā wa ‘āfānī.

Artinya: “Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dari tubuhku dan menjaga kesehatanku.”

Adab Masuk dan Keluar Kamar Mandi

Selain membaca doa, terdapat adab yang perlu diperhatikan ketika masuk dan keluar kamar mandi. Adab tersebut mencakup beberapa sikap berikut:

Mendahulukan Kaki Kiri Saat Masuk

Saat memasuki kamar mandi, dianjurkan untuk mendahulukan kaki kiri. Sebelum masuk, seseorang juga dapat membaca doa masuk kamar mandi untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Tidak Berbicara di Dalam Kamar Mandi

Selama berada di dalam kamar mandi, dianjurkan untuk tidak berbicara kecuali terdapat keperluan. Sikap tersebut menjadi bagian dari adab ketika berada di tempat buang hajat.

Mendahulukan Kaki Kanan Saat Keluar

Ketika keluar dari kamar mandi, dianjurkan mendahulukan kaki kanan. Setelah keluar, seseorang dapat membaca doa keluar kamar mandi sebagai bentuk memohon ampunan dan bersyukur kepada Allah SWT.

Keutamaan Membaca Doa Kamar Mandi

Membaca doa sebelum masuk kamar mandi menjadi amalan yang dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk mengikuti tuntunan Rasulullah SAW. Bacaan tersebut juga mengandung beberapa keutamaan.

Perlindungan dari Gangguan Jin dan Setan

Salah satu keutamaan membaca doa ketika memasuki kamar mandi adalah memohon perlindungan dari gangguan jin dan setan. Sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah dalam sebuah hadis:

بسم الله اَللّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

”Bismillāh, ya Allāh aku berlindung kepada Engkau, dari syaithan laki-laki dan syaithan perempuan.” (H.R. Bukhari)

Disebutkan di dalam hadis lain, Nabi berkata: “Penutup penglihatan jin kepada aurat-aurat manusia di saat mereka memasuki kamar mandi adalah ucapan: بِسْمِ اللَّهِ.” (H.R. Tirmidzi)

Menjaga Kesucian dan Kebersihan

Membaca doa masuk dan keluar kamar mandi dapat menjadi bagian dari kebiasaan menjaga adab ketika berada di tempat buang hajat. Sikap tersebut juga berjalan bersama dengan upaya menjaga kebersihan dan kesucian dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan

Doa masuk kamar mandi dan doa keluar kamar mandi merupakan amalan yang dianjurkan sebagai bagian dari adab seorang Muslim. Doa masuk kamar mandi berisi permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari gangguan setan laki-laki dan perempuan. Sementara itu, doa keluar kamar mandi berisi permohonan ampunan serta pujian kepada Allah SWT. Selain membaca doa, umat Islam dianjurkan memperhatikan adab saat masuk, berada di dalam, dan keluar dari kamar mandi.

FAQ Seputar Doa Masuk Kamar Mandi

Apa doa masuk kamar mandi?

Doa masuk kamar mandi adalah “Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khoba’its” yang artinya memohon perlindungan dari gangguan makhluk buruk.

Apa doa keluar kamar mandi?

Doa keluar kamar mandi adalah “Ghufranaka” yang berarti memohon ampunan kepada Allah SWT.

Mengapa harus membaca doa saat masuk kamar mandi?

Karena kamar mandi adalah tempat yang kotor dan dianjurkan untuk memohon perlindungan dari gangguan setan.

Bagaimana adab masuk kamar mandi dalam Islam?

Masuk dengan kaki kiri, tidak berbicara, dan menjaga kebersihan selama berada di dalamnya.

Apakah doa ini wajib dibaca?

Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena termasuk sunnah Rasulullah SAW.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT



Terkini Lainnya
Kiai Miftah Faqih: Tambang Jadi Aset Strategis NU, Bukan Milik Pengurus
Kiai Miftah Faqih: Tambang Jadi Aset Strategis NU, Bukan Milik Pengurus
Aktual
Pleno I Muktamar ke-35 NU Sahkan Tata Tertib Persidangan, Pembahasan Pemilihan Ketum Masih Menunggu
Pleno I Muktamar ke-35 NU Sahkan Tata Tertib Persidangan, Pembahasan Pemilihan Ketum Masih Menunggu
Aktual
Cegah Pernikahan Anak, Kemenag Latih 480 Remaja Jadi Edukator Sebaya
Cegah Pernikahan Anak, Kemenag Latih 480 Remaja Jadi Edukator Sebaya
Aktual
Gus Ipul Ungkap 2 Isu Panas yang Bakal Dibahas di Muktamar Ke-35 NU
Gus Ipul Ungkap 2 Isu Panas yang Bakal Dibahas di Muktamar Ke-35 NU
Aktual
Doa Masuk Kamar Mandi dan Keluar: Arab, Latin, Arti, serta Adabnya
Doa Masuk Kamar Mandi dan Keluar: Arab, Latin, Arti, serta Adabnya
Doa dan Niat
Hidup Tak Selalu Sesuai Rencana, Bagaimana Islam Mengajarkan Kita Menghadapinya?
Hidup Tak Selalu Sesuai Rencana, Bagaimana Islam Mengajarkan Kita Menghadapinya?
Aktual
5 Tips agar Lansia Tetap Sehat dan Bahagia Menurut Islam
5 Tips agar Lansia Tetap Sehat dan Bahagia Menurut Islam
Aktual
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Tak Maju Ketum PBNU: Saya Pilih Fokus Pimpin Kemenag
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Tak Maju Ketum PBNU: Saya Pilih Fokus Pimpin Kemenag
Aktual
Puncak 100 Tahun Gontor, Prabowo Dijadwalkan Hadir
Puncak 100 Tahun Gontor, Prabowo Dijadwalkan Hadir
Aktual
Gus Rozin Angkat Semangat Gus Dur: NU Harus Jadi Sahabat Kritis Pemerintah
Gus Rozin Angkat Semangat Gus Dur: NU Harus Jadi Sahabat Kritis Pemerintah
Aktual
Dzikir Pagi Lengkap: Arab, Latin, Arti, Urutan, dan Waktu Membacanya
Dzikir Pagi Lengkap: Arab, Latin, Arti, Urutan, dan Waktu Membacanya
Doa dan Niat
Khutbah Jumat 28 Agustus 2026: Ta’aruf Menjaga Kesucian Menuju Pernikahan
Khutbah Jumat 28 Agustus 2026: Ta’aruf Menjaga Kesucian Menuju Pernikahan
Aktual
Khutbah Jumat Maulid Nabi, Belajar Menjadi Suami dan Orangtua dari Rasulullah
Khutbah Jumat Maulid Nabi, Belajar Menjadi Suami dan Orangtua dari Rasulullah
Aktual
Khutbah Jumat: Bahaya Rokok bagi Diri, Keluarga, dan Masa Depan
Khutbah Jumat: Bahaya Rokok bagi Diri, Keluarga, dan Masa Depan
Aktual
Dapur Muktamar NU Terus Mengepul, Ratusan Karung Beras hingga Bantuan Sapi Disiapkan
Dapur Muktamar NU Terus Mengepul, Ratusan Karung Beras hingga Bantuan Sapi Disiapkan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar