Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenali 10 Malaikat dan Tugasnya dalam Islam: Dari Pembawa Wahyu hingga Penjaga Surga

Kompas.com, 10 November 2025, 10:24 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Dalam ajaran Islam, malaikat bukan sekadar makhluk gaib — mereka adalah pelaksana kehendak Allah SWT yang tak pernah lelah menjalankan perintah-Nya.

Diciptakan dari cahaya (nur), malaikat tidak memiliki hawa nafsu dan tidak pernah berbuat dosa.

Umat Islam diwajibkan mengimani mereka sebagai bagian dari rukun iman yang kedua.

10 Malaikat yang Wajib Diketahui Umat Islam

Lalu, siapa saja malaikat yang paling dikenal dan apa tugasnya? Berikut penjelasan lengkapnya dilansir dari situs BSI Maslahat.

1. Malaikat Jibril – Pembawa Wahyu Allah

Malaikat Jibril adalah malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada para rasul. Melalui Jibril, Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Mengenal Nama-nama Malaikat dan Tugasnya

Karena tugas sucinya, Jibril disebut sebagai penghubung antara langit dan bumi.

2. Malaikat Mikail – Pengatur Rezeki dan Alam

Malaikat Mikail bertugas mengatur rezeki bagi seluruh makhluk hidup. Ia mengendalikan hujan, angin, dan kesuburan tanah.

Dialah malaikat yang mengatur siklus kehidupan di bumi dengan kasih sayang yang besar.

3. Malaikat Israfil – Peniup Sangkakala Kiamat

Malaikat Israfil memiliki tugas penting: meniup sangkakala pada Hari Kiamat.

Tiupan pertama menandakan berakhirnya kehidupan di dunia, sedangkan tiupan kedua membangkitkan seluruh makhluk untuk dihisab.

4. Malaikat Munkar dan Nakir – Penanya di Alam Kubur

Dua malaikat ini menanyai setiap manusia yang telah meninggal dunia.
Pertanyaan mereka tentang siapa Tuhan, nabi, dan agama yang diikuti menjadi ujian pertama setelah kematian.

5. Malaikat Raqib dan Atid – Pencatat Amal Baik dan Buruk

Setiap manusia selalu ditemani dua malaikat. Raqib mencatat amal kebaikan, sementara Atid mencatat keburukan.

Semua perbuatan, bahkan sekecil apa pun, tidak luput dari catatan mereka.

6. Malaikat Ridwan – Penjaga Pintu Surga

Malaikat Ridwan bertugas menjaga surga dan menyambut para penghuni surga dengan penuh kedamaian.

Ia dikenal lembut dan ramah, menyebarkan ketenangan di taman-taman abadi yang dijanjikan Allah.

7. Malaikat Malik – Penjaga Neraka Jahannam

Berbeda dengan Ridwan, Malaikat Malik adalah penjaga neraka.
Ia bertugas memastikan hukuman dijalankan bagi mereka yang durhaka dan mengingkari perintah Allah SWT.

Malik digambarkan sebagai malaikat yang tegas dan tidak pernah melanggar perintah-Nya.

8. Malaikat Harut dan Marut – Malaikat Penguji Manusia

Kisah Harut dan Marut disebut dalam Al-Qur’an.

Keduanya diutus ke Babilonia untuk menguji manusia dengan ilmu sihir, sambil memperingatkan agar manusia tidak terjerumus pada kejahatan.

Pelajarannya: tidak semua pengetahuan layak digunakan tanpa petunjuk iman.

9. Malaikat Raqibun dan ’Atidun – Pengawas yang Selalu Siaga

Sebagian ulama menyebut Raqibun dan ’Atidun sebagai bentuk jamak dari Raqib dan Atid.
Mereka adalah pengawas abadi yang senantiasa mencatat amal setiap manusia tanpa pernah lengah, siang maupun malam.

10. Malaikat Maut – Pencabut Nyawa

Dikenal dengan nama Izrail, Malaikat Maut bertugas mencabut nyawa makhluk hidup sesuai takdir.

Baca juga: Doa Rasulullah SAW untuk Mengusir Jin yang Diajarkan Malaikat Jibril

Ia melaksanakan tugasnya dengan penuh ketaatan, tanpa mempercepat atau menunda waktu kematian.

Penutup: Malaikat, Simbol Ketaatan Tanpa Batas

Setiap malaikat memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ciptaan Allah.
Keberadaan mereka menjadi pengingat agar manusia selalu taat, jujur, dan berbuat baik, karena setiap amal akan dicatat dan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Aktual
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Aktual
Fenomena Sosial 'Marriage is Scary': Bagaimana Pandangan Islam?
Fenomena Sosial "Marriage is Scary": Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar