Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mudik Lebaran 2026 Ciptakan Silaturahmi Aman dan Nyaman

Kompas.com, 28 Januari 2026, 14:30 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Operator transportasi nasional menegaskan kolaborasi lintas moda sebagai strategi utama dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Komitmen ini mengemuka dalam forum Mudik Outlook 2026 yang mempertemukan pengelola jalan tol, kereta api, bandara, pelabuhan, hingga lembaga perlindungan kecelakaan, guna menyusun skema terpadu manajemen lalu lintas, peningkatan keselamatan, serta penguatan layanan pemudik.

Mudik Lebaran tidak hanya dipandang sebagai pergerakan massal tahunan, tetapi juga memiliki makna religius bagi umat Islam.

Baca juga: Bukan Sekadar Pulang Kampung, Ini Makna Ibadah di Balik Mudik

Dalam tradisi Idul Fitri, mudik menjadi bagian dari upaya menyambung silaturahmi, mempererat hubungan keluarga, serta merayakan kemenangan spiritual setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan selama sebulan penuh.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan, pengalaman pengelolaan arus lalu lintas pada periode sebelumnya menunjukkan bahwa integrasi data dan koordinasi antarinstansi mampu menjaga kelancaran perjalanan masyarakat.

Ia mencontohkan, pada puncak arus dengan volume sekitar 201.000 kendaraan, perjalanan tetap dapat terjaga tanpa perlu penerapan contra flow saat arus balik.

“Kolaborasi menjadi kunci. Bukan hanya pengelola tol, tapi juga kepolisian, regulator, hingga media dalam menyampaikan informasi ke masyarakat. Ini terbukti membuat perjalanan lebih tertib dan lancar,” ujar Rivan pada forum Mudik Outlook 2026, Selasa (27/1/2026).

Baca juga: Belum Dapat Tiket Mudik? Ini Tips “War Tiket” Lebaran 2026 Resmi dari KAI

Empat Ruas Tol Baru Difungsikan Gratis

Untuk Lebaran 2026, Jasa Marga menyiapkan empat ruas tol baru yang akan difungsikan secara gratis selama periode mudik dan balik.

Ruas tersebut meliputi Jatiasih–Setu yang terhubung dengan JORR 2, Prambanan–Purwomartani di koridor Solo–Yogyakarta, Probolinggo–Besuki sepanjang sekitar 50 kilometer, serta Bawen–Ambarawa.

Progres konstruksi keempat ruas tersebut telah mencapai 90 hingga 98 persen dan ditargetkan siap digunakan pada awal Maret 2026.

Meski demikian, Rivan mengingatkan potensi kepadatan di pintu keluar tol akibat meningkatnya minat pemudik mencoba jalur baru.

Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas seperti pengaturan satu arah dan skema adaptif akan terus dikaji bersama kepolisian.

Baca juga: Lebaran 2026 Berapa Hari Lagi? Cek Tanggal Idul Fitri Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Dari sisi keselamatan, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menegaskan pergeseran pendekatan dari reaktif menjadi preventif berbasis data.

Fokus diarahkan pada pemetaan lokasi rawan kecelakaan (black spot) dan analisis pola lalu lintas.

“Kami ingin menurunkan risiko sejak awal. Keselamatan transportasi tidak bisa dikerjakan satu institusi saja, tetapi harus melalui kolaborasi lintas sektor,” kata Awaluddin.

Ia menambahkan, tren penurunan angka korban fatalitas pada periode mudik sebelumnya menjadi indikator bahwa strategi pencegahan harus terus diperkuat, sejalan dengan nilai Islam yang menempatkan keselamatan jiwa sebagai prioritas utama (hifz an-nafs).

Baca juga: Bukan Sekadar Pulang Kampung, Ini Makna Ibadah di Balik Mudik

Kapasitas Transportasi Publik Ditambah

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan penambahan sekitar 62 perjalanan kereta per hari selama masa angkutan Lebaran.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebutkan kapasitas penumpang diproyeksikan meningkat menjadi 49–52 juta orang, dari sekitar 45 juta pada tahun sebelumnya.

“Kami juga menyiapkan sekitar 12 juta tempat duduk dan sedang mengkaji skema diskon serta program angkutan motor gratis yang dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan,” ujar Bobby.

Di sektor transportasi laut, Direktur Utama Pelni Tri Andayani menyampaikan bahwa kesiapan menghadapi cuaca ekstrem menjadi perhatian utama.

Pelni memperkuat sistem pemantauan cuaca kapal yang terhubung secara real time dengan operation room dan BMKG.

“Ketepatan waktu kami pada periode sebelumnya mencapai 98 persen. Tantangan terbesar tetap cuaca, sehingga koordinasi lintas lembaga terus kami perkuat,” kata Tri.

Bandara dan Penyeberangan Siaga Penuh

Untuk layanan penyeberangan, Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano mengungkapkan rencana pengoperasian dermaga tambahan serta kapal cepat berkapasitas besar di lintasan Merak–Bakauheni.

ASDP juga membahas kemungkinan pemberian stimulus tarif bersama Kementerian Perhubungan.

Dari sisi kebandarudaraan, Direktur Utama Angkasa Pura Muhammad Rizal Pahlevi mengatakan jumlah penumpang pesawat diproyeksikan mendekati 90 juta orang.

Pengelola bandara akan mengoperasikan posko terpadu, memperkuat koordinasi antarlembaga, serta mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.

“Bandara adalah gerbang wajah bangsa. Kami ingin memastikan keamanan operasional dan kenyamanan pemudik tetap terjaga,” ujar Rizal.

Baca juga: Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Bisa Dipesan Besok, Begini Cara Mudah Pesanannya

Mudik sebagai Momentum Silaturahmi

Selain penguatan infrastruktur dan layanan, pemerintah juga menyiapkan kebijakan pendukung seperti pembatasan truk sumbu tiga, penerapan work from anywhere, ganjil-genap, serta Operasi Ketupat yang dipimpin Polri.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya mengurai kepadatan, tetapi juga mendukung suasana mudik yang aman, tertib, dan khidmat.

Mudik Lebaran sendiri dipandang sebagai bagian dari praktik sosial-keagamaan umat Islam untuk mempererat silaturahmi, meminta maaf kepada orang tua, serta memperkuat nilai kebersamaan pasca Ramadhan.

Dengan sinergi lintas moda dan dukungan teknologi pemantauan lalu lintas, pemerintah berharap arus mudik Lebaran 2026 tidak hanya lebih lancar, tetapi juga lebih selamat dan bermakna bagi jutaan pemudik yang pulang ke kampung halaman.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar