Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Kunjungan di Raudhah Selama Ramadhan 2026, Jamaah Wajib Pesan via Aplikasi Nusuk

Kompas.com, 21 Februari 2026, 06:19 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Bagi jamaah asal Indonesia yang berencana umrah atau berkunjung ke Madinah saat Ramadhan 2026, jadwal masuk Raudhah (Al-Rawdah Al-Sharifah) menjadi informasi penting.

Otoritas setempat telah menetapkan jam kunjungan khusus jamaah pria dan wanita di Raudhah untuk tanggal 1- 30 Ramadhan 1447 H.

Seluruh kunjungan wajib dipesan lebih dahulu melalui aplikasi resmi untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan ibadah.

Al-Rawdah Al-Sharifah atau Raudhah merupakan area suci yang terletak di antara rumah Nabi Muhammad SAW—yang kini menjadi makam beliau—dan mimbar (pulpit) beliau.

Dilansir dari Saudi Gazette, Otoritas Umum untuk Pengelolaan Urusan Masjid Nabawi mengumumkan jadwal kunjungan Ramadhan untuk jamaah yang ingin mengunjungi Raudhah di kompleks masjid tersebut.

Baca juga: Masuk Raudhah Kini Wajib Nusuk, Ini Cara Daftar dan Reservasinya

Jadwal Kunjungan di Raudhah Ramadhan 2026

Berikut adalah jadwal lengkap kunjungan di Raudhah khusus jamaah pria dan wanita untuk tanggal 1- 30 Ramadhan 1447 H.

Jadwal kunjungan di Raudhah pada 1-20 Ramadhan 1447 H

Pada 20 hari pertama Ramadhan, jadwal kunjungan dibagi berdasarkan jenis kelamin.

Untuk jamaah pria, waktu kunjungan dibuka pada pukul 11.20–20.00 dan 02.00–05.00 waktu setempat.

Sementara itu, jamaah wanita dapat berkunjung pada pukul 23.00–01.40 dan 06.00–11.00 waktu setempat.

Jadwal kunjungan di Raudhah pada 21-30 Ramadhan 1447 H

Memasuki 10 hari terakhir Ramadhan, jadwal kunjungan mengalami penyesuaian.

Jamaah pria mendapatkan tiga periode kunjungan, yakni pukul 11.20–20.00, 23.00–00.00, dan 02.00–05.00.

Adapun jamaah wanita dialokasikan waktu kunjungan pada pagi hari, yaitu pukul 06.00–11.00.

Keutamaan Berkunjung ke Raudhah

Meski luasnya relatif kecil, sekitar 330 meter persegi di dalam Masjid Nabawi, lokasi ini memiliki makna spiritual yang sangat besar bagi umat Islam.

Tempat tersebut disebut sebagai “a garden from the gardens of Paradise,” dan setiap tahun jutaan Muslim berupaya menunaikan salat serta berdoa di area tersebut.

Berkunjung ke Raudhah Wajib Reservasi Melalui Aplikasi Nusuk

Otoritas menegaskan bahwa seluruh kunjungan ke Raudhah harus dipesan terlebih dahulu melalui aplikasi Nusuk.

Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan proses kunjungan berlangsung tertib, terorganisir, dan tetap khusyuk bagi seluruh jamaah selama bulan suci Ramadhan.

Dengan jadwal resmi ini, jamaah Indonesia yang akan beribadah di Masjid Nabawi dan mengunjungi Raudhah selama Ramadhan 2026 diimbau menyesuaikan waktu kunjungan dan melakukan pemesanan lebih awal melalui aplikasi Nusuk agar tidak kehabisan kuota.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
10 Sektor Penginapan Jemaah Haji 2026 di Makkah, Cek Jaraknya dari Masjidil Haram
10 Sektor Penginapan Jemaah Haji 2026 di Makkah, Cek Jaraknya dari Masjidil Haram
Aktual
Pemerintah Imbau Masyarakat Hindari Praktik Haji Non-Prosedural, WNI Wajib Kantongi Visa Resmi
Pemerintah Imbau Masyarakat Hindari Praktik Haji Non-Prosedural, WNI Wajib Kantongi Visa Resmi
Aktual
Kisah Mansa Musa Pergi Haji 1324: Raja Terkaya yang Mengguncang Dunia
Kisah Mansa Musa Pergi Haji 1324: Raja Terkaya yang Mengguncang Dunia
Aktual
12 Tempat Ziarah Bersejarah di Madinah, Wajib Dikunjungi Jemaah Haji & Umrah
12 Tempat Ziarah Bersejarah di Madinah, Wajib Dikunjungi Jemaah Haji & Umrah
Aktual
Kisah Nenek 86 Tahun Nabung 16 Tahun dari Rumput Laut Demi Berangkat Haji
Kisah Nenek 86 Tahun Nabung 16 Tahun dari Rumput Laut Demi Berangkat Haji
Aktual
Kemenhaj Siapkan Layanan Kesehatan 24 Jam di Madinah, Jemaah Haji Diingatkan Waspada Dehidrasi
Kemenhaj Siapkan Layanan Kesehatan 24 Jam di Madinah, Jemaah Haji Diingatkan Waspada Dehidrasi
Aktual
Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat, 391 Jemaah Jakarta Mulai Masuk Asrama
Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat, 391 Jemaah Jakarta Mulai Masuk Asrama
Aktual
Doa Berangkat Haji Lengkap: Arab, Latin, Arti agar Selamat & Mabrur
Doa Berangkat Haji Lengkap: Arab, Latin, Arti agar Selamat & Mabrur
Doa dan Niat
Wamenhaj Imbau Daerah Kurangi Seremonial Pelepasan Haji
Wamenhaj Imbau Daerah Kurangi Seremonial Pelepasan Haji
Aktual
Shalat Safar Haji: Niat, Tata Cara, dan Doa Lengkap Sebelum Berangkat
Shalat Safar Haji: Niat, Tata Cara, dan Doa Lengkap Sebelum Berangkat
Doa dan Niat
Tanpa Visa Haji? Siap Didenda Rp 91 Juta dan Dilarang Masuk Saudi 10 Tahun
Tanpa Visa Haji? Siap Didenda Rp 91 Juta dan Dilarang Masuk Saudi 10 Tahun
Aktual
Kabut Tebal Tunda Keberangkatan Kloter Pertama Haji Palembang, Pesawat Baru Lepas Landas Pukul 08.15 WIB
Kabut Tebal Tunda Keberangkatan Kloter Pertama Haji Palembang, Pesawat Baru Lepas Landas Pukul 08.15 WIB
Aktual
Bacaan Shalawat Badar Arab, Latin, Arti, Sejarah, dan Keutamaannya
Bacaan Shalawat Badar Arab, Latin, Arti, Sejarah, dan Keutamaannya
Doa dan Niat
Saudi Perkuat Mina untuk Haji 2026, Sistem Elektronik Pantau Jemaah Real Time
Saudi Perkuat Mina untuk Haji 2026, Sistem Elektronik Pantau Jemaah Real Time
Aktual
Saudi Siapkan 12.000 Penerbangan dan 3,1 Juta Kursi untuk Haji 2026
Saudi Siapkan 12.000 Penerbangan dan 3,1 Juta Kursi untuk Haji 2026
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com