Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Gamis Pastel hingga Jumpsuit Modis, Mana Favorit Si Kecil?

Kompas.com, 25 Februari 2026, 19:03 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Hari Raya Idulfitri selalu jadi momen istimewa bagi anak-anak. Selain angpau dan kumpul keluarga, mengenakan busana baru menjadi hal yang paling dinanti.

Menjelang Lebaran 2026, tren baju lebaran anak perempuan mulai menunjukkan arah baru: manis, santun, modern, dan tetap nyaman dipakai seharian.

Berikut rangkuman tren baju lebaran anak perempuan 2026 yang diprediksi bakal jadi primadona dan dilansir dari sejumlah e-commerce baik dalam maupun luar negeri.

Model Favorit 2026: Cantik tapi Tetap Bebas Bergerak

1. Gamis Dua Layer dan Renda Pastel

Model ini tampil elegan dengan lapisan kain polos ringan di bagian dalam, lalu dilapisi tile transparan di bagian luar.

Aksen renda di leher dan rok bawah membuat tampilannya makin manis.

Baca juga: Tren Baju Lebaran Anak 2026, Longgar, Nyaman, dan Flowy

Warna pastel seperti pink lembut dan orange muda jadi pilihan utama karena adem dipandang dan tidak mudah gerah.

Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Gamis Dua Layer dan Renda Pastel.Ilustrasi dibuat AI Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Gamis Dua Layer dan Renda Pastel.

2. Jumpsuit dan Inner

Bagi orang tua yang ingin tampilan berbeda, kombinasi jumpsuit dengan inner lengan panjang menjadi opsi stylish tapi tetap sopan.

Model ini juga lebih praktis untuk anak yang aktif bergerak.

Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Jumpsuit dan InnerIlustrasi dibuat AI Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Jumpsuit dan Inner

3. Abaya Minimalis

Potongan lengan dan rok yang lebih lebar memberi ruang gerak luas. Warna hitam, putih, dan cokelat tampil simpel namun tetap elegan.

Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Abaya MinimalisIlustrasi dibuat AI Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Abaya Minimalis

4. Inner dan Outer Lengan Panjang

Perpaduan rok panjang tanpa lengan dengan outer imut warna putih atau pastel menciptakan tampilan berlapis yang ringan dan modern.

Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Inner dan Outer Lengan PanjangIlustrasi dibuat AI Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Inner dan Outer Lengan Panjang

5. Setelan Atasan dan Celana

Untuk anak yang kurang nyaman memakai rok, setelan katun lengan panjang dengan celana linen karet jadi solusi praktis dan tetap stylish.

Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Setelan Atasan dan Celana.Ilustrasi dibuat AI Tren Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Setelan Atasan dan Celana.

Bahan Jadi Kunci Utama Kenyamanan

Lebaran identik dengan aktivitas padat: silaturahmi, bermain, hingga foto keluarga. Karena itu, pemilihan bahan sangat penting.

  • Katun: Lembut, ringan, dan menyerap keringat.
  • Linen: Lentur, anti jamur, dan nyaman untuk kulit anak.
  • Viscose: Adem dan jatuh, mulai digunakan brand premium.

Salah satu brand yang konsisten mengedepankan kenyamanan adalah Little Palmerhaus yang menghadirkan koleksi remaja dan anak berbahan viscose.

Baca juga: Trend Baju Lebaran Anak Perempuan 2026: Model & Tips Memilih

Warna Tren 2026: Lembut dan Elegan

Selain pastel seperti pink dan orange, warna Slate Blue diprediksi jadi favorit baru karena memberi kesan kalem namun tetap segar.

Warna-warna lembut ini cocok untuk tampilan anak yang manis tanpa terlihat berlebihan.

Rekomendasi Brand Baju Lebaran Anak

Beberapa brand yang banyak diburu orangtua menjelang Lebaran 2026 antara lain:

  • Little Palmerhaus
  • Viona Gamis
  • Medina
  • Shabiyan
  • Two Mix

Brand-brand tersebut dikenal dengan potongan nyaman, desain tidak terlalu ketat, dan detail yang tetap sesuai usia anak.

Kisaran Harga Baju Lebaran Anak 2026

Berdasarkan data pasar per Februari 2026, harga baju lebaran anak perempuan berkisar:

  • Rp 190.000 – Rp 309.000
  • Rata-rata harga: sekitar Rp242.925

Harga bisa berbeda tergantung bahan, detail bordir, dan koleksi brand.

Tips Agar Baju Lebaran Tetap Awet

Supaya busana Lebaran tetap cantik hingga tahun depan, lakukan perawatan berikut:

1. Pisahkan saat mencuci, terutama untuk warna terang.
2. Gunakan suhu setrika rendah agar serat kain tidak rusak.
3. Simpan dengan digantung, bukan dilipat, untuk mencegah bekas lipatan pada gamis.

Kesimpulan

Tren baju lebaran anak perempuan 2026 mengutamakan keseimbangan antara estetika dan kenyamanan. Model berlapis yang manis, jumpsuit modern, hingga setelan praktis memberi banyak pilihan sesuai karakter si kecil.

Baca juga: Model Baju Lebaran 2026 Wanita Terbaru: Dari “Gamis Bini Orang” hingga Minimalis Elegan

Yang terpenting, pilih busana yang membuat anak tetap nyaman dan percaya diri saat merayakan hari kemenangan.

Karena di hari yang fitri, senyum bahagia si kecil adalah yang paling berharga.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Buku Karya Abdul Mu’ti Tentang Pluralisme dan Pendidikan Muhammadiyah Resmi Jadi Koleksi Perpustakaan OCIS Oxford
Aktual
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Di Hadapan Para Imam Besar di Istiqlal, Imam Masjid Al Aqsa Sampaikan Pesan Persatuan
Aktual
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
MUI Akan Luncurkan Wajib Halal Oktober di Bengkulu pada 1 Oktober 2026
Aktual
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Imam Besar Dunia Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Doakan Persatuan Umat dan Kembalinya Masjid Al Aqsa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar