Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Khutbah Id di Mataram Soroti Konflik Global: Umat Diminta Lebih Peka dan Peduli Sesama

Kompas.com, 20 Maret 2026, 14:24 WIB
Fitri Rachmawati,
Farid Assifa

Tim Redaksi

MATARAM, KOMPAS.com – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), berlangsung khidmat di sejumlah titik, Jumat (20/3/2026).

Namun, bukan hanya suasana ibadah yang menyita perhatian, melainkan juga pesan kuat dalam khutbah yang menyinggung kondisi dunia saat ini.

Salah satu lokasi pelaksanaan sholat Id berlangsung di Komplek Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Mataram.

Sejak pukul 06.30 Wita, ribuan jemaah telah memadati area tersebut, bahkan datang dari berbagai wilayah di Pulau Lombok.

Baca juga: Pesan Idul Fitri Dedi Mulyadi: Lebaran Tak Harus ke Open House, Keluarga Lebih Utama

Dari pantauan di lapangan, pelaksanaan ibadah berjalan lancar dengan dukungan aparat keamanan, sehingga suasana tetap tertib dan penuh kekhusyukan.

Bertindak sebagai imam sekaligus khotib, Ustadz Najamuddin, yang juga Mudir Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) Universitas Muhammadiyah Mataram, menyampaikan pesan mendalam dalam khutbahnya.

Ia menegaskan bahwa ibadah puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga harus mampu mempertajam kepekaan sosial, terutama di tengah konflik global yang terus terjadi.

“Di tengah gemuruh takbir, dunia sedang tidak baik-baik saja. Krisis kemanusiaan global menghantam tanpa pandang bulu,” ujar Najamuddin.

Ia menyoroti kondisi peperangan di berbagai belahan dunia yang menyebabkan banyak orang kehilangan tempat tinggal, keluarga, hingga masa depan. Anak-anak yang seharusnya hidup bahagia justru harus tumbuh dalam ketakutan.

“Sementara kita dengan mudahnya menikmati hidangan lezat di hari yang fitrah ini,” katanya.

Selain konflik global, Najamuddin juga mengangkat isu ketimpangan ekonomi yang semakin melebar. Ia menyebut, segelintir orang kini menguasai kekayaan setara dengan separuh populasi dunia, sementara kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah di Indonesia.

Ia pun mengingatkan agar umat Islam tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif, termasuk saat merayakan Lebaran.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti krisis moral yang dinilai semakin menggerus nilai kemanusiaan akibat arus materialisme dan hedonisme.

“Kebenaran sering dikalahkan oleh kekuasaan, keadilan dikorbankan demi kepentingan, solidaritas tergerus individualisme,” tegasnya.

Menurutnya, umat Islam memiliki tanggung jawab besar sebagai rahmatan lil alamin, yakni membawa rahmat bagi seluruh alam, bukan sekadar slogan.

Ia mengajak umat untuk tidak tinggal diam melihat ketidakadilan dan penderitaan di sekitar.

“Ketika perang berkecamuk kita harus bersuara, ketika kemiskinan merajalela umat harus bertindak. Diam dalam kebatilan adalah bentuk penghianatan terhadap fitrah kita,” katanya.

Selain di kampus Muhammadiyah, Shalat Id juga digelar di Masjid Raudatul Khair, Lingkungan Kebon Lauk, Kelurahan Pagutan. Sekitar seribuan jemaah mengikuti ibadah yang dipimpin oleh Tuan Guru Haji Bayanul Arifin Akbar.

Baca juga: Puasa Beda, Lebaran Beda: Dosen UMM Soroti Fenomena Ibadah Campuran

Di sisi lain, sebagian warga Mataram juga bersiap melaksanakan Shalat Id pada Sabtu (21/3/2026). Suasana takbiran pun mulai terasa dengan hadirnya miniatur masjid yang berjajar di sejumlah ruas jalan kota.

Perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri di Mataram mencerminkan dinamika umat, namun tetap berlangsung dalam suasana damai dan penuh toleransi. Pesan khutbah pun menjadi pengingat bahwa di balik kebahagiaan Lebaran, ada tanggung jawab sosial yang tak boleh diabaikan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar