Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Muharram Hari Asyura: Sejarah, Puasa, dan Keutamaannya

Kompas.com, 14 April 2026, 12:20 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Dalam kalender Islam, ada sejumlah hari yang memiliki kedudukan istimewa. Salah satunya adalah Hari Asyura, momen yang tidak hanya sarat sejarah, tetapi juga penuh keutamaan spiritual bagi umat Muslim.

Banyak yang bertanya, Hari Asyura jatuh pada bulan apa? Mengapa hari ini begitu dimuliakan? Jawabannya tidak sekadar soal tanggal, tetapi juga berkaitan dengan perjalanan panjang peradaban dan nilai keimanan yang diwariskan sejak zaman para nabi.

Hari Asyura Jatuh pada Bulan Muharram

Hari Asyura diperingati setiap tanggal 10 pada bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriah.

Dalam Islam, Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan suci) yang dimuliakan, sebagaimana disebut dalam Al-Qur’an.

Bulan ini menjadi penanda awal tahun Hijriah sekaligus momentum refleksi spiritual bagi umat Islam.

Istilah “Asyura” sendiri berasal dari kata Arab ‘asyarah yang berarti sepuluh. Dalam buku Apakah Amalan Kita Diterima Allah SWT? karya Alexander Zulkarnaen, dijelaskan bahwa istilah ini merujuk pada hari kesepuluh yang memiliki nilai kehormatan dan kesucian.

Baca juga: Jadwal Libur Idul Adha 2026 dan Peluang Long Weekend, Serta Waktu Puasa Dzulhijjah hingga Hari Tasyrik

Asal Usul dan Sejarah Hari Asyura

Sejarah Hari Asyura tidak dimulai sejak datangnya Islam. Jauh sebelum itu, hari ini telah dikenal dan dimuliakan oleh umat terdahulu.

Salah satu peristiwa paling penting yang dikaitkan dengan Hari Asyura adalah kisah keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Firaun.

Dalam riwayat hadis sahih, Rasulullah SAW mendapati kaum Yahudi di Madinah berpuasa pada hari tersebut.

Ketika ditanya, mereka menjelaskan bahwa itu adalah hari ketika Allah menyelamatkan Nabi Musa.

Rasulullah SAW kemudian bersabda bahwa umat Islam lebih berhak menghormati Nabi Musa, lalu beliau berpuasa dan menganjurkan umatnya untuk melakukan hal yang sama (HR Bukhari).

Dalam perjalanan hukum Islam, puasa Asyura sempat diwajibkan sebelum akhirnya menjadi sunnah setelah turunnya kewajiban puasa Ramadan. Hal ini dijelaskan dalam hadis riwayat Aisyah RA yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Ragam Peristiwa Penting di Hari Asyura

Dalam khazanah literatur klasik, Hari Asyura juga dikaitkan dengan berbagai peristiwa besar dalam sejarah para nabi.

Imam Al-Ghazali dalam kitab Mukasyafah Al-Qulub menyebutkan sejumlah peristiwa yang diyakini terjadi pada hari tersebut, antara lain:

  • Penciptaan langit dan bumi
  • Diciptakannya Nabi Adam AS dan Siti Hawa
  • Diterimanya tobat Nabi Adam
  • Berlabuhnya bahtera Nabi Nuh AS di Gunung Judi
  • Diangkatnya Nabi Isa AS ke langit
  • Diselamatkannya Nabi Yunus AS dari perut ikan

Meski sebagian riwayat ini dipahami dalam kerangka tradisi dan bukan seluruhnya memiliki derajat hadis yang sama, namun ia menunjukkan bagaimana Hari Asyura dipandang sebagai momen yang sarat makna dalam perjalanan spiritual umat manusia.

Baca juga: Niat Puasa Senin Kamis: Panduan Lengkap dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Keutamaan Puasa Asyura

Salah satu amalan utama pada Hari Asyura adalah puasa sunnah. Keutamaannya sangat besar, sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim dari Abu Qatadah Al Anshari.

Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu.
Karena itu, banyak ulama menganjurkan untuk melaksanakan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram, yang dikenal sebagai puasa Tasu’a dan Asyura.

Dalam Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq, disebutkan bahwa hal ini juga bertujuan untuk membedakan praktik umat Islam dari tradisi umat sebelumnya.

Dimensi Spiritual di Balik Hari Asyura

Lebih dari sekadar ibadah ritual, Hari Asyura mengandung pesan spiritual yang mendalam. Ia mengajarkan tentang kesabaran, keteguhan iman, serta keyakinan bahwa pertolongan Allah selalu datang di saat yang paling sulit.

Dalam buku Ihya Ulumuddin, Imam Al-Ghazali menekankan pentingnya menjadikan momen-momen istimewa dalam Islam sebagai sarana introspeksi diri dan peningkatan kualitas ibadah.

Hari Asyura juga menjadi pengingat bahwa sejarah para nabi bukan sekadar kisah masa lalu, tetapi sumber pelajaran yang relevan bagi kehidupan modern.

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh April 2026 Jatuh Tanggal Ini, Lengkap Niat dan Keutamaannya

Amalan yang Dianjurkan Selain Puasa

Selain berpuasa, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal kebaikan di Hari Asyura. Di antaranya:

  • Memperbanyak doa dan dzikir
  • Bersedekah kepada sesama
  • Membaca Al-Qur’an
  • Menjalin silaturahmi

Dalam perspektif Islam, setiap amal yang dilakukan pada waktu yang mulia memiliki nilai yang berlipat ganda. Karena itu, Hari Asyura menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Lebih dari Sekadar Tanggal

Hari Asyura bukan hanya tentang tanggal 10 Muharram. Ia adalah simbol perjalanan panjang iman, dari kisah para nabi hingga praktik ibadah umat Islam hari ini.

Di tengah kehidupan modern yang serba cepat, momen seperti ini menjadi pengingat bahwa spiritualitas tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan manusia.

Dari sejarah hingga keutamaan, dari puasa hingga refleksi diri, Hari Asyura menghadirkan pelajaran bahwa setiap waktu yang diberkahi adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik.

Dan seperti tradisi yang terus dijaga selama berabad-abad, Hari Asyura tetap menjadi salah satu hari yang paling dinantikan dalam kalender Islam, sebuah titik temu antara sejarah, ibadah, dan harapan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar