Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rumah Hancur Diterjang Banjir Aceh, Hartati Akhirnya Bisa Berangkat Haji

Kompas.com, 14 Mei 2026, 15:15 WIB
Pythag Kurniati,
Khairina

Tim Redaksi

MAKKAH, KOMPAS.com- Setelah penantian lama, Hartati Musirun Mukmin (56) akhirnya dapat berdiri di bawah langit Makkah untuk menjalankan ibadah haji.

Keajaiban tak ternilai ini seolah menyembuhkan kesedihannya enam bulan lalu, ketika banjir dan longsor menenggelamkan separuh rumahnya.

Dalam bencana itu, rumah peninggalan orangtuanya di Aceh Tamiang luluh lantak dikoyak banjir bandang dan material longsor hingga setinggi leher.

Baca juga: Madinah Siapkan Pusat Cuci Darah 24 Jam untuk Jemaah Haji 2026

Musibah itu tak hanya melahap bangunan fisik, tetapi juga mengubur sejenak harapannya.

“Rumahnya belum bisa saya perbaiki, karena uang pun nggak ada untuk perbaiki rumah,” tuturnya lirih, saat ditemui di Burj Al Wahda Al Mutamayiz Hotel, Makkah, Selasa (12/5/2026).

Suara Hartati mulai bergetar ketika menceritakan dirinya yang harus kuat menjalani musibah tanpa suami, karena sudah meninggal sejak 2014. Sang suami adalah seorang polisi asal Bojonegoro bernama Muhammad Sofyan.

“Saya pun nggak tahu ke mana saya harus mengadu. Cuma saya mengadunya sama Allah,” lanjutnya dengan air mata yang tak lagi bisa dibendung.

Tragedi dahsyat itu datang tanpa permisi. Seluruh harta benda dan dokumen penting, mulai dari KTP, Kartu Keluarga, hingga berkas pendaftaran hajinya lenyap tak tersisa disapu air bah.

“Air itu tiba-tiba langsung sreeet (menerjang) gitu naik. Jadi kita nggak bisa lagi sempat nyingkirkan (menyelamatkan). Barang tuh udah langsung habis, jadi nggak bisa diamankan lagi,” kenang Hartati menceritakan detik-detik mengerikan tersebut.

Dalam kondisi serba hancur dan kehilangan segalanya, kabar keberangkatan haji untuk tahun 2026 yang disampaikan oleh perwakilan pemerintah sempat membuatnya bimbang.

Untuk sekadar menyambung hidup saja susah, apalagi harus melunasi sisa biaya haji sekitar Rp 17 juta.

“Karena kita tuh nggak tahu uang di mana, ya saya bilang, Insya Allah, Bu, mudah-mudahan ada rezeki dari mana. Saya bilang kayak gitu,” tuturnya.

Baca juga: Sholat Isyroq: Tata Cara, Niat, & Keutamaan Pahala Setara Haji & Umrah

Namun, di titik terendah itulah pertolongan Tuhan datang melalui tangan anak-anaknya. Ketiga buah hatinya yang telah dewasa berinisiatif mengumpulkan uang, patungan demi melunasi kekurangan biaya agar sang ibu tetap bisa berangkat menemui Tuhannya.

“Dengan izin Allah, karena panggilan Allah, berkat anak-anak saya, saya bisa kemari,” ungkap ibu tiga anak ini dengan raut wajah penuh syukur.

Jalan Terang Menuju Baitullah

Selain masalah biaya, urusan administrasi akibat hilangnya semua dokumen juga menemui jalan terang berkat langkah jemput bola dari pemerintah. Pihak Imigrasi juga merespons situasi ini dengan taktis.

Lantaran situasi pasca-bencana yang serba terbatas, petugas sampai harus membuka layanan sementara di sebuah warung kopi demi mendapatkan sinyal WiFi.

Berbekal pemindaian sidik jari melalui data Dispendukcapil, identitas Hartati berhasil ditarik kembali tanpa memerlukan prosedur normal yang rumit.

Kini, bersama 5.425 jamaah Aceh lainnya, ia bersiap menyambut puncak ibadah di Padang Arafah. Penderitaan akibat kehilangan rumah perlahan luruh berganti ketenangan di kota kelahiran Nabi Muhammad.

“Walaupun saya nggak ada rumah, saya lebih dekat sama Allah,” ucapnya tegar.

Baca juga: Kemenhaj Temukan Dugaan Pelanggaran KBIHU soal Layanan Kursi Roda Jemaah Haji

“Mungkin pulang dari sini saya dapat rezeki. Entah rezeki apa saya nggak tahu, rahasia Allah. Cuma saya yakin saya pulang dari sini saya dapat rezeki dari Allah, itu aja yang saya yakin,” jelasnya.

Di Tanah Suci, rahmat itu mulai nyata terasa. Hartati menjadi salah satu penerima dana wakaf Baitul Asyi dari Badan Wakaf Masyarakat Aceh di Makkah senilai SAR 2.000 (sekitar Rp 9,4 juta). Dana tersebut akan ia gunakan untuk keperluan ibadah.

Hartati memberikan pesan menyentuh bagi siapa saja di Tanah Air untuk tidak pernah menyerah, berusaha terus menabung untuk menunaikan rukun Islam kelima. Bencana atau ketiadaan harta bukanlah penghalang mutlak jika Sang Pencipta sudah memanggil hamba-Nya.

“Kan Allah itu Maha Kaya. Betul tidak?” pungkasnya seraya tersenyum.

Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini



Terkini Lainnya
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Muhammadiyah Soroti Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Festival Musik
Aktual
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus 2026 pada Peringatan HUT Ke-81 RI
Doa dan Niat
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Rahasia Surah Ad-Dhuha, Kisah Turunnya Surat Penghiburan Bagi Rasulullah SAW
Aktual
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Surat Ad-Dhuha: Arab, Latin, Arti, Makna, dan Keutamaannya
Aktual
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
5 Amalan dan Doa Rebo Wekasan Lengkap, Tradisi Rabu Terakhir di Bulan Safar
Aktual
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Gerhana Matahari Terbesar di Inggris 12 Agustus 2026, Muhammadiyah Britania Raya Ajak Salat Kusuf
Aktual
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Belajar Kerukunan di Indonesia, Mahasiswa Jepang Tanya Zakat untuk Non-Muslim
Aktual
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Muktamar NU 2026: Gus Rozin Sampaikan Gagasan Besar untuk NU
Aktual
5 Tips Padu Padan 'Modest Wear' untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
5 Tips Padu Padan "Modest Wear" untuk Perempuan Berhijab, Tetap Stylish Tanpa Banyak Baju
Aktual
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Bolehkah Imam Shalat Sambil Duduk? Ini Hukum dan Posisi Makmumnya
Aktual
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
4 Doa Rebo Wekasan 2026, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahnya
Doa dan Niat
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Tradisi Rebo Wekasan Dimulai Malam Ini, Simak Sederet Amalan yang Bisa Dilakukan
Aktual
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Apa Itu Rebo Wekasan? Mengenal Tradisi Rabu di Terakhir Bulan Safar
Aktual
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Guru Besar UIN Bandung: Merdeka Juga Harus dari Kebencian, Fanatisme, dan Hoaks
Aktual
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Niat Sholat Ba'diyah Isya: Arab, Latin, Rakaat, dan Tata Caranya
Doa Harian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar