ARAFAH, KOMPAS.com - Tinggal hitungan jam jemaah haji dari seluruh dunia akan melaksanakan prosesi wukuf di Padang Arafah.
Sejumlah jemaah haji Indonesia mengungkapkan perasaan dan doa-doa mereka dalam prosesi rukun haji tersebut.
Salah satu jemaah, Siti Nur Faizah (50) asal Jember, Jawa Timur mengungkapkan telah mempersiapkan buku catatan berisi doa-doa pribadi serta titipan dari keluarga dan kerabat.
"Karena doa-doa kita saat wukuf dijanjikan oleh Allah pasti terkabul jadi kita list dulu. Doa kita sendiri untuk keluarga, anak, saudara dan banyak yang nitip doa," kata jemaah asal kloter 97 embarkasi Surabaya, Jawa Timur tersebut jelang wukuf, Selasa (26/5/2026).
Baca juga: Kumpulan Doa di Hari Arafah 2026 Paling Mustajab Beserta Keutamaannya
Menurutnya Arafah menjadi tempat yang diimpikan oleh umat muslim di seluruh dunia.
Di sinilah inti dari perjalanan haji dilangsungkan.
"Kita maksimalkan ibadahnya, khotbah wukuf, shalat bersama, zikir, membaca Al Quran, dan doa-doa," kata dia.
Jemaah lainnya asal Lumajang, Jawa Timur Inan Kumila (43) mengungkap kebahagiaannya bisa menginjakkan kaki di Tanah Arafah. "Seneng banget soalnya penantian panjang, 14 tahun," katanya.
Selain persiapan spiritual, dia juga membeberkan persiapan stamina.
Sebab setelah wukuf di Arafah, jemaah haji akan langsung melanjutkan prosesi di Muzdalifah dan melempar jumrah di Mina.
Prosesi wukuf di Arafah dilaksanakan Senin (26/5/2026) atau bertepatan dengan 9 Dzulhijah 1447 H. Saat wukuf, jemaah akan mendengarkan khotbah di masing-masing tenda.
Baca juga: Jemaah Haji Diimbau Jangan Sia-siakan Waktu Saat Wukuf di Arafah
Di tenda Amirul Hajj, khotbah wukuf akan disampaikan oleh Amirul Hajj K.H. Asep Saifuddin Chalim.
Khutbah wukuf 9 Dzulhijah 1447 H terbagi menjadi dua bagian.
Khutbah mengusung tema Tri Sukses Haji: Jalan Menuju Haji Mabrur dan Kemaslahatan Bangsa.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.