Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jumlah Jemaah Haji 2026 Capai 1,7 Juta Orang dari 165 Negara

Kompas.com, 27 Mei 2026, 17:51 WIB
Khairina

Editor

KOMPAS.com-Otoritas Umum Statistik Arab Saudi mengumumkan jumlah jemaah haji 2026 mencapai 1.707.301 orang.

Dilansir dari Saudi Gazette, s]data tersebut diumumkan pada Selasa (26/5/2026), bertepatan dengan rangkaian puncak ibadah haji tahun ini.

Sebagian besar jemaah datang dari luar Arab Saudi melalui berbagai pintu masuk Kerajaan.

Laporan ini menjadi gambaran resmi mengenai skala penyelenggaraan haji 2026, termasuk jumlah jemaah, tenaga kerja, relawan, dan jalur kedatangan jemaah dari luar negeri.

Baca juga: Jemaah Haji Gorontalo Bersiap Lempar Jumrah di Mina Usai Wukuf di Arafah

Mayoritas jemaah datang dari luar Arab Saudi

Berdasarkan data Otoritas Umum Statistik Arab Saudi, sebanyak 1.546.655 jemaah haji datang dari luar Arab Saudi.

Para jemaah tersebut berasal dari 165 kewarganegaraan dan masuk melalui berbagai pintu kedatangan di Kerajaan Arab Saudi.

Sementara itu, jumlah jemaah dari dalam Arab Saudi tercatat sebanyak 160.646 orang.

Jemaah dari dalam negeri terdiri atas warga negara Saudi dan penduduk yang tinggal di Kerajaan.

Jemaah laki-laki lebih banyak daripada perempuan

Otoritas tersebut juga merinci jumlah jemaah berdasarkan jenis kelamin.

Total jemaah laki-laki dari dalam dan luar Arab Saudi mencapai 893.396 orang.

Adapun jumlah jemaah perempuan tercatat sebanyak 813.905 orang.

Data ini menunjukkan selisih jumlah jemaah laki-laki dan perempuan pada penyelenggaraan haji tahun ini.

Sebagian besar jemaah luar negeri datang lewat jalur udara

Di antara jemaah yang datang dari luar Arab Saudi, mayoritas masuk melalui jalur udara.

Jumlah jemaah yang tiba melalui bandara mencapai 1.485.729 orang.

Sementara itu, sebanyak 54.429 jemaah datang melalui jalur darat.

Adapun jemaah yang masuk melalui jalur laut tercatat sebanyak 6.497 orang.

Baca juga: Dari Arafah, Jemaah Haji Lanjutkan Rangkaian Puncak Haji di Muzdalifah dan Mina

Tenaga kerja haji capai 441.049 orang

Laporan statistik haji 2026 juga mencatat jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam penyelenggaraan musim haji tahun ini.

Jumlah tenaga kerja haji mencapai 441.049 orang.

Selain itu, jumlah relawan yang bertugas di berbagai sektor tercatat sebanyak 26.701 orang.

Keberadaan tenaga kerja dan relawan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan, keamanan, kesehatan, dan kelancaran ibadah haji.

Data disusun dari catatan administratif resmi

Otoritas Umum Statistik Arab Saudi menyatakan, data haji tahun ini disusun menggunakan catatan administratif.

Catatan tersebut terutama berasal dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Penggunaan catatan administratif dilakukan untuk memastikan tingkat akurasi dan keandalan data yang tinggi.

Pengumpulan data juga mengikuti model statistik terpadu yang telah digunakan selama enam tahun terakhir dalam pelaporan musim haji.

Baca juga: Wukuf Arafah: Doa Jemaah Haji Indonesia dan Harapan Terkabul

Laporan lengkap diterbitkan di situs resmi

Otoritas Umum Statistik merupakan badan rujukan resmi Kerajaan Arab Saudi untuk data dan informasi statistik.

Lembaga tersebut telah menerbitkan laporan lengkap statistik haji 2026 melalui situs resminya.

Data ini menjadi salah satu rujukan utama untuk melihat perkembangan penyelenggaraan haji, terutama dari sisi jumlah jemaah, jalur kedatangan, serta dukungan sumber daya manusia selama musim haji.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa Tolak Bala untuk Meminta Perlindungan: Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Tren Umrah Mandiri, Menhaj ke Travel: Tingkatkan Layanan, Bukan Perang Harga
Aktual
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Intip Toko Oleh-Oleh 1915 di Yogyakarta, Wadah Baru Produk UMKM Muhammadiyah
Aktual
Fenomena Sosial 'Marriage is Scary': Bagaimana Pandangan Islam?
Fenomena Sosial "Marriage is Scary": Bagaimana Pandangan Islam?
Aktual
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
5 Amalan Rabu Wekasan yang Dianjurkan dalam Islam
Aktual
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
10 Doa Tolak Bala Rebo Wekasan di Akhir Bulan Safar: Arab, Latin dan Artinya
Doa dan Niat
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Lomba Kemerdekaan 17 Agustus dalam Pandangan Islam: Antara Tradisi, Mubah, dan Sunnah
Aktual
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Menag Sebut Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Ilmu dan Peradaban Islam Dunia
Aktual
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Tak Cukup Zikir, Ini Cara Islam Menjaga Kesehatan Mental
Aktual
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Rabu Wekasan 2026, Benarkah Hari Sial? Ini Penjelasan dan 4 Doa yang Bisa Dibaca
Doa dan Niat
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
MTQ Nasional 2026 Digelar September, Ini Daftar 162 Dewan Hakim dan Pengawas
Aktual
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
PUI: Jangan Jadikan Ayat Al-Qur’an Bahan Olok-olok untuk Promosi Miras
Aktual
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Polemik Istiqlal Masuk Bursa: Menguak Fakta Wakaf Saham Syariah
Aktual
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Bikin Lomba Agustusan Pakai Uang Pendaftaran? Begini Hukumnya
Aktual
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Legitimasi Historis Tokoh Partai di Pucuk Pimpinan PBNU
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar