Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Niat Sholat Subuh Sendiri dan Berjamaah Lengkap dengan Keutamaannya

Kompas.com, 14 Agustus 2025, 20:34 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Sholat subuh menjadi salah satu sholat yang istimewa karena punya banyak keutamaan. Sholat ini dikerjakan sebanyak dua rakaat dikerjakan menjelang pergantian malam ke siang.

Perintah sholat subuh termaktub dalam Al Quran: “Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula sholat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (Q.S. Al Isra’: 78).

Baca juga: Niat Sholat Wajib 5 Waktu Sendiri dan Berjamaah: Arab, Latin, dan Arti

Niat Sholat Subuh

Berikut niat sholat subuh sendiri maupun berjamaah:

Niat Sholat Subuh Sendiri

Arab:

أصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli fardhash shubhi rak'ataini lillaahi ta'aala.

Artinya:

Saya niat salat subuh 2 rakaat karena Allah Ta'ala.

Niat Sholat Subuh sebagai Imam

Arab:

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Ushollii fardhosh shubhi roka'ataini imaaman lillaahi ta'aala.

Artinya:

Aku niat sholat fardhu subuh dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta'ala.

Niat Sholat Subuh sebagai Makmum

Arab:

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Ushollii fardhosh shubhi roka'ataini ma'muuman lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku niat sholat fardhu subuh dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta'ala.

Baca juga: Niat Sholat Dzuhur Sendiri dan Berjamaah: Arab, Latin, dan Artinya

Waktu Sholat Subuh

Waktu sholat Subuh dimulai sejak terbitnya fajar shodiq (cahaya yang terlihat pada waktu subuh sebagai batas antara akhir malam dengan permulaan pagi) sampai terbitnya matahari.

Waktu pelaksanaan sholat subuh adalah satu-satunya waktu sholat yang batas akhirnya bukan sholat selanjutnya.

Keutamaan Sholat Subuh

Sholat subuh mempunyai banyak keutamaan, antara lain:

Pahalanya seperti Sholat Semalam Suntuk

Kalau sholat isya’ pahalanya seperti sholat setengah malam, sholat subuh pahalanya seperti sholat sepenuh malam.

“Dan barangsiapa yang sholat subuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.” (H.R. Muslim).

Sholat Subuh Disaksikan Para Malaikat

Dalam Al Quran dijelaskan bahwa sholat subuh itu disaksikan para malaikat. Seperti disebutkan dalam Al Quran: "Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (Q.S. Al Isra’: 78).

Baca juga: Niat Sholat Taubat dan Tata Caranya Sesuai Sunnah Nabi

Salah Satu Penyebab Masuk Surga dan Tidak akan Masuk Neraka

“Barangsiapa yang mengerjakan sholat bardain (yaitu sholat subuh dan ashar) maka dia akan masuk surga.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits lain disebutkan: “Tidaklah akan masuk neraka orang yang melaksanakan sholat sebelum terbitnya matahari (yaitu sholat subuh) dan sholat sebelum tenggelamnya matahari (yaitu sholat ashar).” (H.R. Muslim).

Berada dalam Jaminan Allah

“Barangsiapa yang sholat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (H.R. Muslim).

Baca juga: Bacaan Niat Sholat Jenazah Berikut Tata Caranya

Sholat Qobliyah Subuh Pahalanya Lebik Baik dari Seisi Dunia

Sebelum sholat subuh, ada sholat sunnah qobliyah subuh atau disebut juga sholat fajar. Pahala melaksanakan sholat ini lebih baik dari dunia seisinya.

“Dua raka’at fajar (sholat sunnah qobliyah subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (H.R. Muslim).

Perbedaan Pahala Sholat Sendiri dan Berjamaah

Sholat berjamaah mempunyai keutamaan dibandingkan sholat sendiri dalam hal pahala. Sholat berjamaah akan diganjar pahala 27 kali lipat dibandingkan dengan sholat sendiri.

“Sholat berjamaah lebih utama daripada sholat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar