Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa agar Terhindar dari Api Neraka dan Cara Mengamalkannya

Kompas.com, 22 Oktober 2025, 16:28 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Dunia merupakan tempat persinggahan manusia dalam perjalanannya menuju tempat kehidupan yang abadi, yaitu akhirat. Di akhirat, hanya ada dua pilihan tempat, yaitu surga dan neraka.

Surga adalah tempat terindah untuk tinggal manusia yang berisi berbagai kenikmatan. Sedangkan neraka merupakan tempat terburuk yang berisi berbagai siksaan. Seseorang akan ditempatkan sesuai dengan amal perbuatan yang dikerjakan di dunia.

Baca juga: Mengapa Wanita Banyak Masuk Neraka? Ternyata Inilah Penyebabnya

Agar terhindar dari neraka, tentunya seseorang harus memiliki akidah yang benar, ibadah yang ikhlas sepenuh hati, memiliki ketakwaan dan akhlak mulia, serta berdoa agar dihindarkan dari api neraka.

Berikut ini doa yang bisa diamalkan agar terhindar dari api neraka

1. Doa Sapu Jagat

Doa sapu jagat adalah doa yang mencakup segala urusan manusia. Doa ini berasal dari Al Quran surat Al Baqarah ayat 201.

Arab:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin:

Rabbanaa, aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar.

Artinya:

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.

2. Doa Perlindungan dari Api Neraka

Doa ini dinukil dari kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi. Doa ini berasal dari hadits yang diriwayatkan At Tirmidzi, Abu Daud, dan Ibnu Majah.

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ وَمِنْ شَرِّ الْغِنَى وَالْفَقْرِ

Latin:

Allaahumma innii a’uudzu bika min fitnatin naar wa ‘adzaabin naar, wa min syarril ghinaa wal faqr.

Artinya:

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah (ujian di) neraka dan azab neraka, serta dari keburukan kekayaan dan kefakiran.

Baca juga: Kisah Barshisha: Ahli Ibadah yang Masuk Neraka

3. Doa Meminta Ampunan dan Perlindungan dari Api Neraka

Doa ini terdapa dalam Al Quran surat Ali Imran ayat 16.

Arab:

رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

Latin:

Rabbanaa innanaa aamannaa faghfir lanaa dzunuubanaa wa qinaa 'adzaaban naar.

Artinya:

Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka.

4. Doa Memohon Surga dan Terhindar dari Api Neraka

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ، وَأَسْتَجِيْرُ بِكَ مِنَ النَّارِ

Latin:

Allaahumma innii as alukal jannah, wa astajiiru bika minannaar.

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon surga kepada-Mu dan aku (mohon) perlindungan kepada-Mu dari api neraka.

5. Doa Pendek agar Terhindar dari Api Neraka

Doa ini menjadi salah satu dzikir setelah shalat.

Arab:

اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنْ النَّارِ

Latin:

Allaahumma ajirni minan naar.

Artinya:

Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka.

Baca juga: Khutbah Jumat Singkat: Ahli Ibadah Tapi Masuk Neraka

6. Doa agar Terhindar dari Neraka Jahanam

Doa ini terdapat dalam surat Al Furqan ayat 65-66.

Arab:

 رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَۖ اِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًاۖ

Latin:

Rabbanashrif 'annaa 'adzaaba jahannama inna 'adzaabahaa kaana gharaamaa.

Artinya:

Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami. Sesungguhnya azab itu adalah kebinasaan yang kekal.

7. Doa Dipelihara dari Api Neraka

Doa ini terdapat dalam Al Quran surat Ali Imran ayat 191.

Arab:

رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin:

Rabbanaa maa kholaqta haadzaa baathilaa subhaanaka faqinaa adzaaban naar.

Artinya:

Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.

8. Doa Agar Terhindari dari Api Neraka dan Azab Kubur

Doa ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Nasai.

Arab:

اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَرَبَّ إِسْرَافِيلَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ حَرِّ النَّارِ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Latin:

Allaahumma rabba jibraa iila wa miikaa iila wa rabba israafiil, a‘uudzu bika min harrin naar, wa min ‘adzaabil qabr.

Artinya:

Ya Allah, Tuhan Jibril, Mikail, dan Israfil, aku berlindung kepada-Mu dari panasnya api neraka dan dari azab kubur.

9. Doa agar Terhindar dari Api Neraka dan Semua yang mendekatkannya

Doa ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Imam Ahmad.

Arab:

اَللَّهُمَّ إِنِّى أََسْأَلُكَ ألجنَّةَ وَمَا قَرَّب إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِوَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَأ مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَيْتَهُ لِى خَيْرًا

Latin:

Allaahumma innii as alukaljannata wa maa qarraba ilaihaa min qaulin au 'amaI, wa a'uudzu bika minan naari wa maa qarraba ilaihaa min qaulin au 'amaI, wa as aluka an taj'ala kulla qadha in qadhaitahu Iii khairan.

Artinya:

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu surga dan segala hal yang mendekatkan kepadanya, dari perkataan maupun perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan dari segala hal yang mendekatkan kepadanya, dari perkataan maupun perbuatan. Dan aku mohon kepadaMu agar Engkau jadikan setiap yang Engkau takdirkan bagiku adalah baik.

Baca juga: 7 Nama Neraka dalam Al Quran Lengkap dengan Dalilnya

Tata Cara Mengamalkan Doa Agar Terhindar dari Api Neraka

Cara mengamalkan doa agar terhindar dari api neraka adalah membaca doa tersebut sebanyak tiga kali. Hal ini disampaikan dalam hadits Nabi Muhammad SAW.

مَنْ سَأَلَ اللَّهَ الْجَنَّةَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، قَالَتِ الْجَنَّةُ: اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَمَنْ اسْتَجَارَ مِنَ النَّارِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، قَالَتِ النَّارُ: اللَّهُمَّ أَجِرْهُ مِنَ النَّارِ

Artinya: “Barangsiapa memohon surga kepada Allah tiga kali, maka surga akan berkata: ‘Ya Allah, masukkanlah ia ke dalam surga.’ Barangsiapa berlindung kepada Allah dari neraka tiga kali, maka neraka akan berkata: ‘Ya Allah, lindungilah ia dari neraka.’ (HR. Ahmad, Nasa’i, Tirmizi).

Demikianlah doa agar terhindari dari api neraka dan cara mengamalkannya. Semoga bermanfaat.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
IGIC 2026, Menag Ingin Masjid Jadi Titik Temu untuk Perdamaian
Aktual
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Di IGIC 2026, Menag Ajak Masjid Hemat Air dan Kurangi Sampah
Aktual
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
40 Imam Besar Dunia Doakan Persatuan Umat dan Masjid Al Aqsa
Aktual
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
BPJPH: Sertifikasi Halal Bisa Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah
Aktual
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
IGIC 2026 Digelar di Jakarta, Menag: Presiden Asosiasi Imam Besar Dunia Akan Ditetapkan
Aktual
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Melihat Aurat di Media Sosial Tanpa Sengaja, Kapan Menjadi Dosa?
Aktual
PUI Apresiasi 'Walk Out' Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
PUI Apresiasi "Walk Out" Delegasi RI di PBB, Dorong Sikap Tegas untuk Palestina Berlanjut ke Aksi Nyata
Aktual
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Menhaj Ingatkan Risiko Gagal Berangkat Haji karena Kesehatan, Minta Jemaah Siapkan Fisik
Aktual
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Bolehkah Istri Menolak Nafkah dari Panghasilan Haram Suami?
Aktual
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Dari Gontor ke Universitas Darunnajah, Jejak Pendidikan Pesantren di Ibu Kota
Aktual
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Kemenhaj Buka Peluang 300 UMKM Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
Aktual
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Menhaj Minta Jemaah Haji Mandiri, Tak Bergantung pada KBIHU di Tanah Suci
Aktual
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Awal Puasa 2027 Menurut BRIN, Idul Fitri Diperkirakan Berbeda
Aktual
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Didirikan Alumni Gontor pada 1959, Baitul Arqom Jember Jaga Tradisi Pendidikan Empat Generasi
Aktual
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Jemaah Umrah Jabar 600.000 per Tahun, Kemenhaj Minta UMKM Masuk Rantai Pasok
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar